Pembangunan Jembatan Perintis Garuda di Nabire, Dorong Konektivitas dan Ekonomi Lokal

Kepala Seksi Teritorial Kasrem 173 PVB, Kolonel Inf Fajar Wibawa Angkasa saat Ground Breaking Jembatan Perintis Garuda
Kepala Seksi Teritorial Kasrem 173 PVB, Kolonel Inf Fajar Wibawa Angkasa saat Ground Breaking Jembatan Perintis Garuda

NABIRE, PAPUTENG.com — Upaya percepatan pembangunan infrastruktur di Papua Tengah kembali menunjukkan progres nyata dengan dimulainya pembangunan Jembatan Perintis Garuda di Kampung Waroki, Distrik Kimi, Kabupaten Nabire, Rabu (8/4/2026). Kegiatan ground breaking ini menjadi tanda resmi dimulainya proyek strategis nasional tersebut.

Kegiatan dihadiri Kepala Seksi Teritorial (Kasiter) Kasrem 173/PVB, Kolonel Inf Fajar Wibawa Angkasa, mewakili Danrem 173/PVB, bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), tokoh agama, tokoh masyarakat, serta tokoh adat setempat.

Dalam sambutan yang dibacakan Kasiter mewakili Danrem 173/PVB, Brigjen TNI Vivin Alivianto, S.I.P., disampaikan bahwa pembangunan Jembatan Perintis Garuda bukan hanya proyek fisik, tetapi bagian dari Program Strategis Nasional yang digagas langsung oleh Presiden Republik Indonesia.

“Program ini merupakan komitmen kuat pemerintah dalam mendorong percepatan pembangunan infrastruktur, khususnya di wilayah yang masih membutuhkan akses konektivitas yang lebih baik,” bunyi sambutan tersebut.

Jembatan Perintis Garuda diharapkan menjadi penghubung vital yang mempermudah akses antarwilayah, khususnya di Distrik Kimi dan sekitarnya. Dengan terbukanya akses transportasi, aktivitas ekonomi masyarakat diyakini akan meningkat, sekaligus mendukung kesejahteraan warga.

Pada tahap awal, pembangunan mencakup empat unit jembatan, terdiri dari dua jembatan beton dan dua jembatan armaco. Proyek ini menjadi langkah strategis untuk memperkuat konektivitas dan mendukung integrasi pembangunan di wilayah Papua Tengah.

Momentum ground breaking ini juga mencerminkan sinergi yang kuat antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, TNI, serta seluruh elemen masyarakat. Dukungan dari tokoh agama, adat, dan masyarakat menunjukkan bahwa pembangunan ini menjadi harapan bersama untuk masa depan yang lebih baik.

Dengan dimulainya pembangunan Jembatan Perintis Garuda, diharapkan tidak hanya membuka akses transportasi, tetapi juga menciptakan peluang baru bagi pertumbuhan ekonomi dan peningkatan kualitas hidup masyarakat Kabupaten Nabire. (Pendam Cenderawasih/red)

Jadikan Postingan ini Sebagai Diskusi