Pemda Kabupaten Nabire Dorong IKM OAP Tingkatkan Kualitas dan Daya Saing Produk Lokal

NABIRE –PAPUTENG.COM- Pemerintah Kabupaten Nabire mendorong pelaku Industri Kecil dan Menengah (IKM), khususnya Orang Asli Papua (OAP), untuk meningkatkan kualitas, kemasan, serta daya saing produk lokal supaya mampu bersaing di tengah persaingan pasar global.

Pesan tersebut disampaikan Bupati Nabire Mesak Magai melalui Wakil Bupati Nabire Burhanudin Pawennari saat membacakan sambutan Bupati pada pembukaan kegiatan koordinasi, sinkronisasi dan pelaksanaan pemberdayaan industri serta peran serta OAP dan fasilitasi bantuan peralatan dan/atau mesin bagi IKM milik OAP Tahun Anggaran 2026, Rabu (23/9/26).

Dalam sambutannya, Bupati menegaskan pentingnya dukungan pemerintah daerah dan pelaku usaha dalam menciptakan iklim kewirausahaan yang mandiri, kompetitif, dan berkelanjutan.

Menurut bupati, tantangan pelaku industri lokal semakin besar seiring dengan masuknya berbagai produk impor ke pasar. Produk impor dinilai memiliki keunggulan dari sisi kualitas, kemasan, mutu, hingga harga yang relatif terjangkau.

“Hal ini tentu akan mempengaruhi segmen pasar,” pesan Bupati yang dibacakan Wakil Bupati.

Lanjut dikatakannya, Pemerintah Kabupaten Nabire melalui Dinas Perindustrian telah menjalankan sejumlah program untuk mendorong pengembangan produk unggulan daerah, salah satunya melalui Program Perencanaan dan Pembangunan Industri.

Program tersebut meliputi koordinasi, sinkronisasi dan pelaksanaan pemberdayaan industri serta peran serta OAP, serta fasilitasi bantuan peralatan dan mesin bagi industri kecil dan menengah milik OAP.

Bupati menilai masyarakat Papua memiliki kemampuan dan kreativitas dalam mengolah berbagai potensi sumber daya alam. Hal itu terlihat dari adanya hasil alam Nabire yang dipasarkan hingga ke luar daerah dan antarpulau.

Namun, probelematika timbul ketika hasil tersebut lebih banyak dipasarkan dalam bentuk bahan mentah.

“Jika kita menghitung secara ekonomis, sebenarnya yang diuntungkan adalah para tengkulak atau pembeli bahan dan hasil mentah. Sementara kita sebagai produsen justru dirugikan karena memperoleh pendapatan yang jauh dari harapan,” katanya.

Menurutnya, kondisi tersebut antara lain disebabkan keterbatasan fasilitas produksi dan tempat pengolahan. Selain itu, desain serta kualitas kemasan sejumlah produk lokal dinilai belum memenuhi standar yang dibutuhkan pasar sehingga berimbad terhadap daya tarik dan pemasaran produk.

Oleh karena itu, Pemda Nabire memberikan atensi terhadap peningkatan kapasitas sumber daya manusia dan dukungan sarana produksi bagi pelaku IKM, khususnya OAP.

Bupati juga menyampaikan apresiasi kepada Kepala Dinas Perindustrian Kabupaten Nabire yang telah memprogramkan kegiatan perencanaan dan pembangunan industri. Diharapkan dari program itu dapat membantu pelaku IKM mengolah produk secara lebih baik sehingga memiliki nilai ekonomi yang lebih tinggi.

Apresiasi pemerintah juga disampaikan kepada para instruktur yang telah meluangkan waktu untuk memberikan pelatihan kepada masyarakat.

“Diharapkan SDM masyarakat Orang Asli Papua yang selama ini masih awam dalam bidang-bidang tertentu dapat menjadi lebih baik dan memiliki keterampilan yang dapat dikembangkan,” kata bupati.

Adapun pelatihan yang diberikan meliputi pembuatan bakso buah merah, keripik sari gula jahe, depot air isi ulang, instalasi listrik, servis elektronik, pembuatan batako, menjahit, ukiran kayu, hingga pembuatan kecap.

Bupati meminta seluruh peserta dapat mengikuti pelatihan dengan sungguh-sungguh dan memanfaatkan kesempatan tersebut untuk memahami setiap materi yang diberikan.

Seiring harapan, keterampilan yang diperoleh dapat menjadi bekal bagi peserta untuk mengembangkan usaha sekaligus menciptakan lapangan kerja baru di Kabupaten Nabire.

Selain pelatihan produksi tadi, Pemkab Nabire juga memberikan fasilitasi mesin membatik kepada penerima bantuan. Bantuan tersebut diharapkan dapat dimanfaatkan secara optimal untuk mengembangkan potensi sumber daya alam dan meningkatkan produktivitas usaha masyarakat.

“Gunakan waktu ini sebaik mungkin untuk mengikuti pelatihan dengan baik dan pahami setiap materi yang diberikan agar dapat menjadi bekal dalam menciptakan lapangan kerja yangbaru,” pinta Bupati.(red-paputeng.com)

 

Gubernur Papua Tengah Tekankan Pembinaan Atlet Berkelanjutan

NABIRE – PAPUTENG.COM – Gubernur Papua Tengah Meki Nawipa menekankan pentingnya pembinaan olahraga yang terencana dan berkelanjutan untuk meningkatkan prestasi atlet di daerah.

