NABIRE – PAPUTENG.COM – Pemerintah Kabupaten Nabire dalam hal ini Dinas Pertanian menggelar pelatihan pengolahan hasil pertanian sekaligus menyerahkan bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan) kepada para kelompok petani OAP. Kegiatan berlangsung di halaman Kantor Dinas Pertanian Kabupaten Nabire, Kamis (5/11/2026).
Kegiatan tersebut dibuka Wakil Bupati Nabire, Burhanudin Pawennari, mewakili Bupati Nabire, Mesak Magai. Turut hadir Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Nabire, Yasor Victor Sawo, perwakilan Korem 173/PVB, perwakilan Danlanal Nabire, perwakilan Kodim 1705/Nabire, Kepala Dinas Peternakan dan Perkebunan, sejumlah pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD), tokoh agama, tokoh masyarakat, serta para petani penerima manfaat.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati Burhanudin Pawennari menegaskan bahwa penyerahan bantuan alsintan harus disertai dengan pelatihan dan pembinaan agar bantuan yang diberikan dapat dimanfaatkan secara optimal untuk meningkatkan produktivitas pertanian.
Menurutnya, bantuan sarana pertanian merupakan bentuk komitmen dan kepedulian pemerintah daerah dalam mendukung aktivitas para petani sekaligus mendorong peningkatan hasil produksi pertanian khususnya orang asli Papua (OAP) di Kabupaten Nabire.
“Atas nama Pemerintah Daerah, saya menyampaikan terima kasih kepada Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Nabire yang telah memberikan bantuan sarana pertanian. Semoga bantuan alsintan ini dapat menambah semangat dan motivasi para petani untuk meningkatkan produktivitas sehingga berdampak pada peningkatan kesejahteraan mereka,” ujarnya.
Ia mengungkapkan, berdasarkan data yang diterima, rata-rata produksi padi di Kabupaten Nabire mencapai 2.042 ton per hektare, sedangkan produksi jagung tercatat sebesar 1.977 ton per hektare. Namun, ia menilai peningkatan produktivitas pertanian masih membutuhkan strategi dan langkah konkret dari pemerintah daerah bersama para pemangku kepentingan.
Ia menjelaskan, sejumlah upaya yang dilakukan untuk meningkatkan produksi pertanian antara lain pengolahan lahan secara optimal, penggunaan pupuk berimbang, pemanfaatan benih unggul, penggunaan alat dan mesin pertanian, serta pengendalian hama dan penyakit tanaman.
Selain itu, dukungan pembangunan jaringan irigasi juga dinilai penting untuk menunjang keberhasilan sektor pertanian.

“Melalui berbagai upaya tersebut, diharapkan target peningkatan produksi pertanian dapat tercapai,” tambahnya.
Pada kesempatan yang sama, Wakil Bupati juga mengapresiasi Dinas Pertanian yang telah menyalurkan bantuan sarana pertanian kepada para petani. Ia berharap bantuan tersebut tidak hanya diterima, tetapi benar-benar dimanfaatkan sesuai kebutuhan dan dirawat dengan baik agar dapat digunakan dalam jangka panjang guna meningkatkan produksi pertanian.
Ia juga meminta Dinas Pertanian bersama organisasi perangkat daerah terkait untuk terus membangun sinergi dalam melakukan pendampingan dan pembinaan kepada petani.
Menurutnya, potensi dan peluang sektor pertanian di Kabupaten Nabire perlu dikelola secara maksimal agar mampu menjadi salah satu sektor andalan dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
“Manfaatkan potensi dan peluang yang ada serta tingkatkan sinergi antarinstansi dalam melakukan pembinaan kepada petani. Dengan demikian, sektor pertanian di Kabupaten Nabire ke depan benar-benar dapat diandalkan untuk meningkatkan perekonomian daerah dan kesejahteraan masyarakat,” tutupnya.(red-paputeng.com)





