WAGHETE, PAPUTENG.Com – Usai upacara, Sebuah momen haru dan bersejarah terjadi di perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Kabupaten Deiyai ke-17. Bupati Deiyai, Melkianus Mote, memberikan penghargaan dan apresiasi khusus kepada Tim Pemekaran Kabupaten Deiyai, sebagai bentuk pengakuan atas jasa-jasa mereka dalam memperjuangkan terbentuknya kabupaten ini.
Penghargaan tersebut diterima Ketua Tim Pemekaran, Mesak Pakage.
Tim Pemekaran juga memberikan cenderamata berupa noken dan mahkota bulu kasuari kepada Bupati dan Wakil Bupati Deiyai. Pemberian cenderamata ini merupakan simbol penghormatan dan ucapan terima kasih atas dukungan serta perhatian yang diberikan oleh pemerintah daerah.
“Kami sangat berterima kasih kepada Bapak Bupati karena telah memberikan apresiasi ini kepada kami,” ujar Zet Mote, salah satu anggota Tim Pemekaran Kabupaten Deiyai, dengan nada penuh syukur.
Yuneas Edowai, anggota Tim Pemekaran lainnya, menambahkan, selama ini tidak dianggap dan diberikan apresiasi oleh Pemerintah Kabupaten Deiyai. “Kami hanya butuh pengakuan dari pemerintah Kabupaten Deiyai.”ucapnya.
Sementara itu Bupati Melkianus Mote menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Tim Pemekaran atas perjuangan mereka dalam mewujudkan Kabupaten Deiyai.
Tim pemekaran ini dulunya dikenal dengan nama “Tim Buta Huruf” Nama ini merupakan akronim yang menggambarkan bahwa orang-orang yang tidak berpendidikan tinggi pun mampu memperjuangkan terbentuknya kabupaten ini. Perjuangan mereka berangkat dari kerinduan masyarakat akan kemajuan dan kesejahteraan.
Apresiasi ini diharapkan dapat menjadi motivasi bagi Tim Pemekaran dan seluruh masyarakat Deiyai untuk terus berkontribusi dalam membangun daerah tercinta.
Selain itu juga bupati memberikan penghargaan kepada Pahlawan Deiyai yakni perintis Pendidikan, Kesehatan, dan Agama (Protestan dan Katolik).
Para tokoh atau perintis yang menerima penghargaan adalah:
- Pendidikan: Samara dan Yusak Ikomou
- Kesehatan: Yeheskiel Mote dan Kristina Gobai
- Agama: Zakeus Pakage (Kristen Protestan), Thomas Adii (Kristen Protestan), Hendrikus Okmonggop (Katolik)
Apresiasi dan hadiah tersebut diserahkan kepada keluarga para perintis yang telah meninggal dunia.
Sementara itu, bagi para perintis yang masih hidup, seperti Samara dan Kristina Gobai, penghargaan diterima langsung oleh yang bersangkutan.
Selain memberikan apresiasi kepada para perintis di bidang pendidikan, kesehatan, dan agama, Pemerintah Kabupaten Deiyai juga memberikan penghargaan kepada para pemimpin yang telah berjasa dalam membangun dan memajukan Kabupaten Deiyai, yaitu :
* Bupati Karateker pertama: Drs. Blasius Pakage
* Bupati pertama: Dance Takimai
* Bupati kedua: Ateng Edowai
Pemberian apresiasi ini merupakan wujud penghargaan dan rasa terima kasih dari Pemerintah Kabupaten Deiyai kepada para tokoh yang telah memberikan kontribusi besar dalam memajukan daerah.
Diharapkan, penghargaan ini dapat menjadi motivasi bagi generasi muda untuk terus berkarya dan memberikan yang terbaik bagi Kabupaten Deiyai. (PK/red)

