ILAGA, PAPUTENG –
Bupati Kabupaten Puncak, Provinsi Papua Tengah Elvis Tabuni memerintahkan kepada dinas terkait agar penyaluran dana desa dan Bantuan Langsung Tunai (BLT) dilakukan secara langsung dan tepat sasaran kepada masyarakat di seluruh distrik.
Penegasan itu disampaikan Bupati Elvis yang didampingi Wakil Bupati Naftali Akawal bersama Forkompimda dan Para Kepala OPD khususnya Dinas Sosial serta staf terkait agar
menjalankan tugas sebagai perpanjangan tangan pemerintah daerah dalam menyalurkan dana desa dan Bantuan Langsung Tunai (BLT) secara langsung ke masyarakat pada seluruh Distrik di kabupaten yang dipimpinnya.
Diketahui penyaluran BLT tahap II untuk bulan April – Mei dan Juni dilakukan secara simbolis di Kantor Distrik Ilaga dan Gome.
Masyarakat yang hadir terlihat antusias menerima bantuan. Termasuk mereka yang berasal dari kelompok rentan seperti tokoh pemuda, tokoh masyarakat dan tokoh gereja yang tidak memiliki sumber penghasilan tetap.
Dikatakan Bupati Elvis bahwa seluruh dana harus sampai ke desa dan langsung diterima oleh masyarakat tanpa dibagi-bagi di jalan. Dirinya juga meminta semua pihak memastikan bahwa proses distribusi berjalan transparan dan tepat sasaran.
“Jadi para Kepala desa dan juga Kepala Distrik untuk mendengarkan baik – baik. Uang akan kami serahkan di wilayah masing – masing. Maka kepala Distrik dan Kepala Kampung harus ada di tempat. Kalau tidak ada berarti ada sanksinya. Jika saya turun tidak ada kepala desa dan kepala distrik akan menjadi catatan saya,”tegasnya. Jumat (11/7/2025).
Lari Keluar Puncak
Lanjutnya pemerintah akan datang secara langsung melayani masyarakat dan dana dibagi di depan rakyat. “Dulu boleh kalian ambil uang disini (ibukota kabupaten-red) langsung ke Timika, langsung ke Nabire atau langsung ke Jayapura. Tetapi sekarang tidak. Saya bupati pertama uang serahkan di desa dan langsung disaksikan rakyat. Sesuai dengan besar dan kecil jumlah penduduk. Jadi dana ini dinikmati bersama – sama dengan rakyat,”harapnya.
Karena dirinya mengaku sudah cukup paham situasi di desa. Sebab pernah 20 tahun menjabat sebagai Kepala Desa.
Sebagai bupati dirinya akan mencatat dan mendata para kepala kampung dan kepala distrik jika tidak berada di tempat tugasnya. Karena dirinya tau di masa era pemerintahan sebelumnya banyak dana desa atau BLT yang digunakan untuk kepentingan pribadi seperti membangun rumah di Nabire dan Timika.
“Saya akan perintahkan dinas – dinas mengambil data dan orangnya saya suruh polisi tangkap. Itu tugas saya,”tukasnya.
Kalau ada yang tidak mau bekerja sesuai aturan maka tidak segan – segan untuk langsung mencopotnya.
Nantinya setelah pendistribusian ke 9 distrik wilayah Dapil 1. Selanjutnya penyaluran akan dilanjutkan ke 8 distrik di wilayah Beoga. Penyaluran ini akan dimulai pada hari Jumat pekan depan melalui jalur Timika menuju Beoga. Selanjutnya bantuan juga akan diserahkan ke Distrik Sinak, Dovo,Dervos, dan Agadugume.
Sementara Kepala Dinas Sosial Kabupaten Puncak Aser Tabuni menjelaskan telah melakukan pembagian bantuan dari pagi hari di beberapa distrik dan berjalan dengan sangat baik. dirinya juga berterima kasih pada kerjasama kepada seluruh element yang telah membantu.
Untuk itu Pemerintah Kabupaten Puncak berharap proses ini berjalan lancar dan dapat membantu pemulihan ekonomi masyarakat di daerah pedalaman. (julia)
