NABIRE, PAPUTENG.com –
Perhelatan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-31 tingkat Kabupaten Nabire resmi berakhir dengan pengumuman para pemenang dari berbagai cabang perlombaan.
Dalam ajang tersebut, prestasi membanggakan datang dari satu keluarga. Dua bersaudara, Adara Khairunnisa dan Zaenal Abidin Mas’ud, berhasil meraih juara pertama pada kategori yang berbeda.
Adara Khairunnisa tampil gemilang pada cabang Hafalan 1 Juz dan Tilawah Putri dengan meraih juara pertama. Prestasi ini tidak mengejutkan mengingat rekam jejaknya yang telah berpengalaman mengikuti berbagai ajang MTQ dan STQ. Ia bahkan pernah mewakili Kabupaten Nabire pada kompetisi tingkat nasional di Kendari, Sulawesi Tenggara.
Sementara itu, sang adik, Zaenal Abidin Mas’ud, juga mencatatkan prestasi membanggakan dengan meraih juara pertama pada cabang Tartil Al-Qur’an Putra. Keberhasilan ini menjadi kejutan tersendiri bagi keluarga, mengingat ini merupakan kali pertama ia mengikuti perlombaan Al-Qur’an.

Orang tua keduanya, Muhyiddin dan Susanti, mengaku tidak menyangka atas capaian yang diraih kedua anak mereka, terutama Zainal Abidin Mas’ud (Abid).
“Kami tidak pernah menyangka Abid bisa menjadi juara pertama, karena ini adalah pengalaman pertamanya mengikuti lomba,” ujar Muhyiddin, Senin (6/4/26).
Ia menambahkan, keikutsertaan putranya dalam lomba tersebut awalnya hanya untuk menambah pengalaman.
“Kami hanya mendorongnya untuk ikut sebagai ajang menambah pengalaman. Tidak ada target juara, bahkan jika mendapat juara harapan saja kami sudah bersyukur,” tambah Susanti.
MTQ ke-31 Kabupaten Nabire mempertandingkan berbagai cabang lomba, di antaranya Seni Baca Al-Qur’an (Tartil dan Tilawah), Hafalan Al-Qur’an dari 1 hingga 30 juz, Fahm Al-Qur’an, Syarh Al-Qur’an, Seni Kaligrafi, hingga Karya Tulis Ilmiah Al-Qur’an (KTIQ) dengan batasan usia berbeda pada setiap golongan.
Kegiatan tersebut mengusung tema “Aktualisasi Nilai-nilai Al-Qur’an dalam Membangun Karakter Bangsa yang Beradab.”
Ajang MTQ tidak hanya menjadi sarana kompetisi, tetapi juga sebagai wadah pembinaan generasi Qur’ani yang berkarakter, berakhlak, serta mampu memberikan kontribusi positif bagi masyarakat dan bangsa.





