Pekan Muharam Semarakkan Sambut Tahun Baru Islam 1448 Hijriah di Nabire

NABIRE – PAPUTENG.COM – Panitia Hari Besar Islam (PHBI) Kabupaten Nabire menggelar berbagai kegiatan dan perlombaan dalam rangka menyambut Tahun Baru Islam 1 Muharam 1448 Hijriah.

Kegiatan yang dikemas dalam Pekan Muharam tersebut mendapat antusiasme tinggi dari masyarakat dan melibatkan berbagai organisasi kemasyarakatan Islam di Kabupaten Nabire.

Ketua Panitia Perlombaan, H. Rahman, SE, mengatakan sejumlah cabang olahraga dan lomba keagamaan digelar untuk memeriahkan peringatan tahun baru Islam tahun ini.

“Ada beberapa cabang yang kita lombakan khusus dalam rangka menyambut Tahun Baru 1 Muharam 1448 Hijriah, di antaranya tenis meja, sepak takraw, panahan, lomba kebersihan, dan beberapa kegiatan lainnya,” ujar Rahman saat ditemui di sela-sela perlombaan panahan di Islamic Center, Jalan Merdeka, Nabire, Sabtu (13/6/2026).

Selain perlombaan olahraga, panitia juga mengadakan berbagai lomba bernuansa Islami seperti adzan, tilawah Al-Qur’an, serta sejumlah kegiatan keagamaan lainnya yang melibatkan peserta dari berbagai kalangan.

Tahun Baru Islam 1448 Hijriah diperkirakan jatuh pada Selasa, 16 Juni 2026. Sebagai rangkaian puncak kegiatan, PHBI Nabire menggelar jalan santai pada Minggu (14/6/2026) serta pengajian bersama majelis taklim se-Kabupaten Nabire yang dipusatkan di Masjid Al-Falah Makimi.

Rahman yang juga menjabat sebagai Ketua Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kabupaten Nabire menjelaskan bahwa peringatan Tahun Baru Islam ini menjadi momentum untuk meningkatkan syiar Islam sekaligus mempererat ukhuwah di tengah masyarakat.

“Kami berharap kegiatan ini dapat semakin memakmurkan masjid-masjid di Kabupaten Nabire dan meningkatkan antusiasme masyarakat dalam menyambut Tahun Baru Islam,” katanya.

Menurutnya, selama ini umat Islam di Nabire menunjukkan semangat dan partisipasi yang besar dalam menyambut pergantian Tahun Baru Masehi. Karena itu, semangat yang sama juga diharapkan hadir dalam menyambut Tahun Baru Hijriah yang memiliki makna penting dalam sejarah peradaban Islam.

“Kalau kita bisa meluangkan tenaga, pikiran, dan sebagian rezeki untuk memeriahkan pergantian tahun Masehi, maka tidak ada salahnya melakukan hal yang sama untuk memperingati Tahun Baru Hijriah sebagai momentum hijrah menuju kehidupan yang lebih baik,” ujarnya.

Ia menambahkan, kalender Hijriah merupakan bagian penting dari identitas umat Islam yang perlu terus dikenalkan dan diwariskan kepada generasi muda. Selain menjadi penanda sejarah perjalanan Islam, penanggalan Hijriah juga mengandung nilai-nilai spiritual yang relevan untuk kehidupan sehari-hari.

Melalui rangkaian Pekan Muharam ini, PHBI Nabire berharap masyarakat semakin memahami makna hijrah serta menjadikan Tahun Baru Islam sebagai momentum refleksi diri, memperkuat persatuan, dan meningkatkan kepedulian sosial di tengah kehidupan bermasyarakat. (red-paputeng)

Jadikan Postingan ini Sebagai Diskusi