JAYAPURA, PAPUTENG.Com –
Kementerian Agraria bersama Pemerintah daerah sudah ada kesepakatan untuk segera membuka Kantor Wilayah Badan Pertanahan Nasional (BPN) Provinsi Papua Tengah, bertempat di Nabire sebagai ibukota provinsi.
“Diharapkan dalam waktu yang tidak terlalu lama. Kemungkinan rencananya di tahun 2026, sudah ada Kanwil baru yang diresmikan di Nabire nanti. Kita akan dorong supaya segera akan direalisasikan untuk tahun depan,”ungkap
Kakanwil ATR/BPN Papua, Roy EF Wayoi saat ditemui di ruang kerjanya. Senin (10/11/2025).
Nantinya Kanwil ATR/BPN Provinsi Papua Tengah meliputi, Kantor BPN Timika, Nabire, Paniai dan Puncak Jaya.
“Kita harapkan sudah bisa beroperasi dan melayani masyarakat di Papua Tengah dari Nabire,”harapnya.
Lanjutnya proses ini mendapatkan dukungan penuh dari pemerintah pusat dalam hal ini Kementerian Agraria dan juga dari pemerintah daerah setempat, dalam hal ini pemerintah provinsi, yang memberikan dukungan positif agar segera dibuka.
Dengan akan dibukanya Kantor Wilayah (Kanwil) ATR/BPN Provinsi Papua Tengah, maka persoalan yang ada keterkaitannya dengan masalah tanah bisa diselesaikan dengan hadirnya Kanwil baru di Nabire.
Karena jangkauan dan wilayah tugas lebih dekat dengan Nabire. Selain itu juga bisa memberikan perhatian kepada masyarakat adat, orang asli Papua. Maupun masyarakat lain di wilayah itu, jika mengurus berkas bisa langsung ke Kanwil Papua Tengah dan tidak perlu lagi ke Jayapura.
Sementara untuk lokasi kantor akan dipinjam pakaikan oleh Pemprov Papua Tengah, dikarenakan belum ada gedung. “Kita akan gunakan bangunan pinjaman dari pemerintah provinsi,”ungkapnya lagi.
Kemudian untuk Perangkat ASN-nya akan sharing dengan Kanwil di Jayapura dan juga dengan kantor lainnya yang ada di Papua. Akan susun formasi baru untuk dikirim ke Nabire.
“Karena Kanwil baru ini kan butuh sejumlah pejabat yang berasal dari Kanwil ataupun dari kantor kabupaten. Kita akan susun formasi, setelah ada persetujuan dulu tentang SK Pembentukkan itu akan disusun formasi jabatan yang diambil dari seputar wilayah Papua,”jelasnya.
Seluruh pegawai akan dikerahkan untuk mengisi formasi baru. Baik pegawai senior maupun yunior. Karena ada Tingkat pimpinan, Tingkat kepala kantor, kepala seksi dan juga pelaksana.
Pendidikan Khusus Agraria
Kemudian ada kesepakatan antara Pemprov Papua Tengah dan Kementerian Agraria untuk membuka program kerjasama Pendidikan khusus untuk tenaga pertanahan.
“Anak – anak akan di didik khusus di bidang pertanahan. Mereka diambil dari semua Kabupaten di Papua Tengah. Kemudian akan di kerjakan di Kanwil baru. Menggunakan dana dari Pemerintah Provinsi,”terangnya.
Selain itu juga pemerintah setempat menyiapkan sejumlah pembiayaan untuk mendukung pengembangan proyek – proyek yang berkaitan dengan pemetaan tanah adat, penyelesaian konflik dan persoalan tanah yang ada di wilayah itu, yang berkaitan dengan masyarakat adat dan juga asset – asset pemerintah. (lia)