Operasi Damai Cartenz Pastikan Keamanan Bandara Bilogai, Penerbangan Lancar

SUGAPA, PAPUTENG.com –
Satuan Tugas Operasi Damai Cartenz (ODC) 2026 memastikan keamanan Bandara Bilogai, Sugapa, Kabupaten Intan Jaya, Papua Tengah, guna menjamin kelancaran transportasi dan distribusi logistik bagi masyarakat.
Bandara Bilogai merupakan objek vital strategis bagi warga Intan Jaya. Selain melayani transportasi penumpang, bandara ini menjadi jalur utama masuknya bahan kebutuhan pokok, obat-obatan, serta layanan kesehatan yang sangat bergantung pada akses udara di wilayah pegunungan tengah Papua.
Pengamanan dilaksanakan pada Senin (2/2/2026) di bawah pimpinan AKP Syahril Arditya,  Personel Operasi Damai Cartenz melakukan sterilisasi area bandara, pengamanan landasan pacu, serta pemantauan wilayah perbukitan di sekitar bandara guna mencegah potensi gangguan keamanan.
Kepala Operasi Damai Cartenz 2026, Brigjen Pol.  Faizal Ramadhani, menegaskan bahwa pengamanan objek vital menjadi prioritas dalam menjaga stabilitas keamanan di Papua.
“Keamanan bandara sangat penting untuk menjamin kelancaran transportasi dan logistik masyarakat. Namun, pelaksanaannya tetap mengedepankan pendekatan humanis agar masyarakat merasa aman dan nyaman,” ujarnya.
Ia menambahkan, kelancaran operasional bandara merupakan wujud kehadiran negara dalam menjamin hak dasar masyarakat, khususnya akses logistik, layanan kesehatan, dan mobilitas warga. Seluruh personel diinstruksikan bertugas secara profesional, tegas, dan humanis.
Sementara itu, Dansektor Belukar 4.0 Operasi Damai Cartenz, AKP Syahril Arditya, menyampaikan bahwa fokus pengamanan diarahkan agar seluruh aktivitas penerbangan berjalan aman tanpa gangguan.
“Keamanan Bandara Bilogai menjadi kunci agar distribusi logistik ke Sugapa tetap lancar dan harga kebutuhan pokok masyarakat dapat terjaga,” katanya.
Selain pengamanan, personel juga melakukan pendekatan persuasif kepada masyarakat sekitar bandara. Interaksi humanis terlihat saat personel berkomunikasi dengan warga dan anak-anak di area aman bandara.
Berkat pengamanan terpadu tersebut, seluruh aktivitas penerbangan penumpang dan kargo di Bandara Bilogai berjalan aman dan lancar. Situasi terpantau kondusif.
Operasi Damai Cartenz 2026 menegaskan komitmennya untuk terus menjaga stabilitas keamanan di Papua, khususnya pada objek vital yang menjadi penopang utama kehidupan masyarakat, demi terciptanya situasi yang aman dan damai.(rls/ode)

DPC PDI Perjuangan Paniai Ucapkan Selamat dan Sukses Muspas Mee VIII

PANIAI, Paputeng.com

Keluarga Besar Dewan Pengurus Cabang (DPC) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI Perjuangan) Kabupaten Paniai menyampaikan ucapan Selamat dan Sukses atas terselenggaranya Musyawarah Pastoral (Muspas) Mee VIII yang berlangsung di Paroki Kristus Jaya Komopa, Dekenat Paniai, Keuskupan Timika.

Ucapan tersebut disampaikan melalui Sekretariat DPC PDI Perjuangan Kabupaten Paniai dan dikonfirmasi kepada media oleh Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Paniai, Hengki Ogetai, ST, melalui pesan singkat pada Senin pagi, (2/2/2026).

Dalam pesannya, Hengki Ogetai menyampaikan harapan agar pelaksanaan Muspas Mee VIII dapat menjadi momentum penting dalam menyatukan langkah, memperkuat konsolidasi, serta meningkatkan kualitas pelayanan Gereja Katolik kepada umat.

“Semoga Muspas Mee VIII ini mampu menyatukan langkah kita, menguatkan konsolidasi, dan terus meningkatkan pelayanan gereja bagi umat Katolik. Jadikan momentum ini sebagai titik awal perjuangan gerejawi yang lebih giat,” ujarnya.

Ia juga berharap agar Muspas Mee VIII terus melahirkan motor penggerak iman yang bermanfaat bagi umat Katolik, sekaligus memperkuat potensi lokal dalam pelayanan gereja, khususnya di wilayah Dekenat Paniai.

Keluarga Besar DPC PDI Perjuangan Kabupaten Paniai menegaskan keyakinannya bahwa Muspas Mee VIII akan berjalan dengan lancar dan menghasilkan program-program pastoral yang membawa berkat bagi umat Mee dan seluruh gereja.

“Proficiat dan sukses Muspas Mee VIII. Semoga kita berjalan bersama, sehati sejiwa, dan berbagi sukacita dalam merumuskan arah pelayanan pastoral. Tuhan memberkati seluruh rangkaian acara,” tutupnya.

Ucapan tersebut diakhiri dengan doa agar Muspas Mee VIII menjadi momen untuk semakin mengakar dalam iman serta berkembang dalam pelayanan bagi umat di wilayah Dekenat Paniai.

Penulis: Jeri P. Degei