Pengprov PBSI Papua Tengah Dorong Muskab PBSI Nabire Hasilkan Kepengurusan Solid dan Atlet Berprestasi

NABIRE, PAPUTENG.COM – Pengurus Provinsi (Pengprov) Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI) Papua Tengah berharap Musyawarah Kabupaten (Muskab) PBSI Nabire periode 2026–2030 mampu melahirkan kepengurusan yang solid, profesional, serta berkomitmen memajukan prestasi bulutangkis di Kabupaten Nabire.

Harapan tersebut disampaikan Ketua Pengprov PBSI Papua Tengah, Yus Baminggen, yang diwakili Wakil Ketua II Pengprov PBSI Papua Tengah, Alosius Aba, saat membuka Muskab PBSI Nabire di PB Rajawali, Minggu (2/8/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri Ketua Harian KONI Kabupaten Nabire Simon Londe, Ketua PBSI Nabire periode 2022–2026 Suroso Miswan, tamu kehormatan H. Akmar, serta perwakilan dari 12 klub bulutangkis (PB) di Kabupaten Nabire.

Dalam sambutannya, Alosius Aba menegaskan bahwa musyawarah kabupaten merupakan forum strategis organisasi untuk mengevaluasi program kerja yang telah dilaksanakan sekaligus menyusun arah kebijakan dan kepengurusan baru yang lebih kuat.

“Forum organisasi ini menjadi momentum untuk mengevaluasi program kerja yang telah berjalan. Kami berharap proses pemilihan pengurus dilakukan dengan mengedepankan kebersamaan, persaudaraan, serta prinsip demokrasi dalam setiap pengambilan keputusan,” ujarnya.

Ia juga mengajak seluruh peserta Muskab dan insan bulutangkis di Kabupaten Nabire untuk memberikan dukungan penuh kepada ketua dan pengurus yang nantinya terpilih agar mampu membawa PBSI Nabire menjadi organisasi yang semakin maju.

Menurutnya, Pengprov PBSI Papua Tengah akan terus memperkuat sinergi dengan seluruh pengurus PBSI kabupaten dan kota dalam melakukan pembinaan atlet, meningkatkan kualitas pelatih dan wasit, serta menyiapkan atlet-atlet terbaik yang mampu bersaing di tingkat nasional hingga internasional.

“Kami berharap Muskab ini menghasilkan keputusan-keputusan terbaik demi kemajuan PBSI Kabupaten Nabire,” katanya.

Sementara itu, Ketua Harian KONI Kabupaten Nabire, Simon Londe, mengungkapkan bahwa pihaknya baru saja mengikuti pertemuan dengan Ketua Umum KONI Papua Tengah yang membahas persiapan menghadapi Pra Pekan Olahraga Nasional (Pra PON) dan PON mendatang.

Ia menjelaskan, berdasarkan hasil pembahasan sementara, cabang olahraga yang diprioritaskan untuk mengikuti PON adalah cabang olahraga perorangan dengan mempertimbangkan kemampuan anggaran, termasuk cabang bulutangkis.

Simon meminta pengurus PBSI Nabire segera mempersiapkan atlet-atlet terbaik untuk menghadapi Pra PON yang rencananya akan digelar di Nusa Tenggara Timur (NTT), Nusa Tenggara Barat (NTB), dan Bali.

“Hal tersebut sudah kami sampaikan kepada KONI Provinsi agar segera ditindaklanjuti, termasuk pembagian kuota cabang olahraga untuk masing-masing kabupaten sebagai bagian dari persiapan,” ujarnya.

Menurut Simon, hingga saat ini pihaknya masih menunggu kepastian jumlah cabang olahraga yang akan diberangkatkan ke Pra PON. Setelah kuota ditetapkan, proses pembinaan atlet di daerah akan lebih terarah dan efektif.

“Kami berharap Muskab PBSI Nabire kali ini mampu melahirkan ketua dan jajaran pengurus yang lebih baik sehingga organisasi semakin maju dan mampu mencetak prestasi yang membanggakan,” pungkasnya.(red-paputeng)

Jadikan Postingan ini Sebagai Diskusi