Ini Fokus Program 100 Hari Kerja Bupati Elvis Tabuni dan Naftali Akawal

Bupati Puncak Elvis Tabuni
Bupati Puncak Elvis Tabuni

NABIRE,PAPUTENG –

Paska dilantik pada tanggal 25 Maret 2025 oleh Gubernur Papua Tengah Meki Nawipa, dilanjutkan dengan Serah terima jabatan pada malam hari-nya.

Kemudian pada tanggal 26 Maret bersama masyarakat Puncak di Nabire dilakukan acara ibadah pelantikan di Kali Susu. “Hari ini hari yang keempat sejak saya dilantik. Karena masyarakat saya turun dari Puncak dan harus saya berangkatkan dulu,”jelas Bupati  Puncak Elvis Tabuni kepada redaksi yang ditemui di salah satu café di Kota Nabire. Jumat malam (28/3/2025).

Lanjutnya karena terbentur dengan waktu libur nasional dan juga cuti bersama Idul Fitri 1446 Hijriah. Sehingga pada minggu kedua di bulan April baru akan mulai bekerja normal.

Nantinya sesudah libur panjang sesuai dengan kalender kerja. Setelah libur usai, dirinya akan percayakan kepada Plt Sekda Puncak Neno Tabuni untuk turun terlebih dahulu ke Kabupaten Puncak guna mempersiapkan segala sesuatunya.

“Nantinya pada bulan April sudah mulai program 100 hari kerja. 100 hari kerja sesuai dengan visi misi saya bersama Bapak Wakil Bupati Naftali Awakal,”terangnya.

Dalam 100 hari kerja Pasangan El-Naf harus melaksanakan program kerja kesatu yakni peletakan batu pertama Pembangunan Kantor Bupati dan Kantor DPRD Kabupaten Puncak,yang menurut rencana akan dilakukan Gubernur Papua Tengah Meki Nawipa di Ilaga ibukota kabupaten.

Hal ini sesuai dengan janjinya saat acara bakar batu Rabu (26/4/2025) di Kali Susu, Nabire.

“100 hari kerja dalam bulan April setelah kalender kerja berjalan dan bersama SKPD terkait sudah melakukan rapat koordinasi dengan para Kepala OPD terkait. Semuanya itu sudah kita pikirkan. Kita sudah mulai bekerja,”tegasnya.

Disinggung dengan tingkat kesulitan, kemahalan dan factor keamanan yang rawan, hal itu diakuinya. Namun masih kata Elvis tidak mungkin dalam sehari hal itu secara serta merta langsung diubahnya.

“Tidak semudah itu dan pastinya kita akan ikuti semua proses yang sedang berjalan. Misalnya untuk penerbangan kita akan subsidi untuk pengangkutan barang sembako. Kita suplay dari Nabire – Ilaga. Kemudian Timika – Ilaga, Timika – Sinak – Ilaga.

Selanjutnya Nabire – Sinak, kemudian dari Nabire – Beoga di wilayah kabupaten Puncak yang ada lapangan terbangnya.

Diketahui saat ini di Kabupaten Puncak ada bandara dan lapangan terbang (lapter) diantaranya Aminggaru Ilaga, Sinak, Beoga, Doufo, Bina, Wangbe, Jila, Jita dan Agandugume.
“Tetapi di Bina jarang pesawat masuk dan nanti focus kami di Sinak,”imbuhnya.

Bupati Puncak Elvis Tabuni ketika sedang diwawancarai
Bupati Puncak Elvis Tabuni ketika sedang diwawancarai

Program Infrastruktur

Selain itu juga infrastruktur merupakan program prioritas. Dimana ibukota Kabupaten Puncak yakni Ilaga haruslah mulai dibangun.

“Kita harus berbenah dulu, jadi ketika orang atau tamu masuk bisa melihat wajah kabupaten kami. Kemarin Pak Pj Bupati selama delapan bulan diberikan kepercayaan,”imbuhnya.

Diakuinya selama delapan bulan sudah ada peningkatan di Puncak. Saat ini dirinya sudah menjabat sebagai bupati defenitif dan berjanji akan lebih tingkatkan lagi pembangunan infrastruktur di wilayah ini.

Bidang infrastruktur nanti akan ada peningkatan jalan mulai dari Ilaga – Kago. Ilaga – Waiberi. Ilaga – Renggobak akan dilakukan pengaspalan dan juga dilakukan peningkatan jalan.

Selanjutnya di Distrik Gome – Pinapa. Gome – Mudirok dan Gome – Tuanggi.

“Jadi daerah inilah yang selama ini masyarakat kurang akses atau sulit untuk ke kota karena medan. Kita akan buat jalan. Tetapi sesuaikan dengan kemampuan anggaran daerah,”janjinya.

Diketahui Kabupaten Puncak terdiri atas 25 distrik dan 206 kampung dengan luas wilayah 8.055,00 km2 dengan jumlah penduduk Kabupaten Puncak sebanyak 115,474 jiwa (2021), ke-25 distrik
Pembenahan ASN

Kemudian focus 100 hari kerja lainnya pembenahan ASN sesuai dengan mekanisme peraturan yang ada.

Ditegaskannya khusus untuk ASN, dirinya sudah menyampaikan ASN yang ada di Nabire segera dalam waktu 1 – 2 minggu, semua harus berangkat ke Ilaga ibukota kabupaten Puncak.

ASN yang ada di Nabire, Timika dan dimana saja harus kembali ke tempat tugasnya.

“Saya sesudah pelantikan bukan tinggal di Nabire, Jayapura dan Timika. Saya akan bekerja di Ilaga. Jadi ASN semua harus ada di Ilaga. Kecuali ada tugas atau panggilan dari dinas,”tekannya.

Nantinya akan dilihat  ada ASN yang selama 5 – 6 tidak berada di tempat tugas. Dirinya sebagai bupati akan perintahkan gajinya di stop/tidak dibayar.

Sementara itu untuk masyarakat Puncak yang sudah memberikan kepercayaan bagi Pasangan Elvis Tabuni – Naftali Akawal maka dirinya berharap harus mendukung program kerja.

“Mendukung program kerja kami itu pasti. Saat ini perbedaan kita persatukan dan disana saya dengan Pak Wakil (Naftali Awakal) berasal dari Suku Damal dan saya dari Suku Dani. Jadi suku Dani dan Damal mempersatukan semuanya itulah program visi misi kami. Kami tidak bedakan suku,”pungkasnya. (odeodata)  

Jadikan Postingan ini Sebagai Diskusi