Generasi Muda Calon Pemimpin Puncak, Hindari Narkoba dan Pernikahan Dini

ILAGA, PAPUTENG.Com –

Bupati Kabupaten Puncak Elvis Tabuni, meminta generasi muda di wilayah itu menghindari penyalahgunaan narkotika dan obat-obat terlarang (narkoba), aibon, dan terjerumus pada praktik pernikahan dini. Sebab semua hal negatif ini membunuh masa depan generasi muda, keluarga, daerah dan bangsa.

“Ingat, kalian adalah anak-anak hebat negeri Puncak, generasi penerus yang akan menjadi pemimpin dan membawa perubahan besar untuk daerah ini. Maka kalian harus kuat, rajin belajar, hormat pada orang tua dan guru, serta punya cita-cita tinggi. Jadilah anak-anak yang membanggakan keluarga dan tanah ini,”pesannya.

Pernyataan itu disampaikan Elvis Tabuni dalam sambutannya saat membuka kegiatan Sosialisasi Penyalahgunaan Narkoba, Aibon dan Pernikahn Dini yang digelar Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Puncak di Aula Negelar, Kota Ilaga, Jumat, (7/11/2025).

Menurut Bupati Elvis, kegiatan yang digelar dalam rangka menyongsong Hari Pahlawan 10 November ini, sangat tepat untuk menyadarkan generasi muda Puncak.

Oleh karena itu, dirinya meminta para pelajar mengikuti kegiatan sosialisasi dengan serius agar bisa mengetahui dampak bahaya penyalahgunaan narkoba, lem aibon dan pernikahan dini.

“Semua ini kelihatannya sepele, tapi bisa menghancurkan masa depan. Jadi jangan sekali-kali mencoba hal-hal yang bisa merusak diri sendiri. Katakan tidak pada narkoba, jangan mendekati lem aibon, dan jangan terburu-buru menikah sebelum waktunya,” tegas Bupati.

Dalam rangka menyongsong Hari Pahlawan, mantan anggota DPR Papua dua periode ini juga meminta generasi muda Puncak untuk mengisinya dengan hal-hal yang baik, yang membawa semangat dan harapan bagi masa depan mereka. Momen ini, kata dia, adalah kesempatan baik untuk mengenang jasa para pahlawan yang telah berjuang demi kemerdekaan Indonesia.

“Dulu, para pahlawan berjuang dengan keberanian, kerja keras, dan pengorbanan yang besar. Karena itu, tugas kita hari ini adalah melanjutkan perjuangan mereka — bukan dengan senjata, tapi dengan belajar yang rajin, berbuat baik, dan menjaga masa depan kita,” tuturnya.

Elvis menegaskan, aneka lomba yang digelar menyambut Hari Pahlawan ini adalah salah satu cara merayakan semangat para pahlawan. Tapi lebih dari itu, ini juga cara belajar bagi peserta generasi muda Puncak tentang kerja sama, kejujuran, dan sportivitas.

“Jangan takut kalah, jangan sombong kalau menang. Yang penting kita semua ikut dengan semangat, gembira, dan saling menghargai. Pada kesempatan ini, saya sampaikan terima kasih kepada ibu Ketua Darwa Wanita Persatuan Puncak, para panitia, dan semua pihak yang sudah bekerja keras menyiapkan kegiatan ini,” tutup politisi Gerindra ini.

Sementara itu, Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Puncak Maria F. Tabuni, mengatakan, selain sosialisasi, adapun sejumlah lomba yang digelar dalam rangka Hari Pahlawan yakni Lomba Pengucapan Pancasila dan Pembacaan UUD 1945, Lomba Kreasi Cerita Rakyat, dan Lomba Pengucapan Panca Prasetya KORPRI.

“Kami berterima kasih dan mengapresiasi setinggi-tingginya kepada Bapak Bupati yang sudah hadir membuka kegiatan ini. Tentu ini sebuah motivasi kepada kami di DWP, terkhusus para peserta pelajar yang adalah generasi muda harapan Kabupaten Puncak untuk bangkit melakukan hal-hal positif,” kata Maria.

