Wabup Nabire dan Kapolda Papua Tengah Ajak HKJSM Perkuat Persatuan dan Keamanan

Kapolda Papua Tengah Brigjen Pol Jermias Rontini turut memberikan santunan pada acara HUT ke-4 HKJSM Kabupaten Nabire, Minggu (8/11/26)

NABIRE – PAPUTENG.COM – Bupati Nabire Mesak Magai melalui Wakil Bupati Nabire, H. Burhanudin Pawennari, mengajak seluruh keluarga besar Himpunan Keluarga Jawa, Sunda, Madura (HKJSM) untuk terus memperkuat persatuan, menjaga toleransi, serta berperan aktif mendukung pembangunan daerah.

Ajakan tersebut disampaikan dalam sambutannya pada peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-4 HKJSM Kabupaten Nabire Tahun 2026. Ia menegaskan bahwa keberagaman suku, budaya, agama, dan adat istiadat merupakan kekayaan sekaligus kekuatan yang harus dijaga bersama.

Menurut Burhanudin, Kabupaten Nabire merupakan miniatur Indonesia karena dihuni masyarakat dari berbagai latar belakang suku dan budaya yang hidup berdampingan.

Atas nama Pemerintah Kabupaten Nabire, ia menyampaikan selamat ulang tahun ke-4 kepada seluruh keluarga besar HKJSM. Ia berharap organisasi tersebut semakin solid, berkembang, dan terus menjadi wadah pemersatu serta perekat persaudaraan di tengah masyarakat.

“Saya berharap Himpunan Keluarga Jawa, Sunda, Madura tidak hanya menjadi wadah untuk mempererat hubungan kekeluargaan sesama anggota, tetapi juga mampu membangun hubungan harmonis dengan seluruh elemen masyarakat, khususnya masyarakat asli Papua,” Burhanudin.

Ia mengajak seluruh anggota HKJSM untuk terus menumbuhkan semangat toleransi, gotong royong, saling menghargai, serta menjaga persatuan dan kesatuan.

Menurutnya, perbedaan latar belakang budaya bukan menjadi penghalang untuk bersama-sama mengambil tanggung jawab dalam membangun Kabupaten Nabire menuju daerah yang maju, makmur, berkeadilan, dan berkelanjutan.

Burhanudin juga menekankan bahwa pemerintah daerah tidak dapat bekerja sendiri dalam melaksanakan pembangunan. Dukungan, partisipasi, dan keterlibatan seluruh komponen masyarakat, termasuk organisasi kemasyarakatan dan paguyuban, sangat dibutuhkan.

Karena itu, HKJSM diharapkan turut berkontribusi melalui berbagai kegiatan sosial kemasyarakatan, pemberdayaan ekonomi keluarga, pendidikan, pelestarian budaya, serta kegiatan lain yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.

Selain pembangunan, ia mengingatkan pentingnya menjaga keamanan dan ketertiban, memperkuat toleransi antarumat beragama, menghormati adat istiadat masyarakat asli Papua, serta membangun hubungan persaudaraan dengan seluruh kelompok masyarakat di Nabire.

“Berbeda suku dan budaya, tetapi tetap satu dalam persaudaraan dan kebersamaan untuk membangun Nabire,” pesannya.

Kapolda: Keamanan Merupakan Modal Utama Pembangunan

Sejalan dengan ajakan Pemerintah Kabupaten Nabire, Kapolda Papua Tengah, Brigjen Pol Jermias Rontini, juga menekankan pentingnya menjaga keamanan, ketertiban, dan kenyamanan masyarakat sebagai fondasi utama pembangunan di Papua Tengah, khususnya Kabupaten Nabire.

Dalam sambutannya, Rontini menyampaikan bahwa terciptanya situasi keamanan yang kondusif bukan semata-mata menjadi tanggung jawab kepolisian, melainkan membutuhkan keterlibatan seluruh masyarakat.

“Keamanan, ketertiban, dan rasa aman di tengah masyarakat merupakan modal utama pembangunan. Keamanan bukan sebatas tanggung jawab kepolisian, tetapi menjadi tanggung jawab kita semua, warga yang berada di Papua Tengah, khususnya Nabire,” kata Rontini.

Ia mengakui, Papua Tengah memiliki karakteristik wilayah yang kompleks, baik dari sisi kemajemukan penduduk maupun kondisi geografis yang sangat luas dan beragam. Situasi tersebut membutuhkan pola penanganan yang melibatkan kerja sama berbagai pihak.

Oleh sebab itu, Kapolda menilai kolaborasi dan sinergi antara pemerintah kabupaten, pemerintah provinsi, TNI, Polri, serta seluruh elemen masyarakat menjadi kebutuhan penting dalam menciptakan stabilitas keamanan.

Rontini juga menyampaikan bahwa Polda Papua Tengah yang genap berusia dua tahun pada 29 April 2026 masih memiliki berbagai keterbatasan dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Meski demikian, ia menegaskan pentingnya semangat kebersamaan dalam menjalankan tugas kepolisian sesuai dengan slogan Polri, yakni Polisi bersama rakyat.

Melalui momentum HUT ke-4 HKJSM tersebut, pesan pemerintah daerah dan kepolisian diharapkan menjadi pengingat bahwa persatuan, toleransi, dan keamanan merupakan tanggung jawab bersama dalam menjaga kehidupan masyarakat yang harmonis serta mendukung pembangunan Kabupaten Nabire dan Provinsi Papua Tengah.(red-paputeng.com)

Jadikan Postingan ini Sebagai Diskusi