Datangi Honai Warga, Satgas Yonif 743 Berikan Layanan Kesehatan di Pruleme

MULIA, PAPUTENG.com –   

Ditengah keterbatasan akses layanan kesehatan di wilayah pegunungan Papua, kehadiran Satgas Yonif 743/PSY menjadi harapan bagi masyarakat Kampung Pruleme, Distrik Mulia, Kabupaten Puncak Jaya, Provinsi Papua Tengah. Sabtu (11/4/2026).

Melalui kegiatan pelayanan kesehatan keliling, tim kesehatan Satgas mendatangi honai-honai warga untuk memberikan pemeriksaan kesehatan, konsultasi medis, serta pembagian obat-obatan kepada masyarakat setempat.

Kegiatan tersebut tidak hanya menjadi layanan medis semata, tetapi juga wujud kepedulian dan kedekatan TNI dengan masyarakat di wilayah penugasan.

Bintara Kesehatan Satgas Yonif 743/PSY, Sertu Fandi, mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen pengabdian TNI kepada masyarakat, khususnya di daerah yang memiliki keterbatasan fasilitas kesehatan.

“Kami ingin hadir langsung di tengah masyarakat untuk membantu meringankan beban mereka, terutama dalam hal kesehatan. Harapannya, kehadiran kami dapat memberikan manfaat nyata sekaligus mempererat hubungan kekeluargaan antara Satgas dan warga,” ujarnya.

Kehadiran prajurit TNI tersebut disambut hangat oleh masyarakat Kampung Pruleme. Warga merasa sangat terbantu dengan pelayanan kesehatan yang diberikan, mengingat sulitnya akses menuju fasilitas medis di wilayah tersebut.

Tokoh masyarakat setempat, Nelius Tabuni, menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas perhatian yang diberikan oleh Satgas Yonif 743/PSY kepada masyarakat.

“Kami sangat berterima kasih atas kepedulian bapak-bapak TNI. Bantuan ini sangat berarti bagi kami, terutama karena layanan kesehatan sulit kami jangkau. Semoga kegiatan seperti ini dapat terus dilaksanakan,” ungkapnya.

Melalui kegiatan ini, Satgas Yonif 743/PSY menegaskan bahwa kehadiran TNI di Papua tidak hanya untuk menjaga keamanan, tetapi juga berperan aktif dalam membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya di bidang kesehatan. (rls/ist)

Masyarakat Diminta Tetap Tenang Paska Tewasnya 2 Personil Satgas Operasi Damai Cartenz

MULIA, PAPUTENG –

Kasatgas Humas Operasi Damai Cartenz, Kombes Pol. Yusuf Sutejo, menghimbau masyarakat di Kabupaten Puncak Jaya, Provinsi Papua Tengah untuk tetap tenang, tidak mudah terprovokasi, serta mendukung upaya penegakan hukum yang dilakukan aparat.

“Kami mengajak masyarakat untuk tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum jelas kebenarannya dan tetap menjaga situasi kamtibmas,”kata Kombes Yusuf.

 Himbauan ini menyusul kejadian pada hari Kamis (15/5/2025) saat dua personil Satgas Operasi Damai Cartenz-2025 dilaporkan gugur setelah kontak tembak dengan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Kampung Usir, Distrik Mulia, Kabupaten Puncak Jaya, Papua Tengah.

Kedua korban adalah Bripda Dedi Tambunan serta Bharada Raymon Rerey, yang merupakan personel aktif dalam Satgas Ops Damai Cartenz-2025.

Kepala Operasi Damai Cartenz-2025, Brigjen Pol. Dr. Faizal Ramadhani didampingi Wakil Kepala Operasi, Kombes Pol. Adarma Sinaga, menjelaskan pelaku diduga dari anggota Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB).

Kedua korban sempat dievakuasi ke RSUD Mulia, namun saat tiba di rumah sakit, mereka dinyatakan meninggal dunia. Saat ini, jenazah keduanya berada di RSUD Mulia, Kabupaten Puncak Jaya.

“Kejadian kontak tembak ini terjadi di Kampung Usir, warga sekitar mengaku mendengar suara letusan senjata api dari arah Kampung Usir,”terangnya.

Menanggapi kejadian ini, Satgas Ops Damai Cartenz-2025 telah bergerak ke lokasi dan melakukan pengejaran terhadap para pelaku.

Dimakamkan di Serui

Sementara itu pada hari Jumat (16/5/2025) sekitar Pukul 08.00 WIT, Rombongan Jenazah Alm. Bripda Dedi Kristian Tambunan dan Bharada Raymond Rirei bergeser dari RSUD Mulia menuju Bandara Mulia.

Pukul 08.15 WIT, Kedua Jenazah Alm. Bripda Dedi Kristian Tambunan dan Bharada Raymond Rirei tiba di Bandara Mulia.

Pukul 09.45 WIT, Pesawat Udara Smart Air PK-SNN dan PK-SNH landing di Airpron Bandara Mulia.

Pukul 09.55 WIT, Kedua Jenazah Alm. Bripda Dedi Kristian Tambunan dan Bharada Raymond Rirei diberikan penghormatan terakhir dari seluruh pengantar dan langsung dinaikkan ke Pesawat Udara Smart Air.

Pukul 10.05 WIT, Pesawat Udara Smart Air PK-SNN dan PK-SNH yang membawa kedua jenazah take off dari Bandara Mulia menuju Bandara Timika.

Pukul 10.15 WIT, Seluruh Rangkaian Kegiatan Keberangkatan Kedua Jenazah Alm. Bripda Dedi Kristian Tambunan dan Bharada Raymond Rirei telah selesai dilaksanakan.

Jenazah Alm. Bripda Dedi Kristian Tambunan dan Bharada Raymond Rirei telah diberangkatkan menuju Kampung Halaman di Serui untuk selanjutnya dilaksanakan prosesi pemakaman. (rilis/lia)