Ada Temuan Hasil Audit BPK di Pemkab Mimika, BPKAD Bungkam

TIMIKA, PAPUTENG

Hasil audit pemeriksaan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) di Kabupaten Mimika, Provinsi Papua Tengah  memunculkan sejumlah temuan yang mengindikasikan adanya potensi penyimpangan atau ketidaksesuaian dalam pengelolaan anggaran oleh beberapa Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

Namun Pemerintah daerah setempat melalui Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) belum bersedia mengungkap OPD mana saja yang menjadi sorotan BPK.

Kepala BPKAD Mimika, Marthen Mallisa, mengakui adanya temuan dalam pemeriksaan tersebut. Namun pernyataannya terkesan normatif dan minim transparansi.

“Ada beberapa temuan juga, tapi masih ditindaklanjuti. Artinya masih dikondisikan dengan OPD-OPD yang berkaitan dengan beberapa tindak lanjut yang harus kita lakukan dalam minggu ini,”terangnya kepada pers, Senin (19/5/2025).

Lanjutnya pernyataan ini menimbulkan pertanyaan publik terkait komitmen pemerintah daerah dalam menegakkan akuntabilitas.

Ketiadaan informasi rinci mengenai OPD yang bermasalah justru membuka ruang spekulasi. Apalagi di tengah sorotan terhadap pengelolaan anggaran di berbagai daerah.

Marthen menambahkan laporan hasil pemeriksaan (LHP) secara utuh dari BPK RI baru akan keluar pada bulan Juni.

Sementara itu, dirinya menyebut koordinasi dengan Inspektorat Daerah juga masih akan dilakukan untuk merespons hasil audit Badan Pemeriksa Keuangan ini.

“Saya belum tahu persis, kita masih perlu melakukan tindak lanjut. Nanti kita kondisikan dengan Inspektorat,”terangnya.

Minimnya kejelasan dari pihak BPKAD menimbulkan kesan bahwa pemerintah daerah tidak cukup serius dalam menindaklanjuti hasil audit.

Padahal, transparansi dan akuntabilitas adalah prinsip fundamental dalam pengelolaan keuangan negara, terlebih jika menyangkut potensi penyalahgunaan anggaran publik. (Ceo)

Gubernur Papua Tengah Salurkan Bantuan Sembako dan Obat – Obatan ke 4 Kabupaten

NABIRE, PAPUTENG – Tim Terpadu Penanganan Bencana dan Konflik mewakili Gubernur Papua Tengah Meki Nawipa  menyerahkan bantuan ke beberapa Kabupaten di wilayah Provinsi Papua Tengah, Senin (19/5/2025).

Dari data yang diterima redaksi ada empat kabupaten yang menerima diantaranya Kabupaten Intan Jaya, Puncak, Puncak Jaya dan Nabire. Pendistribusian bantuan ini berlangsung di Bandara Douw Aturure, yang akan disebar ke masing – masing wilayah terdampak.

Mewakili Gubernur Papua tengah,  Kepala Dinas Kebakaran, Penyelematan dan Penanggulanagan Bencana dan satuan Polisi Pamong Praja Papua Tengah, Victor Fun, menjelaskan bantuan dikirim melalui transportasi udara dilakukan secara bertahap.

Bantuan kemanusiaan yang disalurkan ke empat kabupaten di wilayah Papua Tengah dari Gubernur Meki Nawipa
Bantuan kemanusiaan yang disalurkan ke empat kabupaten di wilayah Papua Tengah dari Gubernur Meki Nawipa, (foto : Humas Pemprov Papua Tengah)

“Petunjuk langsung Bapak Gubernur Papua Tengah, kemudian juga Bapak Sekda, kami langsung turun salurkan bantuan ini, berupa  2 ton beras, susu, mie Instan. Ada juga bahan pokok lainnya serta obat- obatan,”terang Victor Fun.

Dijelaskan bantuan yang diserahkan tersebut merupakan bukti nyata Kepedulian Gubernur kepada masyarakat yang terdampak Konflik mapun Bancana alam.

“Kami berharap bantuan dapat di disribusikan secara langsung dan baik, sehingga  merata kepada masyarakat. Semoga juga cuaca bagus agar pendistribusian dapat berjalan degan lancar,”harapnya.

Turut hadir dalam penyerahan bantuan tersebut Kepala Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana, Kepala Dinas Sosial, serta Team Penyaluran Bantuan lainnya. (rilis humas Pemprov/Julia)