John NR Gobai Ajak Pemerintah Dukung Gerakan Literasi Mahasiswa Mimika di Intan Jaya

NABIRE – PAPUTENG.COM – Wakil Ketua IV Dewan Perwakilan Rakyat Provinsi (DPRP) Papua Tengah, John NR Gobai, mengajak pemerintah daerah untuk memberikan dukungan terhadap gerakan literasi yang digagas mahasiswa asal Kabupaten Mimika, Tobi Bagubau, yang berencana memperluas aktivitas literasi bagi anak-anak di Kabupaten Intan Jaya.

Mewakili Ketua DPRP Papua Tengah, John NR Gobai menerima kunjungan Tobi Bagubau di Nabire. Dalam pertemuan tersebut, Tobi menyampaikan komitmennya untuk mengembangkan gerakan literasi yang selama ini dijalankannya di Kabupaten Mimika ke wilayah Intan Jaya.

Selama kurang lebih delapan tahun, Tobi aktif sebagai penggerak komunitas literasi di Kabupaten Mimika. Kepeduliannya terhadap dunia pendidikan mendorongnya untuk menghadirkan ruang belajar dan budaya membaca bagi anak-anak di daerah yang menghadapi berbagai tantangan sosial dan keamanan.

Menurut Tobi, kondisi Kabupaten Intan Jaya yang kerap dihadapkan pada persoalan keamanan dan kemanusiaan tidak boleh menjadi alasan terabaikannya hak anak-anak untuk memperoleh pendidikan yang layak.

“Selama delapan tahun saya aktif bergerak di komunitas literasi. Menyikapi Intan Jaya yang merupakan daerah konflik, hati saya tergerak untuk membangun pendidikan dan mengenalkan literasi kepada anak-anak yang terdampak. Pendidikan adalah hak dasar yang harus terpenuhi apa pun alasan dan kondisi suatu daerah,” ujar Tobi.

Menanggapi hal tersebut, John NR Gobai menyampaikan apresiasi atas dedikasi dan semangat yang ditunjukkan oleh mahasiswa asal Mimika tersebut dalam memperjuangkan pendidikan bagi anak-anak Papua.

“Dedikasi dan kepedulian mahasiswa ini terhadap pendidikan patut kita apresiasi dan kita dukung,” tegas Gobai.

Gobai menilai gagasan yang dibawa Tobi mencerminkan kepedulian generasi muda Papua terhadap peningkatan kualitas pendidikan. Menurutnya, inisiatif untuk membangun gerakan literasi di Kabupaten Intan Jaya merupakan langkah strategis yang perlu mendapat dukungan dari DPRP Papua Tengah, Pemerintah Provinsi Papua Tengah, serta Pemerintah Kabupaten Intan Jaya.

Ia menambahkan, penguatan budaya literasi menjadi salah satu upaya penting dalam meningkatkan kualitas pendidikan sekaligus membuka akses pengetahuan bagi generasi muda di daerah yang selama ini memiliki keterbatasan layanan pendidikan.

Lebih jauh, Gobai menilai momentum tersebut dapat menjadi langkah awal kolaborasi antara pemerintah, komunitas pendidikan, dan masyarakat dalam membangun ruang-ruang belajar yang aman, nyaman, dan bermanfaat bagi anak-anak Papua.

Selain meningkatkan minat baca, gerakan literasi yang digagas diharapkan mampu menumbuhkan semangat belajar, memperluas wawasan, serta menjadi investasi jangka panjang dalam menciptakan generasi Papua yang cerdas, berkarakter, dan berdaya saing. (redaksi-paputeng)

Jadikan Postingan ini Sebagai Diskusi