Ke Timika Komisi II DPR RI Ingin Dengar Langsung Suara Dari Paputeng Sebagai DOB

TIMIKA, PAPUTENG
Kunjungan Kerja Komisi II DPR RI yang dipimpin Wakil Ketua Komisi II DPR RI
Zulfikar Arae Sadikin bersama para Anggota Komisi diantaranya terlihat Komarudin Watubun ke Kota Timika Kabupaten Mimika adalah dalam rangka Evaluasi Otonom Baru di Papua Tengah (Paputeng).
Hadir juga Dirjen Otda Kemendagri Ahmad Malik.
Kegiatan yang berlangsung selama dua hari, mulai tanggal 1 – 2 Mei itu juga dihadiri Gubernur Papua Tengah Meki Nawipa serta para Bupati dan Wakil Bupati se Papua Tengah.
Dalam sambutan  Gubernur Meki Nawipa mengucapkan selamat datang di Bumi Amungsa dan Negeri Sejuta Bakau seribu suku. Merasa sangat terhormat dan bangga.
Sebagai daerah otonomi baru, saat ini pihaknya sedang menjalani proses penting dalam pembangunan fondasi pemerintahan, pelayanan publik serta penataan kembali.
“Tentu saja perjalanan ini penuh dengan dinamika dan tantangan. Kami memahami bahwa keberhasilan pembangunan daerah tidak hanya bergantung pada semangat dan kerja keras kami di daerah. Tetapi juga pada dukungan dan Sinergi dengan pemerintah pusat serta pengawasan dan arahan dan DPR RI khususnya Komisi II,”katanya.
Disertai harapan Papua Tengah bisa menjadi contoh provinsi baru yang berhasil dengan mengedepankan kolaborasi transparansi dan pelayanan terbaik bagi masyarakat.
Untuk itu sebagai bentuk komitmen terhadap kolaborasi ini. Pada rapat tanggal 15 April 2025 lalu. Pemprov Papua Tengah  telah menginisiasi rapat kerja Asosiasi Gubernur se Tanah Papua bersama juga digelar Rapat Kerja Bupati  Se Papua Tengah
Lewat Rapat itu kata Meki, pihaknya membangun keterbukaan antara provinsi dan kabupaten duduk bersama mendengarkan langsung kebutuhan nyata di lapangan dan mencari tahu apa yang bisa provinsi bantu untuk mendukung percepatan pembangunan dan kesejahteraan di seluruh wilayah Papua
“Khusus di Papua Tengah kami menyadari membangun Papua Tengah bukan bisa dilakukan hanya dari kantor gubernur saja. Tetapi dibutuhkan kerja sama erat saling percaya  dari semua pihak dan Kami yakin dengan Sinergi yang baik bersama pemerintah pusat dan DPR RI harapan besar rakyat Papua Tengah akan perlahan-lahan menjadi kenyataan,”harapnya.


Bukan Ingin Menguliti
Sementara itu Wakil Ketua Komisi II DPR RI  Zulfikar Arae Sadikin mengaku merasa terhormat dan terkesan diterima dengan penuh sukacita dan berharap silahturahmi ini menjadi keberkahan sebagai DOB di Papua.
“Yang jelas kami ke sini ada 8 orang bukan untuk nanya macam – macam. Bukan untuk menguliti. Tetapi kami ingin mendengar yang sesungguhnya dan senyatanya. Bukan yang dibuat-buat. Bukan yang di karang-karang. Tetapi ini yang benar-benar terjadi. Sesungguhnya di Papua Tengah ini sebagai daerah otonomi baru di Papua. Agar kita bisa menindaklanjuti, pada saat di DPR RI. Untuk mengatasi apa yang berlangsung di Papua Tengah,”pungkas.
Sementara itu Dirjen Otda Kementerian Dalam Negeri Akmal Malik sama pada hari ini tidak lain adalah bagian dari ikhtiar baik kita bersama-sama untuk mendorong pelaksanaan otonomi khusus di Papua Tengah.
Sesungguhnya kami  akan melaksanakan brain storming  dengan empat provinsi Khusus DOB.
Hari ini dengan Papua Tengah.
Selanjutnya besok di Papua Barat Daya, dengan tim yang berbeda. Kemudian ke Papua Selatan dan pada tanggal 15 bersama Papua Pegunungan.
“Kami ingin menyampaikan beserta seluruh jajaran ini adalah bagian dari ikhtiar yang dulu kita mulai. Ketika kita melakukan revisi terhadap  Undang-Undang Nomor  21 dan juga kemudian menghadirkan beberapa undang-undang pembentukan daerah otonom baru,”jelasnya.
Lanjutnya   ada 12 agenda utama yang menjadi amanah dari hadirnya DOB.  “Kami ingin menyampaikan pak, dari 12 agenda utama Road map terhadap empat daerah otonom itu Saya melihat yang paling Progresif adalah Papua Tengah,”pujinya.
Dari 12 road map tinggal satu yang masih berproses dan ini menunjukkan keberhasilan sebuah sistem tergantung sangat tergantung pada aktor – aktornya.
“Aktor – aktor yang menjadi leading sistem hadirnya Provinsi Papua Tengah sudah bekerja dengan sangat bagus. Itu terlihat dari capaian – capaian kinerja yang sudah berjalan selama tiga tahun ini. (Odeodata h Julia)

Hadiri RDP Wagub Deinas Geley Sampaikan Lima Fokus Pembangunan di Papua Tengah

JAKARTA, PAPUTENG –

Wakil Gubernur Papua Tengah Deinas Geley, menghadiri Rapat Kerja dan Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Komisi II DPR RI, Wakil  Menteri Dalam Negeri beserta sejumlah Gubernur , Bupati dan Walikota, yang dilaksanakan di Ruang Sidang DPR RI  – Jakarta. Selasa, (29/4/2025)

Dalam agenda tersebut dibahas beberapa hal diantaranya, Penyelenggaraan Pemerintah Daerah, Dana Transfer Pusat ke Daerah, BUMD , BULD, serta pengelolaan kepegawaian.

Pada kesempatan itu Wagub Deinas menyampaikan lima fokus pembangunan Papua tengah, antara lain penguatan SDM, pembangunan infrastruktur konektivitas, perbaikan tata kelola pemerintahan, Dana Tranfser pusat ke Daerah, serta peningkatan Program Prioritas yakni Pendidikan dan Kesehatan.

” Disini juga saya secara resmi menyampaikan permohonan kepada DPR RI untuk mempercepat proses pembangunan kantor Gubernur, agar pelayanan publik dan kinerja birokrasi dapat berjalan efektif,”ujarnya.

Wagub pertama Papua tengah itu menekankan pentingnya komitmen bersama antara Eksekutif dan legislatif untuk memprioritaskan proyek strategis tersebut, Sehingga mendukung terciptanya tata kelola pemerintahan yang efisein dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

Menanggapi hal tersebut ketua Komisi II DPR – RI M. Rifqinizamy dari Fraksi Nasdem menyampaikan, terkait wilayah DOB di Papua, percepatan Infrastruktur menjadi kewajiban, guna penguatan tata kelola pemerintahan. (Tim)