Pembangunan Daerah Harus Sejalan dengan Peningkatan Kualitas Pendidikan 

NABIRE, PAPUTENG.COM – Pemerintah Kabupaten Nabire menegaskan bahwa pembangunan daerah tidak hanya berfokus pada infrastruktur fisik, tetapi juga harus berjalan seiring dengan pembangunan sumber daya manusia melalui pendidikan yang berkualitas.

Penegasan tersebut disampaikan Wakil Bupati Nabire, Burhanuddin Pawennari, saat membacakan sambutan Bupati Nabire Mesak Magai pada kegiatan Haflah Akhirussanah Pondok Pesantren dan Asrama Keguruan Nurul Yaqien Nabire, Minggu (14/6/2026).

Menurut Burhanuddin, perjalanan Pondok Pesantren Nurul Yaqien yang telah berkiprah selama 22 tahun menjadi bukti nyata kontribusi lembaga pendidikan dalam mendukung pembangunan daerah, khususnya melalui peningkatan kualitas generasi muda. “Alhamdulillah, Pondok Pesantren Nurul Yaqien sudah berkiprah selama 22 tahun dan ikut andil dalam pembangunan guna memajukan Nabire yang kita banggakan dan cintai bersama,” ujarnya.

Ia mengatakan, Yayasan Al-Madinah yang menaungi SD Plus, SMP, dan SMK Nurul Yaqien telah menunjukkan eksistensinya selama lebih dari dua dekade dengan memberikan layanan pendidikan bagi masyarakat Nabire dan sekitarnya.

Burhanuddin menegaskan, pembangunan pendidikan merupakan modal utama bagi keberlanjutan pembangunan daerah. Karena itu, pemerintah terus berupaya mendorong peningkatan kualitas pendidikan sebagai investasi jangka panjang bagi masa depan Nabire.

“Anak-anak adalah generasi penerus Kabupaten Nabire dan Papua Tengah. Jangan pernah merasa minder karena berasal dari daerah pedesaan yang jauh dari pusat-pusat kemajuan. Kalian memiliki kesempatan yang sama untuk meraih kesuksesan,” pesannya kepada para santri.

Dalam kesempatan tersebut, ia juga mengingatkan pentingnya penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi yang dibarengi dengan pemahaman agama serta pembentukan karakter yang kuat.

Menurutnya, tantangan zaman saat ini menuntut generasi muda untuk memiliki kompetensi yang lengkap, mulai dari ilmu agama, pengetahuan umum, hingga kemampuan teknologi, yang didukung akhlak mulia, moral yang baik, dan integritas tinggi.

“Keberhasilan akan berpihak kepada mereka yang memiliki disiplin, pantang menyerah, rajin berdoa, dan tekun belajar. Jangan mudah menyerah, karena setiap kesulitan dan tantangan adalah kesempatan untuk menjadi pribadi yang lebih baik,” katanya.

Di akhir sambutannya, Burhanuddin menyampaikan apresiasi kepada para orang tua dan wali santri yang selama ini telah berjuang mendampingi serta memberikan dukungan penuh terhadap pendidikan anak-anak mereka.

“Terima kasih kepada seluruh orang tua dan wali santri atas pengorbanan yang tidak kenal lelah dalam membimbing dan mendukung pendidikan putra-putrinya,” ucapnya.

Pada momentum Haflah Akhirussanah tersebut, Pengasuh Pondok Pesantren Nurul Yaqien, Kiai Kustanto, juga menyerahkan sertifikat penghargaan kepada 10 santri dan santriwati berprestasi sebagai bentuk apresiasi atas capaian akademik dan pengembangan karakter mereka selama menempuh pendidikan di pesantren. (red-paputeng)