Pengurus DPW Bamagnas Papua Tengah Resmi Dilantik di Nabire, Ketua DPP Serahkan Pataka

NABIRE — Pengurus Dewan Pimpinan Wilayah Badan Musyawarah Antar Gereja Nasional (DPW Bamagnas) Provinsi Papua Tengah periode 2025–2030 resmi dilantik dan dikukuhkan di Nabire, Senin (18/5/2026).

Pelantikan digelar di Gereja Bethel Indonesia Karang Mulia dan dipimpin langsung Ketua Umum DPP Bamagnas, Japarlin Marbun. Prosesi ditandai dengan penyerahan pataka organisasi dan penyematan Pin Bamagnas kepada Ketua DPW terpilih, Yosep Wanggai.

Pengangkatan pengurus ini mengacu pada SK Nomor 105/SK/DPW/Bamagnas/XI/2025 tentang Komposisi Personalia DPW Bamagnas Provinsi Papua Tengah.

Usai menerima pataka, Yosep Wanggai menegaskan komitmennya menjalankan tugas pelayanan. “Ini amanat gereja yang harus saya emban. Saya siap bekerja untuk Tuhan dan umat,” kata Yosep di hadapan jemaat.

Dalam sambutannya, Japarlin Marbun menekankan Bamagnas hadir sebagai rumah bersama umat Kristiani di seluruh Indonesia. Ia menyebut organisasi ini tidak dibatasi sekat sinode, aras gereja, maupun aliran.

“Bamagnas adalah wadah pemersatu. Kita satu tubuh dalam Kristus, sesuai Galatia 6:2 — Bertolong-tolonganlah menanggung bebanmu! Demikianlah kamu memenuhi hukum Kristus Setiap gereja punya fungsi dan peran masing-masing,” tegas Japarlin.

Menurutnya, kondisi gereja di Indonesia tidak seragam. Ada yang sudah mandiri dengan jemaat kuat, tapi tidak sedikit pula yang masih butuh topangan. Karena itu, semangat saling menguatkan antar-gereja harus terus dihidupkan agar bertumbuh bersama.

Wakil Gubernur Papua Tengah, Deinas Gelei, turut hadir mewakili Pemprov sekaligus sebagai Dewan Pembina Bamagnas Papua Tengah. Ia mengingatkan sejumlah tantangan sosial yang masih dihadapi wilayahnya.

“Masih ada konflik sosial, perpecahan, kemiskinan, miras, narkoba, kekerasan, kerusakan moral anak muda, putus sekolah, pengangguran, hingga persoalan keluarga dan kerohanian,” beber Deinas.

Ia menegaskan gereja tidak boleh tinggal diam. “Gereja harus jadi terang dan garam. Hadir bawa harapan, damai sejahtera, dan solusi nyata untuk masyarakat Papua Tengah,” ujarnya.

Deinas menaruh harapan besar pada Bamagnas. “Ini bukan sekadar organisasi gereja. Bamagnas adalah wadah persatuan tubuh Kristus untuk menyatukan visi, hati, dan langkah demi kemajuan rohani masyarakat,” tutupnya.

Acara ini dihadiri Wakil Ketua III DPR Papua Tengah Bekies Sony Kogoya, unsur Forkopimda Papua Tengah, perwakilan Kemenag Nabire, Badan Kesbangpol Papua Tengah, serta jajaran koordinator dan anggota bidang DPW Bamagnas Papua Tengah. (red-paputeng).

Jadikan Postingan ini Sebagai Diskusi