Menurut Maria, narkoba dan pernikahan dini adalah dua praktik yang merusak masa depan generasi muda Puncak. Oleh karena itu, selain sosialisasi terus menerus seperti ini, ia juga mengajak para guru dan orang tua untuk terus membangun komunikasi dengan anak-anaknya agar bisa mengawasi pergaulan mereka.

“Salah satu kunci utama adalah keluarga. Pengawasan orang tua sangat penting agar anak-anak tidak terjerumus dalam hal negatif ini. Bangun komunikasi yang baik dengan anak dan libatkan dalam kegiatan positif seperti aktif pelayanan di gereja,” tegas Maria.

Kegiatan sosialisasi ini dihadiri Kapolres Puncak, Dandim 1717/Puncak, para staf ahli bupati dan para asisten Setda Puncak, para kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemda Puncak, serta para kepala sekolah dan guru-guru di Kabupaten Puncak. (GMR)

 

 

Serahkan SK CPNS Formasi 2024, Bupati Puncak Ingatkan Jangan Percaya Kabar Hoaks
Terutama terkait peserta yang belum menerima SK. Ia menegaskan bahwa informasi resmi hanya dapat diterima dari dinas teknis yang menangani

ILAGA,PAPUTENG –

Bupati Elvis Tabuni dan Wakil Naftali Akawal menyerahkan langsung SK Pengangkatan CPNS formasi 2024 untuk Kabupaten Puncak, Provinsi Papua Tengah dan menyatakan mereka lulus, sebanyak 333 orang lebih. Namun yang sudah lolos administrasi sebanyak 205 orang.

Penyerahan SK dilaksanakan di Kantor Bupati Puncak. Senin (14/7/2025).

Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Puncak menjelaskan proses menuju penerbitan SK CPNS ini melalui tahapan panjang.

Namun demikian masih ada 52 orang yang SK nya sedang dalam proses, karena perbedaan jurusan dan penempatan yang tidak sesuai.

BKPSDM menyampaikan bahwa hal ini sedang ditindaklanjuti untuk segera diselesaikan.

Dalam sambutannya Bupati Elvis Tabuni mengingatkan para peserta yang menerima SK masih berstatus Calon Pegawai Negeri Sipil. Sehingga diharapkan dapat menunjukkan etika dan etos kerja yang baik. Termasuk disiplin dan loyal terhadap tugas yang diberikan.

Dirinya mengingatkan bahwa CPNS ini belum utuh menjadi seorang PNS. Sehingga bupati berharap semua kerja dengan sungguh-sungguh di tanah mereka sendiri yakni Kabupaten Puncak ini milik CPNS.

“Kepada ASN yang terpilih,bukan hanya sebagai pegawai hanya jalan – jalan. Tetapi mereka kerja dengan sungguh – sungguh. Harus melayani baik kepada rakyat dan harus kerja sungguh – sungguh. Ini kan baru calon dan belum PNS. Jadi kita tetap membina di setiap dinas – dinas yang ditempatkan sampai mereka jadi PNS,”tegas Bupati Elvis.

Disisi lain Bupati Elvis juga mengingatkan kepada Para CPNS dan masyarakat agar tidak menyebarkan informasi yang tidak benar (Hoaks). Terutama terkait peserta yang belum menerima SK. Ia menegaskan bahwa informasi resmi hanya dapat diterima dari dinas teknis yang menangani.

Ditempat yang sama Wakil Bupati Puncak Naftali Akawal menambahkan proses seleksi tahun ini berbeda dari sebelumnya, karena masih menggunakan system manual.  Karena saat ini yang dilakukan secara daring/online dan transparan.

Dirinya berharap ASN baru ini bisa bekerja secara profesional dan menghargai atasan serta memulai karier dari bawah.

Ditegaskannya CPNS baru ini sangat luar biasa. Karena prosesnya sudah online dan utuh. Para CPNS mulai dari bawah sebagai seorang ASN/PNS dan bukan langsung duduk di atas.

“Manajemennya harus diikuti. Jangan main – main banyak. Harus dari bawah naik dan berjenjang. Mereka harus berjuang. Karena selama ini anak – anak daerah tidak ada pangkat yang besar. Hormati atasan dan tunjukkan kinerja yang baik di daerah sendiri. Karena ini untuk jabatan karir mereka sendiri,”pintanya.