Pesan tersebut disampaikan Gubernur Papua Tengah Meki Nawipa melalui Asisten III Sekda Papua Tengah Bidang Administrasi umum, Victor Fun, saat membacakan sambutan Gubernur dalam acara pelantikan pengurus Pengurus Besar Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (PBVSI), Persatuan Tinju Amatir Indonesia (PERTINA), Persatuan Olahraga Selam Seluruh Indonesia (POSSI) Provinsi Papua Tengah, Selasa (22/9/26).

Dalam sambutannya, Meki Nawipa menyampaikan apresiasi kepada Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi Papua Tengah serta seluruh pihak yang terlibat dalam proses pembentukan hingga pelantikan kepengurusan cabang olahraga tersebut.

Ia juga menyampaikan selamat kepada seluruh pengurus PBVSI, PERTINA, POSSI dan PODSI yang menerima amanah untuk menjalankan roda organisasi sekaligus membina prestasi olahraga di Provinsi Papua Tengah.

Menurutnya, pelantikan pengurus cabang olahraga bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi menjadi awal dari tanggung jawab besar untuk membangun organisasi yang solid, profesional dan mampu menjalankan pembinaan secara berkelanjutan.

“Setiap cabang olahraga memiliki karakteristik dan tantangan masing-masing. Karena itu, diperlukan pengurus yang memiliki komitmen, integritas dan kemampuan untuk mengembangkan pembinaan secara terarah,” demikian pesan Gubernur dalam sambutannya.

Meki mengatakan, Pemerintah Provinsi Papua Tengah memandang olahraga sebagai salah satu bagian penting dalam pembangunan sumber daya manusia. Olahraga, kata dia, tidak hanya berbicara mengenai prestasi, tetapi juga pembentukan karakter, kedisiplinan, kerja keras, sportivitas, kebersamaan dan semangat pantang menyerah.

Nilai-nilai tersebut dinilai penting untuk ditanamkan kepada generasi muda Papua Tengah.

Dorong Pembinaan Atlet dari Tingkat Dasar

Gubernur menilai Papua Tengah memiliki potensi atlet yang besar dan perlu terus dikembangkan melalui sistem pembinaan yang terencana serta dukungan organisasi olahraga yang kuat.

Karena itu, pengurus cabang olahraga yang baru dilantik diminta menjalankan tugas dengan sungguh-sungguh, termasuk membangun sistem pembinaan mulai dari tingkat dasar, pengembangan atlet muda, peningkatan kualitas pelatih dan wasit, hingga pembinaan atlet berprestasi.

Meki juga meminta perhatian lebih diberikan terhadap pencarian dan pembinaan bakat-bakat muda di berbagai wilayah Papua Tengah.

“Jangan sampai ada anak-anak Papua Tengah yang memiliki potensi olahraga, tetapi tidak mendapatkan kesempatan untuk berkembang karena keterbatasan pembinaan dan akses,” pesannya.

Kepada pengurus PBVSI, PERTINA, POSSI dan PODSI, Gubernur berpesan agar amanah yang diberikan dapat dijalankan secara bertanggung jawab dengan memperkuat koordinasi bersama KONI Papua Tengah, pemerintah daerah, pelatih, atlet, sekolah, komunitas olahraga dan seluruh pemangku kepentingan.

Ia juga mendorong agar organisasi olahraga dibangun secara terbuka dan profesional dengan orientasi utama pada pembinaan serta peningkatan prestasi atlet.

Atlet Tidak Hanya Disiapkan Menjadi Juara

Selain prestasi, Gubernur menegaskan bahwa pembinaan atlet harus memperhatikan aspek kesehatan, pendidikan, karakter dan masa depan atlet.

Menurutnya, para atlet merupakan generasi muda yang harus dipersiapkan bukan hanya untuk menjadi juara di arena pertandingan, tetapi juga menjadi pribadi yang berintegritas, disiplin dan mampu memberikan kontribusi bagi masyarakat.

“Para atlet adalah generasi muda yang harus kita siapkan bukan hanya untuk menjadi juara di arena pertandingan, tetapi juga menjadi pribadi berintegritas dan mampu memberikan kontribusi bagi masyarakat,” ujarnya.

Pemerintah Provinsi Papua Tengah, lanjut Meki, akan terus mendorong pengembangan olahraga sebagai bagian dari pembangunan daerah sesuai dengan kemampuan dan kewenangan pemerintah daerah.

Namun, pembangunan olahraga tidak dapat dilakukan pemerintah sendiri. Diperlukan sinergi antara KONI, pengurus cabang olahraga, pemerintah daerah, dunia pendidikan, pelatih, atlet, masyarakat dan seluruh pihak yang memiliki kepedulian terhadap kemajuan olahraga.

“Mari kita bangun olahraga Papua Tengah dengan semangat kebersamaan. Kita ingin melihat semakin banyak atlet Papua Tengah yang mampu berprestasi di tingkat nasional maupun internasional serta membawa nama baik daerah,” pesannya.

Mengakhiri sambutannya, Gubernur Meki Nawipa kembali menyampaikan selamat kepada seluruh pengurus PBVSI, PERTINA, POSSI dan PODSI Provinsi Papua Tengah yang telah dilantik.

Ia berharap kepengurusan baru dapat membawa kemajuan bagi masing-masing cabang olahraga, menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab, membangun organisasi yang solid, melakukan pembinaan secara konsisten dan memberikan ruang seluas-luasnya kepada atlet untuk berkembang.

“Semoga kepengurusan yang baru dapat membawa kemajuan bagi masing-masing cabang olahraga dan memberikan kontribusi nyata bagi peningkatan prestasi olahraga di Provinsi Papua Tengah,” pungkasnya. (red-paputeng.com)