Bupati Elvis Tabuni Minta Penyaluran BLT dan Dana Desa Langsung ke Masyarakat
“Dulu boleh kalian ambil uang disini (ibukota kabupaten-red) langsung ke Timika, langsung ke Nabire atau langsung ke Jayapura. Tetapi sekarang tidak. Saya bupati pertama uang serahkan di desa dan langsung disaksikan rakyat. Sesuai dengan besar dan kecil jumlah penduduk. Jadi dana ini dinikmati bersama – sama dengan rakyat,”harapnya.

ILAGA, PAPUTENG –

Bupati Kabupaten Puncak, Provinsi Papua Tengah Elvis Tabuni memerintahkan kepada dinas terkait agar penyaluran dana desa dan Bantuan Langsung Tunai (BLT) dilakukan secara langsung dan tepat sasaran kepada masyarakat di seluruh distrik.

Penegasan itu disampaikan Bupati Elvis yang didampingi Wakil Bupati Naftali Akawal bersama Forkompimda dan Para Kepala OPD khususnya Dinas Sosial serta staf terkait agar

menjalankan tugas sebagai perpanjangan tangan pemerintah daerah dalam menyalurkan dana desa dan Bantuan Langsung Tunai (BLT) secara langsung ke masyarakat pada seluruh Distrik di kabupaten yang dipimpinnya.

Diketahui penyaluran BLT tahap II untuk bulan April – Mei dan Juni dilakukan secara simbolis di Kantor Distrik Ilaga dan Gome.

Masyarakat yang hadir terlihat antusias menerima bantuan. Termasuk mereka yang berasal dari kelompok rentan seperti tokoh pemuda, tokoh masyarakat dan tokoh gereja yang tidak memiliki sumber penghasilan tetap.

Dikatakan Bupati Elvis bahwa seluruh dana harus sampai ke desa dan langsung diterima oleh masyarakat tanpa dibagi-bagi di jalan. Dirinya juga meminta semua pihak memastikan bahwa proses distribusi berjalan transparan dan tepat sasaran.

“Jadi para Kepala desa dan juga Kepala Distrik untuk mendengarkan baik – baik. Uang akan kami serahkan di wilayah masing – masing. Maka kepala Distrik dan Kepala Kampung harus ada di tempat. Kalau tidak ada berarti ada sanksinya. Jika saya turun tidak ada kepala desa dan kepala distrik akan menjadi catatan saya,”tegasnya. Jumat (11/7/2025).

Lari Keluar Puncak

Lanjutnya  pemerintah akan datang secara langsung melayani masyarakat dan dana dibagi di depan rakyat. “Dulu boleh kalian ambil uang disini (ibukota kabupaten-red) langsung ke Timika, langsung ke Nabire atau langsung ke Jayapura. Tetapi sekarang tidak. Saya bupati pertama uang serahkan di desa dan langsung disaksikan rakyat. Sesuai dengan besar dan kecil jumlah penduduk. Jadi dana ini dinikmati bersama – sama dengan rakyat,”harapnya.

Karena dirinya mengaku sudah cukup paham situasi di desa. Sebab pernah 20 tahun menjabat sebagai Kepala Desa.

Sebagai bupati dirinya akan mencatat dan mendata para kepala kampung dan kepala distrik jika tidak berada di tempat tugasnya. Karena dirinya tau di masa era pemerintahan sebelumnya banyak dana desa atau BLT yang digunakan untuk kepentingan pribadi seperti membangun rumah di Nabire dan Timika.

“Saya akan perintahkan dinas – dinas mengambil data dan orangnya saya suruh polisi tangkap. Itu tugas saya,”tukasnya.

Kalau ada yang tidak mau bekerja sesuai aturan maka tidak segan – segan untuk langsung mencopotnya.

Nantinya setelah pendistribusian ke 9 distrik wilayah Dapil 1. Selanjutnya penyaluran akan dilanjutkan ke 8 distrik di wilayah Beoga. Penyaluran ini akan  dimulai pada hari Jumat pekan depan melalui jalur Timika menuju Beoga. Selanjutnya bantuan juga akan diserahkan ke Distrik Sinak, Dovo,Dervos, dan Agadugume.

Sementara Kepala Dinas Sosial Kabupaten Puncak Aser Tabuni menjelaskan telah melakukan pembagian bantuan dari pagi hari di beberapa distrik dan berjalan dengan sangat baik.  dirinya juga berterima kasih pada kerjasama kepada seluruh element yang telah membantu.

