Beasiswa Baznas Nabire Jadi Investasi Generasi Muda Masa Depan

Ketua Baznas Kabupaten Nabire Soleman Letsoin

NABIRE — Program beasiswa pendidikan yang disalurkan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Nabire tidak sekadar dipandang sebagai bantuan materi bagi siswa dan mahasiswa. Program tersebut dinilai sebagai bentuk investasi jangka panjang untuk menyiapkan generasi muda yang akan menjadi penerus pembangunan di Kabupaten Nabire, Papua Tengah.

Ketua Baznas Kabupaten Nabire, Soleman Letsoin, mengatakan pendidikan merupakan salah satu modal utama bagi generasi muda untuk meraih masa depan yang lebih baik. Karena itu, keterbatasan ekonomi keluarga diharapkan tidak menjadi alasan bagi anak-anak untuk berhenti mengenyam pendidikan.

“Dengan keterbatasan ekonomi keluarga bukan berarti terhenti sekolah. Kami harap kalian teruslah belajar dan mengembangkan potensi yang dimiliki,” tegas Soleman, Rabu (9/9/2026).

Menurutnya, bantuan pendidikan yang diberikan Baznas memang belum tentu mampu memenuhi seluruh kebutuhan pendidikan penerima manfaat. Namun, bantuan tersebut diharapkan setidaknya dapat meringankan beban orang tua, khususnya dari keluarga kurang mampu.

Soleman menjelaskan, Baznas Kabupaten Nabire sebelumnya telah berkolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten Nabire melalui Dinas Pendidikan dalam menyalurkan bantuan pendidikan kepada ratusan pelajar dan mahasiswa.

Bantuan tersebut mencakup 135 SD/MI, 56 SMP/MTs, 38 SMA/SMK/MA, serta enam perguruan tinggi. Secara keseluruhan, bantuan pendidikan telah disalurkan kepada 538 penerima, yang terdiri atas 282 siswa SD/MI, 132 siswa SMP/MTs, 94 siswa SMA/SMK/MA, serta 30 mahasiswa.

Sementara itu, pada penyaluran beasiswa tahap II periode Agustus-Desember 2026, Baznas Kabupaten Nabire kembali memberikan bantuan kepada 88 siswa.

Rinciannya, sebanyak 37 siswa tingkat SD/MI, 28 siswa tingkat SMP/MTs, dan 23 siswa tingkat SMA/SMK/MA.

Besaran bantuan yang diberikan disesuaikan dengan jenjang pendidikan. Siswa tingkat SD/MI menerima Rp600.000 per orang, tingkat SMP/MTs sebesar Rp750.000 per orang, sedangkan tingkat SMA/SMK/MA sebesar Rp900.000 per orang.

“Untuk tingkat SD mendapat Rp600.000 per siswa, tingkat SMP Rp750.000 per siswa, dan tingkat SMA Rp900.000 per siswa,” jelas Soleman.

Perluas Program Sosial

Selain sektor pendidikan, Baznas Kabupaten Nabire pada 2026 juga memperluas kolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten Nabire melalui sejumlah program sosial.

Program tersebut antara lain bantuan rumah layak huni, penanganan HIV/AIDS dan tuberkulosis (TBC), serta dukungan terhadap penanganan stunting.

Soleman mengatakan, program penanganan stunting merupakan bagian dari program nasional yang mulai dijalankan Baznas di berbagai daerah di Indonesia. Program tersebut juga telah dituangkan dalam AD/ART Baznas dan direncanakan menjadi salah satu program tahunan Baznas Kabupaten Nabire.

Upaya tersebut diharapkan dapat memperkuat kontribusi Baznas dalam membantu pemerintah daerah menangani persoalan sosial dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Bukan Desember 2026, Baznas Kabupaten Nabire bersama Pemerintah Kabupaten Nabire juga merencanakan kembali penyaluran bantuan kepada masyarakat penerima manfaat.

Bantuan tersebut ditargetkan menyasar sekitar 250 mustahik sebagai bentuk kepedulian dan perhatian terhadap masyarakat yang membutuhkan.

Bagi Baznas Nabire, rangkaian program tersebut tidak hanya berorientasi pada pemberian bantuan sesaat, tetapi juga menjadi bagian dari upaya membangun kemandirian dan meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Kabupaten Nabire.

Khusus di bidang pendidikan, investasi kepada generasi muda diharapkan mampu membuka kesempatan yang lebih luas bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu untuk terus belajar, mengembangkan potensi, dan kelak berkontribusi dalam pembangunan daerah.(red-paputeng.com)

Jadikan Postingan ini Sebagai Diskusi