Jhon NR Gobay Terima Aspirasi GPMIJ, Siap Kawal Tuntutan Mahasiswa Intan Jaya ke DPR RI

NABIRE – PAPUTENG.COM – Wakil Ketua IV DPR Papua Tengah, Jhon NR Gobay, menerima aspirasi yang disampaikan Gerakan Pelajar Mahasiswa Intan Jaya (GPMIJ) dalam aksi damai yang digelar di Nabire, Kamis (23/7/2026). Ia menyatakan komitmennya untuk mengawal tuntutan mahasiswa hingga ke tingkat nasional melalui mekanisme kelembagaan yang berlaku.

Aksi unjuk rasa yang dikomandoi Feri Japugau tersebut menyoroti persoalan keamanan dan ketertiban masyarakat di Kabupaten Intan Jaya yang menjadi perhatian dalam beberapa bulan terakhir. Massa aksi meminta pemerintah pusat dan para pemangku kepentingan memberikan perhatian serius terhadap situasi yang terjadi di wilayah tersebut.

Di bawah teriknya matahari, Jhon NR Gobai hadir di tengah massa aksi untuk mendengarkan secara langsung aspirasi mahasiswa sekaligus menerima dokumen tuntutan yang diserahkan oleh perwakilan GPMIJ.

Dalam kesempatan itu, Jhon Gobai menegaskan bahwa DPR Papua Tengah akan mengawal aspirasi yang disampaikan mahasiswa, termasuk mendorong pembahasannya di tingkat nasional.

Ia mengungkapkan, DPR Papua Tengah sebelumnya telah mengirimkan surat kepada Komisi I dan Komisi III DPR RI pada Mei 2026 untuk meminta pelaksanaan Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) terkait situasi keamanan dan kemanusiaan di sejumlah wilayah Papua Tengah.

“Kami sudah menyampaikan surat kepada DPR RI dan meminta agar dilaksanakan RDPU bersama Komisi I dan Komisi III. Harapan kami, persoalan yang terjadi di Intan Jaya, Puncak, Puncak Jaya, Paniai, dan daerah lainnya dapat dibahas secara langsung bersama pemerintah pusat,” ujar Jhon Gobai.

Selain persoalan keamanan, mahasiswa juga menyampaikan harapan agar pemerintah memberikan perhatian lebih terhadap pembangunan yang berkeadilan di Papua, memperkuat keterlibatan Orang Asli Papua (OAP) dalam pengambilan kebijakan, serta membuka ruang dialog sebagai bagian dari penyelesaian berbagai persoalan yang terjadi.

Menanggapi aspirasi tersebut, Jhon Gobai mengajak seluruh peserta aksi untuk tetap mengedepankan cara-cara damai dalam menyampaikan pendapat. Menurutnya, dialog dan penyampaian data yang akurat menjadi langkah penting agar aspirasi masyarakat dapat diterima dan diperjuangkan secara efektif di tingkat nasional.

“Kita ingin semua persoalan ini diselesaikan melalui dialog. DPR Papua Tengah akan terus mengawal aspirasi masyarakat dan kembali mendorong agar DPR RI segera menjadwalkan RDPU sebagai ruang mencari solusi bersama,” katanya.

Usai menerima dokumen aspirasi, Jhon Gobai bersama unsur pimpinan dan anggota DPR Papua Tengah langsung melakukan koordinasi untuk menindaklanjuti tuntutan tersebut melalui mekanisme kelembagaan. Aspirasi yang diterima akan dibahas dalam rapat internal sebelum diteruskan kepada DPR RI sebagai bagian dari rekomendasi resmi DPR Papua Tengah.

Aksi damai GPMIJ berlangsung dengan tertib hingga selesai. Penyerahan aspirasi tersebut menjadi momentum penting yang menunjukkan komitmen mahasiswa dalam menyampaikan pendapat secara konstitusional, sekaligus membuka ruang komunikasi antara masyarakat dan wakil rakyat dalam mendorong penyelesaian berbagai persoalan di Papua Tengah. (red-paputeng)

Jadikan Postingan ini Sebagai Diskusi