NABIRE, PAPUTENGM.COM — Dinas Perikanan dan Kelautan Kabupaten Nabire, Papua Tengah, menyiapkan sebanyak 50 unit perahu fiber untuk membantu nelayan di sejumlah wilayah pesisir dan kepulauan.
Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan Kabupaten Nabire, Anton Pekei, S.Sos., mengatakan bantuan tersebut bersumber dari Dana Otonomi Khusus (Otsus) Tahun Anggaran 2026. Hal itu disampaikannya kepada wartawan, Kamis (13/8/2026).
Dari 50 unit perahu yang disiapkan, enam unit secara khusus akan diberikan kepada enam suku pesisir terpilih. Pemberian tersebut merupakan bentuk perhatian pemerintah daerah terhadap masyarakat adat pesisir dan kepulauan Nabire.
Pekei mengatakan, gagasan bantuan tersebut muncul setelah dirinya menghadiri Musyawarah Besar (Mubes) Masyarakat Adat Pesisir dan Kepulauan Nabire yang berlangsung pada 30 Juli hingga 1 Agustus 2026.
“Pada Mubes masyarakat adat pesisir dan kepulauan, kemarin saya hadir pada acara pemilihan dan saya merasa terketuk hati. Saya berpikir, kira-kira apa yang dapat saya berikan kepada mereka,” ujar Pekei.

Menurut dia, bantuan perahu motor dinilai tepat sasaran karena sebagian besar masyarakat pesisir menggantungkan kehidupan pada sektor perikanan tangkap. Dengan dukungan sarana melaut yang memadai, nelayan diharapkan dapat meningkatkan hasil tangkapan dan secara bertahap memperkuat perekonomian keluarga.
Pekei menjelaskan, perahu yang disiapkan akan menggunakan mesin dengan kapasitas tidak lebih dari 30 PK. Namun, untuk aktivitas nelayan pada zona tangkap 1 hingga 20 mil laut, mesin berkapasitas 10-15 PK dinilai sudah memadai.
“Jarak 1 sampai 20 mil merupakan medan mereka, para nelayan, untuk memancing ikan. Zona ini merupakan ladang mereka, sawah mereka. Saya kira dengan perahu kapasitas mesin 10-15 PK sudah cukup,” jelasnya.
Saat ini, Dinas Perikanan dan Kelautan Kabupaten Nabire telah melakukan verifikasi data calon penerima bantuan. Pemerintah daerah menargetkan penyaluran 50 unit perahu fiber tersebut dapat dilakukan pada Oktober atau November 2026.
Selain menyiapkan bantuan melalui anggaran Otsus Kabupaten Nabire, Pekei juga mendorong Dinas Perikanan dan Kelautan Provinsi Papua Tengah agar memberikan dukungan serupa bagi nelayan di enam suku pesisir. Bantuan yang diharapkan antara lain perahu fiber dan mesin tempel (Johnson).
Program bantuan perahu tersebut juga disebut menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah merealisasikan visi pembangunan “Nabire Hebat” yang dicanangkan Bupati Nabire, Mesak Magai.
Bantuan perahu fiber direncanakan menyasar sejumlah distrik, di antaranya Wapoga, Moor, Kimi, Teluk Kimi, Nabire, Nabire Barat, Sima, dan Yaur.
Pemerintah berharap dukungan sarana produksi tersebut tidak hanya membantu mobilitas nelayan, tetapi juga meningkatkan produktivitas perikanan tangkap serta mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat pesisir dan kepulauan di Kabupaten Nabire.(red-paputeng)





