Diduga Tuntut Transparansi Proyek, Kantor Dinas PUPR Papua Tengah Sempat Dipalang

NABIRE, PAPUTENG.COM – Kantor Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Provinsi Papua Tengah sempat mengalami aksi pemalangan oleh sekelompok orang yang diduga merupakan pengusaha kontraktor, Senin (20/7/2026).

Aksi tersebut diduga dilakukan sebagai bentuk tuntutan terhadap transparansi dan keadilan dalam pembagian proyek pekerjaan di lingkungan Dinas PUPR Papua Tengah.

Seorang petugas keamanan (satpam) Dinas PUPR Papua Tengah, Yulius, membenarkan adanya aksi pemalangan yang berlangsung pada pagi hari. Menurutnya, kelompok yang datang menyampaikan aspirasi terkait keterbukaan informasi proyek yang diberikan kepada pihak kontraktor.

“Betul, tadi pagi memang datang sekelompok orang. Saya menduga mereka dari kalangan kontraktor OAP yang menghendaki adanya transparansi terhadap proyek-proyek yang ada di PUPR,” ujar Yulius saat dikonfirmasi awak media.

Meski demikian, aksi pemalangan tersebut tidak berlangsung lama. Yulius menjelaskan, para peserta aksi akhirnya membuka kembali palang secara sukarela setelah mendapatkan penjelasan dari pihak manajemen Dinas PUPR.

Menurutnya, pihak dinas berkomitmen menindaklanjuti aspirasi yang disampaikan dan akan meneruskannya kepada pimpinan instansi.

“Kami telah memberikan penjelasan bahwa aspirasi mereka akan kami sampaikan kepada pimpinan. Kebetulan hari ini Kepala Dinas masih berada di luar daerah untuk melaksanakan tugas kedinasan,” katanya.

Lebih lanjut, pihak Dinas PUPR Papua Tengah berencana mengundang perwakilan kelompok tersebut untuk melakukan pertemuan resmi guna membahas berbagai aspirasi yang telah disampaikan.

“Rencananya pada Kamis mendatang mereka akan kami undang untuk rapat bersama membicarakan hal-hal yang menjadi aspirasi mereka,” tambahnya.

Hingga berita ini diterbitkan, aktivitas pelayanan dan operasional di lingkungan Dinas PUPR Papua Tengah telah kembali berjalan normal. Pihak dinas juga memastikan akan membuka ruang dialog guna mencari solusi terhadap berbagai aspirasi yang disampaikan para kontraktor. (red-paputeng)

Jadikan Postingan ini Sebagai Diskusi