NABIRE – PAPUTENG.com –
Gubernur Papua Tengah, Meki Fritz Nawipa, menegaskan pentingnya peran Paguyuban Pasundan sebagai mitra strategis pemerintah dalam menjaga persatuan, memperkuat harmoni sosial, serta mendukung pembangunan daerah di tengah kemajemukan masyarakat Papua Tengah.
Pesan tersebut disampaikan melalui sambutan tertulis Gubernur yang dibacakan Asisten III Setda Papua Tengah, Victor Fun, dalam Pelantikan Pengurus Paguyuban Pasundan se-Tanah Papua yang digelar di Padepokan Setia Hati Teratai (PSHT), Wadio, Distrik Nabire Barat, Sabtu (25/4/2026).
Dalam sambutannya, Gubernur menekankan Paguyuban Pasundan bukan sekadar wadah silaturahmi masyarakat Sunda di Tanah Papua, tetapi juga memiliki nilai strategis dalam merawat persatuan, budaya, serta semangat gotong royong.
“Paguyuban Pasundan tidak sebatas wadah berkumpul dan bersilaturahmi masyarakat Suku Sunda, tetapi memiliki makna strategis dalam merawat dan menjaga persatuan, budaya, serta saling membantu,” ujar Victor saat membacakan sambutan gubernur.

Gubernur juga menyoroti filosofi budaya Sunda silih asih, silih asah, dan silih asuh yang dinilai sejalan dengan kehidupan masyarakat Papua yang majemuk, terdiri dari beragam suku, bahasa, budaya, dan latar belakang. Menurutnya, meskipun hidup dalam keberagaman, seluruh elemen masyarakat Papua memiliki tujuan yang sama, yakni membangun daerah menuju kemajuan, kedamaian, dan kesejahteraan bersama.
“Keberadaan Paguyuban Pasundan di Papua Tengah kami harapkan menjadi jembatan persaudaraan yang mampu memperkuat kesatuan bangsa sekaligus menjadi mitra strategis pemerintah dalam pembangunan,” tegasnya.
Pada kesempatan tersebut, Pengurus Besar Paguyuban Pasundan melantik lima Pengurus Cabang tingkat provinsi dan 28 Pengurus Anak Cabang tingkat kabupaten se-Tanah Papua. Lima ketua pengurus wilayah yang dilantik masing-masing adalah Tabroni M. Cahya (Papua Tengah), Erwin R. Eriansyah (Papua Barat), Kartim (Papua), Entis Sutisna (Papua Pegunungan), dan Asep S. Putra (Papua Selatan), beserta jajaran pengurus di berbagai kabupaten.
Prosesi pelantikan dipimpin Mayjen TNI (Purn.) Deny K. Irawan selaku Sekretaris Dewan Pangaping mewakili Ketua Umum PB Paguyuban Pasundan, Prof. Dr. H.M. Didi Turmudzi. Ia didampingi Ketua Bidang Organisasi dan Pengkaderan Dr. Kunkunrat, M.Si., Sekretaris Bidang Subaryo, S.Pd., M.Pd., serta disaksikan Koordinator Wilayah Pasundan Tanah Papua, Dr. Entis Sutisna.

Ketua Panitia Pelaksana yang juga Ketua Paguyuban Pasundan Papua Tengah, Tabroni M. Cahya, menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Papua Tengah, para tokoh adat, tokoh agama, dan seluruh tamu undangan atas dukungan terhadap pelaksanaan kegiatan tersebut.
“Dengan semangat kesetiakawanan, kami telah membentuk kepengurusan wilayah di lima provinsi, yaitu Papua, Papua Selatan, Papua Barat, Papua Pegunungan, dan Papua Tengah, serta kepengurusan di 18 kabupaten. Ini menjadi langkah strategis dalam meningkatkan kualitas dan kuantitas kegiatan Paguyuban Pasundan di Tanah Papua,” ujarnya.
Pelantikan ini turut dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), di antaranya perwakilan Kapolda Papua Tengah melalui Direktur Binmas Kombes Deni Herdiana, perwakilan Danrem 173/PVB, Ketua KKSS Papua Tengah sekaligus anggota DPR Papua Tengah Amirullah Hasyim, Ketua LMA Sicrates Sayori, serta berbagai tokoh agama, tokoh adat, tokoh masyarakat, dan pimpinan organisasi kerukunan lainnya.
Melalui pelantikan tersebut, Paguyuban Pasundan diharapkan semakin memperkuat kontribusinya sebagai organisasi sosial budaya yang tidak hanya menjaga identitas kedaerahan, tetapi juga aktif berperan dalam mendukung pembangunan dan menjaga persatuan di Tanah Papua.

