Nabire, Papua
Bupati Nabire, Mesak Magai,S.Sos.,M.Si meminta kepada seluruh Aparat Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintahan Kabupaten Nabire Provinsi Papua Tengah untuk membangun komitmen dalam meningkatkan pelayanan terhadap masyarakat.
Hal itu dikemukakannya dalam berbagai tulisan yang dibacakan oleh Wakil Bupati Nabire, Burhanudin Pawenari dalam Apel Gabungan ASN dilingkungan Pemkab Nabire, Senin (2/6) dihalaman Kantor Bupati Nabire.
Mesak Magai mengatakan, bahwa sebagai ASN di Ibukota Provinsi Papua Tengah mempunyai tanggung jawab besar untuk menjadi tauladan dalam disiplin, etos kerja dan pelayanan publik. “Saya menekankan pentingnya kedisiplinan dan kebersihan lingkungan kerja” tandasnya.
Bupati melihat masih banyak kantor -kantor yang kurang terawat, halaman yang kurang bersih dan kurangnya koordinasi antar OPD.
Menurut Bupati, hal itu mencerminkan kurangnya kepedulian terhadap aset pemerintah dan pelayanan kepada masyarakat. “Saya meminta kepada seluruh kepala OPD untuk menertibkan tenaga kontrak dan honorer agar bekerja sesuai tupoksi dan menjaga lingkungan kantor.
Bupati Mesak menekankan untuk kembali fokus pada 5 (lima) hal pokok,diantaranya pertama. kualitas pendidikan dengan ketersediaan dan pemerataan guru disetiap distrik. Kedua, peningkatan layanan kesehatan melalui fasilitas yang memadai dan tenaga kesehatan yang profesional. Ketiga, peningkatan kesejahteraan masyarakatdengan mengelola potensi kekayaan alam yang berkelanjutan. Keempat, peningkatan infrastruktur wilayah untuk mendukung konektivitas dan pertumbuhan yang memadai.Kelima, pelatihan keamanan dan kenyamanan guna menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif.
Masih Banyak ASN Tidak Ikut Apel Gabungan

Dalam kesempatan itu, Bupati juga menyinggung perihal kedisipilinan ASN khsusunya dalam mengikuti Apel Gabungan yang dilaksanakan setiap awal bulan.
“Saya melihat masih banyak ASN yang tidak mengikuti Apel Gabungan, Kedepan saya meminta seluruh ASN, tenaga kontrak dan honorer di Lingkungan Pemerintahan Kabupaten Nabire untuk mengikuti kegiatan ini, dan ini wajib,” tandasnya (ing elsa)