Perdebatan soal rangkap jabatan mewarnai Musyawarah Kabupaten PBSI Nabire 2026–2030. Setelah menyampaikan laporan pertanggungjawaban, Suroso Miswan memilih tidak maju lagi dan menyerahkan estafet kepemimpinan kepada Christian Bobbi Barguna.

NABIRE, PAPUTENG.COM – Musyawarah Kabupaten (Muskab) Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI) Kabupaten Nabire periode 2026–2030 berlangsung dinamis dengan sejumlah perdebatan yang mewarnai jalannya persidangan. Meski beberapa kali diwarnai interupsi dan perbedaan pendapat antarperwakilan klub bulu tangkis, forum akhirnya menetapkan Christian Bobbi Barguna sebagai Ketua Pengkab PBSI Nabire periode 2026–2030 secara aklamasi.
Sidang Muskab yang dipimpin Sigit Triantoro, didampingi Sekretaris Masriani Yusri dan anggota Risal Kampar, menjadi ajang evaluasi kepengurusan sekaligus penentuan arah pembinaan bulu tangkis di Kabupaten Nabire selama empat tahun ke depan.
Salah satu pembahasan yang memicu diskusi cukup panjang adalah usulan agar pengurus PBSI tidak merangkap jabatan di tingkat kabupaten dan provinsi.
Ketua sidang, Sigit Triantoro, menilai seorang pengurus sebaiknya fokus pada satu jenjang kepengurusan agar pembinaan organisasi dapat berjalan maksimal.

“Saya sarankan, sebaiknya jika sudah menjadi pengurus kabupaten tidak usah lagi menjadi pengurus provinsi,” ujarnya.
Namun, Sigit menegaskan bahwa pendapat tersebut hanyalah masukan dan keputusan sepenuhnya diserahkan kepada peserta Musyawarah Kabupaten.
Pandangan berbeda disampaikan Aswar dari PB Rajawali. Menurutnya, rangkap jabatan tidak menjadi persoalan selama mampu membangun sinergi antara Pengkab PBSI Nabire dan Pengprov PBSI Papua Tengah.
Ia bahkan menyebut praktik serupa juga terjadi pada struktur kepengurusan PBSI di tingkat pusat.
Suroso Miswan Paparkan Capaian Kepengurusan PBSI Nabire
Dalam forum tersebut, Ketua Pengkab PBSI Nabire periode 2022–2026, Suroso Miswan, SE, menyampaikan laporan pertanggungjawaban yang memuat berbagai capaian organisasi selama masa kepemimpinannya.
Menurut Suroso, Musyawarah Kabupaten merupakan forum konstitusional tertinggi organisasi yang menjadi sarana evaluasi terhadap seluruh kebijakan, program kerja, pembinaan atlet, hingga pengelolaan keuangan.
Ia menjelaskan, fokus utama kepengurusan selama empat tahun terakhir adalah memperkuat regenerasi atlet usia dini dan meningkatkan prestasi bulu tangkis Kabupaten Nabire melalui berbagai program pembinaan.

Salah satu program yang berhasil diwujudkan adalah penyelenggaraan PBSI Cup tingkat Sekolah Dasar, yang menjadi ajang pencarian bibit atlet berbakat sekaligus evaluasi hasil pembinaan di klub-klub bulu tangkis.
Selain pembinaan atlet, Suroso juga memaparkan laporan keuangan organisasi yang disebut dikelola secara transparan dan akuntabel.
Sumber pendanaan Pengkab PBSI Nabire berasal dari dana bagi hasil pengelolaan GOR Kota Lama Nabire, dukungan mitra swasta, serta iuran internal organisasi. Hingga akhir masa bakti, organisasi masih memiliki saldo kas sebesar Rp10 juta.
Dalam kesempatan tersebut, Suroso menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Nabire, KONI Kabupaten Nabire, Pengprov PBSI Papua Tengah, para pelatih, atlet, pengurus klub, sponsor, media, dan seluruh pencinta bulu tangkis yang telah mendukung berbagai program organisasi.
Christian Bobbi Barguna Pimpin PBSI Nabire
Menjelang berakhirnya Musyawarah Kabupaten, Suroso Miswan menyatakan tidak lagi bersedia dicalonkan sebagai Ketua Pengkab PBSI Nabire.
Keputusan tersebut membuka jalan bagi regenerasi kepemimpinan di tubuh organisasi. Melalui mekanisme musyawarah, peserta secara bulat menetapkan Christian Bobbi Barguna sebagai Ketua Pengkab PBSI Nabire periode 2026–2030 secara aklamasi.
Terpilihnya Christian diharapkan menjadi awal baru bagi pembinaan bulu tangkis di Kabupaten Nabire, termasuk meningkatkan prestasi atlet di tingkat provinsi maupun nasional.
Muskab PBSI Nabire turut dihadiri Wakil Ketua II Pengprov PBSI Papua Tengah Alosius Aba, Ketua KONI Kabupaten Nabire Simon Londe, tokoh senior bulu tangkis H. Akmar, serta perwakilan klub-klub bulu tangkis se-Kabupaten Nabire.(red-paputeng)





