
Papua Tengah – PAPUTENG.COM – Musyawarah Cabang (Muscab) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) se-Papua Tengah resmi digelar di Auditorium RRI Nabire, Jalan Merdeka, Nabire, Sabtu (25/4/2026).
Kegiatan tersebut dibuka langsung oleh Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PKB Papua Tengah, Kristianus Agapa, yang ditandai dengan pemukulan tifa sebagai simbol dimulainya rangkaian musyawarah. Agenda utama Muscab ini adalah memilih kepengurusan Dewan Pimpinan Cabang (DPC) di masing-masing kabupaten.
“Hari ini PKB secara nasional serentak melaksanakan Muscab guna memilih pengurus partai di tingkat kabupaten dalam setiap provinsi,” ujar Kristianus Agapa dalam sambutannya. Ia menjelaskan, Muscab kali ini menghadirkan mekanisme berbeda dibandingkan partai lain.

PKB yang berakar dari organisasi masyarakat terbesar Nahdlatul Ulama (NU) menerapkan pembentukan Tim Pemetaan sebagai bagian dari proses seleksi kepengurusan. “Berbeda dengan partai lain, Muscab PKB kali ini—dan ini yang pertama—membentuk Tim Pemetaan. Tim ini bertugas mengusulkan serta memilih calon ketua dan anggota yang kemudian diajukan ke DPW untuk menjalani uji kelayakan,” jelasnya.
Terkait kondisi PKB yang belum memiliki kursi (non-seat) di DPR Kabupaten Nabire dan beberapa daerah lain, Kristianus menegaskan bahwa tetap akan dilakukan pengajuan nama melalui Tim Pemetaan meski tidak dilaksanakan Muscab. Disinggung mengenai strategi menghadapi Pemilu 2029, ia menyampaikan pendekatan realistis dengan fokus pada penguatan struktur partai.
“Kami menargetkan setiap DPRK memiliki keterwakilan PKB. Prioritas kami adalah melengkapi struktur kepengurusan di seluruh cabang terlebih dahulu,” tegasnya.
Sementara itu, Sekretaris DPW PKB Papua Tengah, Sigit Triantoro, menyebutkan bahwa pelaksanaan Muscab dibagi dalam dua sesi selama dua hari dan dua lokasi, yakni Nabire dan Timika. “Hari pertama dilaksanakan untuk DPC Deiyai dan Puncak Jaya di Nabire. Selanjutnya, hari kedua Minggu (26/4/2026) Muscab untuk Kabupaten Paniai digelar bersamaan dengan Muscab di Timika,” ujarnya.

Hingga berita ini diturunkan, pelaksanaan Muscab berlangsung dalam suasana aman dan tertib. Penerapan strategi Tim Pemetaan dinilai mampu menciptakan proses yang lebih kondusif, sekaligus diharapkan menghasilkan kepengurusan yang solid guna meningkatkan perolehan suara PKB di parlemen pada pemilu mendatang. (charge)