Untuk itu Pemerintah Kabupaten Puncak berharap proses ini berjalan lancar dan dapat membantu pemulihan ekonomi masyarakat di daerah pedalaman. (julia)

Sertijab Bupati Puncak, Elvis Tabuni : Mari Sama – Sama Kita Bangun Kabupaten Ini

NABIRE, PAPUTENG –

Bupati Puncak Elvis Tabuni mengaku bersyukur dirinya bersama Wakil Bupati Naftali Akawal Periode 2025 – 2030 dilantik di Kota Nabire – Provinsi Papua Tengah. Karena disaksikan oleh seluruh keluarga besarnya.

“Hari ini adik gubernur dia (Meki Nawipa-red) dan wakil gubernur lantik saya dan wakil bupati dengan Bupati dan Wakil Bupati Mimika, disaksikan seluruh saudara – saudara dan bapak ibu. Ini Sejarah yang luar biasa, karena di delapan kabupaten, dua kabupaten pertama yang dilantik Gubernur hari ini. Kami ucapkan terima kasih,”kata Bupati Elvis saat memberikan sambutan pada Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Puncak dengan acara Serah Terima Jabatan dari Pj Bupati Puncak kepada Bupati dan Wakil Bupati Puncak Periode 2025 – 2040 di Aula Gereja Tabernakel, Kota Nabire. Selasa malam (25/3/2025).

Kemudian,  Pilkada sudah selesai. Untuk itu kepada Pasangan nomor urut 2, 3 dan 4 ditegaskannya semua adalah anak Puncak, yang bersama – sama membangun kabupaten ini dan tidak lagi perbedaan. Baik Suku Dani, Damal, Nduga, Wano, Turu, Moni dan juga suku pendatang lainnya.

“Siapa saja yang ada di Kabupaten Puncak mempunyai hak yang sama,”tegasnya.

Untuk itu dirinya menghimbau kepada seluruh masyarakat Kabupaten Puncak, mari bergandeng tangan, kita bersama mendukung dirinya dan wakil Naftali Awakal dengan berbagai Program kerja.

Elvis mengaku dirinya adalah salah satu tokoh Kabupaten Puncak, dari Kabupaten Nabire yang melahirkan Kabupaten Puncak Jaya. Puncak Jaya melahirkan Kabupaten Puncak. “Itu alur sejarahnya. Jadi saya  tidak keluar dari itu. Saya dari Nabire – Puncak Jaya – Puncak dan  kembali lagi. Sekarang kita dilantik oleh Gubernur Papua Tengah sekarang ini,”tuturnya.

Dirinya mengungkapkan saat ini hampir 1000 orang masyarakat asal Kabupaten Puncak hadir di kota Nabire, yang datang dengan sukarela. Mulai dari Wamena dan juga Jayapura.

Dihadapan Gubernur Papua Tengah, dirinya menyampaikan dalam waktu dua minggu kepada pemerintah daerah Puncak, untuk melaksanakan tempat yang akan ditinggalinya.

“Rumah bupati tidak ada. Maka sementara Pak Sekda dengan jajarannya akan merehab. Jadi saya rencana naik ke Illaga, bapak gubernur antar saya. Sekaligus dengan target peletakan fondasi pertama Kantor Bupati Puncak,”tukasnya.

100 Hari kerja dirinya akan meletakan fondasi kantor bupati. “Selama ini rumah dinas bupati juga tidak ada dan wakil bupati juga tidak. Jadi sementara saat ini sedang rehab rumah. Itu sebagai bahan informasi kepada Bapak gubernur,”terangnya.

Pada kesempatan itu dirinya mengucapkan terima kasih kepada Kapolres Puncak dan Dandim 1717 Puncak. “Pengabdian yang luar biasa pak kapolres, hampir lima tahun bertugas di Illaga. Luar biasa Pak Kapolres. Tetapi harus pindah tugas ke tempat tugas yang baru. Terima kasih Tuhan Yesus memberkati,”ucapnya.

Ucapkan Terima Kasih

Pada kesempatan Bupati Elvis bersama Wakil Naftali mengucapkan terima kasih dan memberikan rasa hormat yang setinggi – tingginya kepada Mantan Pj Bupati Puncak Neno Tabuni beserta aparat keamanan. Baik TNI/Polri yang telah mengemban amanah dengan penuh tanggung jawab selama masa transisi kepemimpinan di Kabupaten Puncak.

