NABIRE — Seorang pegawai negeri sipil (PNS) berinisial MT (58) ditemukan meninggal dunia di sebuah warung makan yang berada dalam kawasan Cafe Star, Kelurahan Kalibobo, Kabupaten Nabire, Papua Tengah, Selasa (1/9/2026).
Informasi yang dihimpun menyebutkan, korban yang merupakan warga Kelurahan Sanoba tersebut datang ke lokasi bersama anak angkatnya sekitar pukul 10.30 WIT.
Berdasarkan keterangan awal yang diperoleh pihak kepolisian, sebelum ditemukan meninggal dunia, MT sempat memesan minuman dan berbincang dengan seorang perempuan di warung makan tersebut.
Setelah itu, korban sempat meninggalkan warung dan kembali beberapa saat kemudian. MT kemudian masuk ke sebuah kamar bersama seorang perempuan.
Saat berada di dalam kamar, korban dilaporkan mengalami kejang-kejang. Tidak lama kemudian, korban dinyatakan meninggal dunia.
Menerima laporan kejadian tersebut, personel Satuan Reserse Kriminal dan (Satreskrim) Polres Nabire bersama Tim Identifikasi mendatangi tempat kejadian perkara (TKP).
Petugas kemudian melakukan olah TKP, dokumentasi, identifikasi korban serta meminta keterangan dari sejumlah saksi untuk mengungkap rangkaian kejadian secara utuh.
Jenazah MT selanjutnya dievakuasi ke RSUD Nabire untuk menjalani pemeriksaan oleh dokter di ruang jenazah. Pemeriksaan dilakukan antara lain untuk mengetahui apakah terdapat indikasi tindak kekerasan sebelum korban meninggal dunia.
Dari hasil pemeriksaan bagian luar tubuh, petugas medis tidak menemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh maupun anggota badan korban.
Kapolres Nabire AKBP Samuel D. Tatiratu mengatakan, pihaknya masih melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab pasti kematian MT.
“Hasil pemeriksaan sementara, tubuh korban tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan. Kami terus mendalami kasus ini dengan meminta keterangan dari berbagai saksi guna memastikan sebab kematian korban MT,” kata Tatiratu.
Kapolres juga mengimbau masyarakat agar tidak berspekulasi mengenai penyebab kematian korban sebelum kepolisian memperoleh hasil penyelidikan yang konkret.
“Kami meminta kepada masyarakat agar tidak berspekulasi atau menyampaikan pernyataan mengenai penyebab kematian. Serahkan penanganannya kepada pihak kepolisian,” ujarnya.
Hingga kini, Satreskrim Polres Nabire masih melakukan penyelidikan secara menyeluruh, termasuk meminta keterangan dari sejumlah saksi yang dinilai mengetahui rangkaian kejadian sebelum MT meninggal dunia.
Kapolres memastikan proses penanganan perkara dilakukan berdasarkan fakta dan temuan yang diperoleh di lapangan.(Red-Paputeng)