Kapolres Imbau Rencana Aksi Demo 7 April 2026

Himbauan Kapolres Nabire AKBP Samuel D. Tatiratu
Himbauan Kapolres Nabire AKBP Samuel D. Tatiratu

 

NABIRE, PAPUATENG.com –

Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Nabire telah mengeluarkan himbauan terkait rencana aksi demo yang akan dilaksanakan pada Selasa, 7 April 2026 (besok), mulai pukul 09.00 WIT hingga 18.00 WIT. Dalam surat pemberitahuan demo, tidak disebutkan nama penanggung jawab, dan pihak kepolisian tidak memberikan izin untuk pelaksanaan aksi tersebut.

Meskipun demikian, pihak kepolisian memperkirakan bahwa aksi demo tetap akan dilaksanakan. Oleh karena itu, masyarakat diimbau untuk tetap waspada dan menjaga keamanan lingkungan masing-masing.

“Kami himbau kepada masyarakat untuk tetap menjalankan kegiatan perekonomian seperti biasa, namun tetap waspada dan menjaga keamanan,” ujar Kapolres Nabire saat rakor bersama Muspida, para Kepala Suku, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat, dan Ketua – Ketua Paguyuban, Senin, (6/4/2026).

 

Masyarakat juga diimbau untuk menutup tempat usaha di daerah yang akan dilewati oleh aksi demo, serta tidak menjual BBM di pinggir jalan untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.

“Jaga kekompakan, jaga lingkungan, dan jika terjadi hal yang tidak diinginkan, pukul lonceng untuk berkumpul,” tambahnya.

Kepolisian mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak terprovokasi, serta mematuhi instruksi dari petugas keamanan.

Dari pesan berantai di WhatsApp maupun berita viral di berbagai platform media sosial aksi demo diinisiasi Front Rakyat Bergerak dengan dua tuntutan utama Penutupan PT Freeport Indonesia (PT FI) dan Pembubaran Majelis Rakyat Papua (MRP).

Adapun yang menjadi sasaran aksi Kantor Gubernur Papua Tengah dengan Tajuk “Lumpuhkan Kota Nabire. ‘ Beberapa titik kumpul demonstrasi yang sebaiknya dihindari, yakni Pasar Karang, Jepara Indah 2, Siriwini, SP 1, dan Uswim Nabire.

Jadikan Postingan ini Sebagai Diskusi