Di tengah-tengah dinamika dan tantangan yang dihadapi telah bekerja keras memastikan jalannya pemerintahan tetap stabil serta menjaga situasi dan kondisi. Terutama dalam menghadapi harapan kepada daerah ini.

Lanjutnay di masa kepemimpinan Bupati dirinya telah menyaksikan berbagai langkah strategis yang diambil untuk menjaga ketertiban dan memperkuat koordinasi antar instansi dan memastikan bahwa pelayanan publik tetap berjalan dengan optimal.

Di tengah tantangan yang ada Pemerintah Kabupaten Puncak tetap dapat menjalankan peraturan-peraturan pembangunan yang bermanfaat bagi masyarakat.

“Untuk itu saya secara pribadi maupun atas nama masyarakat Kabupaten Puncak menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya dan pengabdian yang telah diberikan oleh Bupati beserta seluruh jajaran Tak lupa saya juga mengucap terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh aparatur sipil di lingkungan Pemerintah Kabupaten Puncak. Saudara-saudara semua adalah ujung tombak dalam menjalankan roda pemerintahan,”pungkasnya.

Gubernur Papua Tengah Meki Nawipa menyaksikan langsung Sertijab Bupati Puncak dari Pj Bupati Neno Tabuni kepada Bupati defenitif Elvis Tabuni dan Naftali Akawal
Gubernur Papua Tengah Meki Nawipa menyaksikan langsung Sertijab Bupati Puncak dari Pj Bupati Neno Tabuni kepada Bupati defenitif Elvis Tabuni dan Naftali Akawal. (foto : julia)

Puji Orang Puncak

Sementara itu Gubernur Papua Tengah Meki Nawipa memuji sikap orang Puncak yang mulai memberikan sebuah kedewasaan kepada Papua dan Papua Tengah. Bahwa orang Puncak adalah yang terbaik sepanjang sejarah ini.

“Hari ini kita sudah provinsi dengan mengucap Syukur dan saya ulang lagi, masyarakat Puncak terima kasih banyak sudah kasih saya suara dan kami terpilih sebagai gubernur pertama sepanjang Sejarah Provinsi Papua Tengah,”kata Meki.

Saatnya untuk bersama – sama membangun, dengan memberikan arahan singkat untuk bisa melihat jalan nasional yang mana. Jalan provinsi yang mana.

“Terima kasih banyak Pak Elvis katakan nanti akan bangun Pendidikan. Saya bersama – sama dengan engkau. Kita bangun orang sekolah supaya jadi tuan kedepan,”pesannya.

Selain itu juga Gubernur Meki mengingatkan untuk perlu adanya penghormatan kepada kearifan local dan kedua peningkatan kualitas Pendidikan karena hanya orang sekolah yang bisa merubah kehidupan ini kedepan. Kemudian di Puncak jika ada konflik perlu koordinasi, supaya bagaimana anak – anak diturunkan ke Nabire atau Timika.

“Masa depan anak – anak kita tidak boleh jadi korban hanya karena kepentingan makan dan minum. Kita harus buat yang terbaik di Negeri ini, karena orang semua di dunia ini akan melihat Papua Tengah mau kemana. Kalau bapak – bapak bekerja tidak maksimal, sayang lima tahun itu hanya lima malam. Kita tidak akan dikenang oleh siapapun,”ujarnya mengingatkan.

Maka itu kepentingan generasi kedepan lebih penting daripada kepentingan menjadi seorang bupati dan wakil bupati.

Ketiga dirinya berpesan agar Bupati dan Wakil Bupati Puncak agar jangan berkelahi. Pasangan ini jalan terus sampai dengan masa jabatan selesai. Jangan berkelahi karena uang, jangan berkelahi karena yang lain. Posisi harus jelas, bupati berbuat apa, wakil bupati berbuat apa.

Diketahui Sidang Paripurna DPRD Kabupaten Puncak dipimpin Ketua Sementara Mandelus Tabuni menjelaskan anggota dewan yang hadir berjumlah 20 orang dan yang tidak hadir 4 orang. Sehingga memenuhi jumlah forum yang hadir. (odeodata)