Ketum PPP Ingatkan Kader Paputeng Jaga Persatuan dan Optimalkan Potensi SDA

NABIRE – PAPUTENG.COM – Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Muhamad Mardiono, membuka Musyawarah Cabang (Muscab) PPP se-Provinsi Papua Tengah (PAPUTENG) secara virtual dari Jakarta, Sabtu (13/6/2026).

Kegiatan yang berlangsung di Auditorium RRI Nabire itu diikuti jajaran pengurus dan kader PPP dari seluruh kabupaten di Papua Tengah. Dalam arahannya, Mardiono yang juga menjabat sebagai Utusan Khusus Presiden Bidang Ketahanan Pangan menyoroti dinamika geopolitik global yang saat ini tengah bergejolak dan berpotensi berdampak terhadap berbagai sektor kehidupan masyarakat, termasuk di Indonesia.

Menurutnya, situasi dunia saat ini menuntut pemerintah dan seluruh elemen bangsa untuk mampu menghadirkan terobosan serta langkah strategis dalam menghadapi berbagai tantangan global.

“Seperti kita ketahui bersama, dinamika politik dunia sedang bergejolak. Berbagai kebijakan pemerintah pusat harus memberikan atensi yang besar dengan mencari terobosan atau lompatan besar dalam menyikapi peta geopolitik dunia,” ujar Mardiono.

Ia menegaskan bahwa masyarakat Indonesia tidak dapat sepenuhnya menghindari dampak dari perkembangan global tersebut karena Indonesia merupakan bagian dari komunitas internasional yang aktif dalam berbagai sektor kehidupan dunia.

Dalam kesempatan itu, Mardiono menyampaikan sejumlah pesan penting kepada masyarakat dan kader PPP di Papua Tengah. Pesan pertama adalah pentingnya menjaga persatuan dan kesatuan serta memperkuat harmonisasi kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.

“Rakyat Papua harus bergandeng tangan, bersatu padu menjaga ekosistem kehidupan yang harmonis demi terciptanya stabilitas dan pembangunan daerah,” katanya. Selain itu, Mardiono menilai Papua Tengah memiliki potensi sumber daya alam yang sangat besar dan strategis.

Sebagai daerah otonomi baru (DOB), Papua Tengah didukung akses transportasi darat, laut, dan udara yang dinilai memiliki nilai strategis dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Menurutnya, kekayaan sumber daya alam yang dimiliki Papua Tengah harus dapat dikelola secara optimal sehingga manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat setempat.

“Sumber daya alam yang sangat besar harus bisa dimanfaatkan secara maksimal dan hasilnya dapat dinikmati oleh masyarakat Papua Tengah sendiri,” ujarnya. Mardiono juga menyoroti kondisi ketahanan pangan di Kabupaten Nabire. Meski memiliki potensi sumber daya alam yang melimpah, masih terdapat kerentanan dalam aspek ketahanan pangan yang perlu menjadi perhatian serius pemerintah daerah.

Ia mengingatkan pentingnya implementasi amanat Pasal 33 Undang-Undang Dasar 1945 yang menegaskan bahwa kekayaan alam Indonesia harus dikelola negara dan dipergunakan sebesar-besarnya untuk kemakmuran rakyat. Karena itu, pemerintah daerah diharapkan dapat memberikan ruang yang lebih luas kepada masyarakat untuk terlibat dalam pengelolaan sumber daya alam yang tersedia.

“Pemerintah daerah Papua Tengah diharapkan memberikan ruang seluas-luasnya kepada masyarakat untuk mengelola sumber daya alam demi peningkatan kesejahteraan,” katanya.

Di hadapan peserta Muscab, Mardiono juga mengingatkan bahwa PPP yang berdiri sejak tahun 1973 memiliki tanggung jawab untuk terus berkontribusi dalam pembangunan bangsa dan peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui kerja sama dengan pemerintah daerah, tokoh masyarakat, dan berbagai elemen lainnya.

Menjelang tahapan verifikasi partai politik peserta Pemilu 2029 yang akan dimulai pada 2027, Mardiono meminta seluruh kader untuk memperkuat konsolidasi organisasi hingga ke tingkat bawah.

“Sebentar lagi kita akan memasuki tahapan verifikasi pemilu sekitar awal atau pertengahan tahun 2027. Setelah itu akan dilaksanakan konsolidasi partai melalui muktamar dan musyawarah wilayah secara nasional,” jelasnya.

Ia berharap Muscab PPP se-Papua Tengah menjadi langkah awal dalam memperkuat soliditas kader dan struktur partai, sekaligus membangun sinergi dengan berbagai pihak demi mendukung pembangunan daerah dan kesejahteraan masyarakat Papua Tengah. (Redaksi PAPUTENG.COM)

Jadikan Postingan ini Sebagai Diskusi