Pasangan Bupati Puncak Beberkan Hasil Kerjanya Selama 100 Hari

Bupati Puncak Elvis Tabuni Saat Didampingi Wakilnya Naftali Akawal Memberikan Sambutan Pada Acara 100 Hari Kerja pada Kamis 3 Juli 2025

ILAGA, PAPUTENG

Bupati Puncak Elvis Tabuni didampingi Wakil Bupati Naftali Akawal  memberikan sambutan pada Syukuran 100 hari kerja, usai sebelumnya dilantik Gubernur Papua Tengah Meki Nawipa pada tanggal 25 Maret 2025 di Nabire beberapa waktu lalu.

“Saya berdiri disini bukan karena membanggakan diri. Tetapi untuk berterima kasih dan bersaksi kepada Tuhan yang telah melakukan perkara besar kepada kita. Maka kita bersuka cita atas kasihnya yang menolong kita semua dalam perjalanan awal memimpin daerah ini,” ujarnya dihadapan tamu undangan, diantaranya Kapolda Papua Tengah Brigjen Pol Alfred Papare, Danrem 173/PVB  Brigjen TNI Frits Wilem Rizard Pelamonia, Staf Ahli Gubernur Papua Tengah Bidang Kemasyarakatan,SDM dan Pengembangan Otsus  Provinsi Papua Tengah, Ukas S.Sos M.KP, Ketua MRP Papua Tengah, Wakil Ketua DPR Papua Tengah, Forkompimda Kabupaten Puncak, Para ASN dan masyarakat yang hadir di Aula Negelar. Kamis (3/7/2025).

Selain itu Pasangan Bupati ini juga mengucapkan terima kasih kepada semua pihak. Baik masyarakat, pimpinan gereja, Tokoh Adat, ASN, TNI/Polri bersama seluruh elemen daerah yang telah bersama-sama menumpang pelayanan selama 100 hari kerja.

Tentunya bukan perjalanan yang  mudah. Tetapi dengan dukungan semua pihak. Elvis – Naftali dapat memulai langkah pertama dalam membangun daerah ini secara bertahap.

Pada kesempatan itu dirinya menyampaikan dalam  100 hari pertama ini sebagai pimpinan daerah fokus membangun pondasi kerja yang jelas, terarah dan menyentuh langsung kebutuhan rakyat.

“Kami selaras dengan arahan Presiden RI dan kami jabarkan melalui langkah-langkah nyata di berbagai bidang.

Bupati dan Wakil Bupati Puncak Berfoto Bersama Seluruh Stakeholder

Bidang Pendidikan, kami percaya bahwa pendidikan adalah pondasi kemajuan kami meluncurkan  beasiswa unggulan “Puncak Cerdas” untuk mencerdaskan anak-anak asli Puncak. Agar bisa menjadi dokter, guru dan insinyur serta banyak cita-cita lainnya yang bermanfaat bagi tanah ini. Bekerjasama dengan Yayasan Mada  Papua Education untuk anak-anak Puncak juga bisa mendapat kesempatan belajar hingga ke luar negeri. Adapun beasiswa umum juga disalurkan agar tak ada anak yang putus sekolah karena sekolah-sekolah yang tutup mengingat situasi dan kondisi keamanan, yang  kini mulai aktif kembali.

Bidang kesehatan, kami tetap hadir meskipun tantangan geografis dari keamanan dan berat. Kami turun langsung di RSUD Illaga memastikan pelayanan kesehatan berjalan baik dan di Puskesmas yang mana sudah berhasil terakreditasi.

Pemerintah memberikan perhatian khusus kepada ibu hamil dan anak serta imunisasi, pemeriksaan kesehatan gratis. Selain itu juga pemerintah kabupaten telah bekerja sama dengan Poltekes. Dimana terdapat 60 mahasiswa dari Puncak  untuk dididik.

Bidang Infrastruktur, kami terus membuka akses jalan penghubung, seperti Kagoh – Aminggaru – Gome. Dihidupkan kembali.  Juga pembangkit listrik Mikrohidro, membangun rumah sehat, menyelesaikan pembangunan kantor Pelayanan Publik seperti PMK, PTSP dan menata sarana pendukung. Termasuk didalamnya  pengadaan  kendaraan dinas dan rencana pembangunan kantor bupati dan DPRK di Distrik Gome.

Juga akan dibangun Guest House untuk para tamu-tamu yang datang ke Kabupaten Puncak. Serta koordinasi lintas  wilayah yang saat ini sedang dipersiapan.

Bidang keamanan dan Ketertiban pemerintah kabupaten terus berkoordinasi dengan TNI / Polri bersama Forkompimda.  Agar situasi tetap kondusif. Patroli gabungan dilakukan dan Pos Keamanan serta kantor Koramil dibangun di titik-titik rawan.

“Kami juga sigap memberikan bantuan trauma healing  dan pangan saat terjadi bencana sosial di Kabupaten Puncak.

Bidang Pemerintahan dan birokrasi kami sudah lakukan rapat koordinasi dengan para kepala OPD dan Distrik. Membentuk alat kelengkapan DPRK, Pelantikan PKK. Hingga penanganan cepat terhadap bencana sosial di Sinak Barat, Pogoma, Bina dan Walbe. Yang mana hal ini menjadi bentuk kerja nyata.

“Tak lupa Pelatihan dan peningkatan kapasitas ASN terus kami dorong,”terangnya.

Untuk akses transportasi saat ini pihaknya diperkuat dengan peluncuran PT Aviasi Puncak Papua dengan maskapai Amule Air.

Lanjutnya 100 hari ini hanyalah langkah awal.  Masih banyak hal yang harus dikerjakan bersama.

“Kami sadar masih banyak kekurangan.Masih ada pekerjaan yang belum tersentuh dan masih ada harapan yang belum kami jawab. Tetapi kami akan terus berusaha bekerja dengan hati dan tetap berjalan bersama rakyat,”tukasnya.

Dengan visi membangun Kabupaten Puncak menjadi daerah yang Adil, Mandiri dan Sejahtera. Dengan semangat kasih mempersatukan perbedaan.

“Semua itu bisa tercapai ketika kita saling mendukung, saling menopang dan menjaga persatuan dan kesatuan. Mari kita lanjutkan perjuangan ini dengan semangat persatuan, kejujuran dan saling menopang satu sama lain,”ajaknya. (Odeodata h Julia)

Jadikan Postingan ini Sebagai Diskusi