NABIRE, PAPUTENG.com –
Pemerintah Provinsi Papua Tengah menargetkan program penerangan jalan hingga ke wilayah kampung dapat segera terealisasi pada tahun 2026. Upaya ini diharapkan mampu mewujudkan Papua Tengah yang terang, mulai dari kawasan perkotaan hingga daerah pelosok.
Kepala Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi dan Sumber Daya Mineral Provinsi Papua Tengah, Frits J. Boray, mengatakan perbaikan dan pemeliharaan lampu jalan akan dilakukan seiring berjalannya anggaran tahun 2026.

“Seiring anggaran 2026 berjalan, kami dari Pemerintah Provinsi Papua Tengah akan melakukan perbaikan di sejumlah titik sesuai data yang sudah ada,” ujarnya, Rabu (25/2/2026).
Menurutnya, pemeliharaan lampu jalan khususnya di jalur protokol tercatat sekitar 30 titik. Perbaikan meliputi penggantian lampu serta kabel yang rusak atau putus. Namun, pihaknya menegaskan perbaikan belum mencakup penggantian atau rehabilitasi tiang lampu.
“Sementara perbaikan yang dapat kami lakukan yaitu lampu rusak atau kabel putus, tetapi tidak dengan perbaikan tiang,” jelasnya.
Berdasarkan data dinas, pemeliharaan lampu jalan di wilayah provinsi belum dilakukan selama tiga tahun terakhir. Padahal program penerangan jalan merupakan salah satu program strategis yang telah dicanangkan Gubernur Meki Nawipa.
Dengan mulai berjalannya proses anggaran tahun 2026, pemerintah berharap ibu kota provinsi, Nabire, dapat segera menjadi lebih terang dalam waktu dekat. Bahkan, sesuai program pemerintah daerah, penerangan diharapkan dapat dirasakan hingga ke kampung-kampung di seluruh wilayah Papua Tengah. (red-paputeng)




