NABIRE – TNI-Polri bersama Pemerintah Kabupaten Nabire dan masyarakat melaksanakan kegiatan operasi bersih (opsih) di kawasan Taman Gizi, Nabire, Jumat (18/9/2026).
Kegiatan tersebut melibatkan Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol-PP), serta masyarakat setempat. Opsih menjadi bagian dari rangkaian kegiatan dalam menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 TNI yang akan diperingati pada 5 Oktober 2026 yang akan datang.
Kawasan Taman Gizi dipilih sebagai lokasi kegiatan karena tempat tersebut direncanakan menjadi lokasi relokasi pedagang UMKM yang selama ini beraktivitas di kawasan Pantai Nabire.
Komandan Korem (Danrem) 173/Praja Vira Braja (PVB), Brigjen TNI Vivin Alivianto, melalui Kepala Seksi Teritorial (Kasiter) Kolonel Inf. Fajar Wibawa Angkasa mengatakan, kegiatan tersebut merupakan bentuk kolaborasi antara TNI-Polri, pemerintah daerah dan masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan, khususnya Taman Gizi.
“Kami pihak TNI-Polri berkolaborasi dengan Pemda Kabupaten Nabire dan masyarakat melakukan kebersihan di Taman Gizi yang akan dijadikan tempat para pedagang eks Pantai Nabire,” kata Fajar, Jumat (18/9/2026).

Lanjut dikatakannya, kegiatan kebersihan ini diharapkan dapat mendukung kesiapan kawasan Taman Gizi sebelum dimanfaatkan sebagai lokasi aktivitas para pedagang.
Sementara itu, Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Kasatpol PP) Kabupaten Nabire, Konstantina Waray, mengatakan pihak Satpol-PP siap menjalankan tugas sesuai kewenangan Satpol-PP sebagai penegak Peraturan Daerah (Perda).
“Kami siap mengamankan dan menjalankan perintah Bupati Nabire, sebagaimana kita ketahui bersama Taman Gizi merupakan aset Pemkab Nabire, “ujar Konstantina.
Dirinya menjelaskan, setelah kegiatan pembersihan selesai, pemerintah daerah akan melanjutkan pekerjaan dengan menggunakan alat berat berupa ekskavator untuk membongkar pagar dan tanggul di kawasan tersebut.
“Setelah bersih-bersih Taman Gizi, kemudian unit ekskavator akan melakukan perobohan pagar dan panggung sehingga view laut lepas nampak. Kami pun siap mengamankan jika terjadi hal yang mengganggu berjalannya proses perobohan,” katanya.
Kegiatan tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya penataan kawasan Taman Gizi yang aman, nyaman, dan tertib guna mendukung aktivitas perdagangan dan penataan pedagang eks Pantai Nabire.(red-paputeng.com)