Sementara salah seorang CPNS Herdi Alom mengaku bangga atas keberhasilan dan mengucapkan terima kasih kepada pemerintah Kabupaten Puncak, yang dalam waktu singkat dan tepat. Dirinya bersama rekan – rekannya diupayakan untuk menerima SK CPNS.

“Kami sangat senang karena sudah menerima SK CPNS,”ucap Herdi singkat. (Julia)

 

Bupati Elvis Tabuni Minta Penyaluran BLT dan Dana Desa Langsung ke Masyarakat
“Dulu boleh kalian ambil uang disini (ibukota kabupaten-red) langsung ke Timika, langsung ke Nabire atau langsung ke Jayapura. Tetapi sekarang tidak. Saya bupati pertama uang serahkan di desa dan langsung disaksikan rakyat. Sesuai dengan besar dan kecil jumlah penduduk. Jadi dana ini dinikmati bersama – sama dengan rakyat,”harapnya.

ILAGA, PAPUTENG –

Bupati Kabupaten Puncak, Provinsi Papua Tengah Elvis Tabuni memerintahkan kepada dinas terkait agar penyaluran dana desa dan Bantuan Langsung Tunai (BLT) dilakukan secara langsung dan tepat sasaran kepada masyarakat di seluruh distrik.

Penegasan itu disampaikan Bupati Elvis yang didampingi Wakil Bupati Naftali Akawal bersama Forkompimda dan Para Kepala OPD khususnya Dinas Sosial serta staf terkait agar

menjalankan tugas sebagai perpanjangan tangan pemerintah daerah dalam menyalurkan dana desa dan Bantuan Langsung Tunai (BLT) secara langsung ke masyarakat pada seluruh Distrik di kabupaten yang dipimpinnya.

Diketahui penyaluran BLT tahap II untuk bulan April – Mei dan Juni dilakukan secara simbolis di Kantor Distrik Ilaga dan Gome.

Masyarakat yang hadir terlihat antusias menerima bantuan. Termasuk mereka yang berasal dari kelompok rentan seperti tokoh pemuda, tokoh masyarakat dan tokoh gereja yang tidak memiliki sumber penghasilan tetap.

Dikatakan Bupati Elvis bahwa seluruh dana harus sampai ke desa dan langsung diterima oleh masyarakat tanpa dibagi-bagi di jalan. Dirinya juga meminta semua pihak memastikan bahwa proses distribusi berjalan transparan dan tepat sasaran.

“Jadi para Kepala desa dan juga Kepala Distrik untuk mendengarkan baik – baik. Uang akan kami serahkan di wilayah masing – masing. Maka kepala Distrik dan Kepala Kampung harus ada di tempat. Kalau tidak ada berarti ada sanksinya. Jika saya turun tidak ada kepala desa dan kepala distrik akan menjadi catatan saya,”tegasnya. Jumat (11/7/2025).

Lari Keluar Puncak

Lanjutnya  pemerintah akan datang secara langsung melayani masyarakat dan dana dibagi di depan rakyat. “Dulu boleh kalian ambil uang disini (ibukota kabupaten-red) langsung ke Timika, langsung ke Nabire atau langsung ke Jayapura. Tetapi sekarang tidak. Saya bupati pertama uang serahkan di desa dan langsung disaksikan rakyat. Sesuai dengan besar dan kecil jumlah penduduk. Jadi dana ini dinikmati bersama – sama dengan rakyat,”harapnya.

Karena dirinya mengaku sudah cukup paham situasi di desa. Sebab pernah 20 tahun menjabat sebagai Kepala Desa.

Sebagai bupati dirinya akan mencatat dan mendata para kepala kampung dan kepala distrik jika tidak berada di tempat tugasnya. Karena dirinya tau di masa era pemerintahan sebelumnya banyak dana desa atau BLT yang digunakan untuk kepentingan pribadi seperti membangun rumah di Nabire dan Timika.

“Saya akan perintahkan dinas – dinas mengambil data dan orangnya saya suruh polisi tangkap. Itu tugas saya,”tukasnya.

Kalau ada yang tidak mau bekerja sesuai aturan maka tidak segan – segan untuk langsung mencopotnya.

Nantinya setelah pendistribusian ke 9 distrik wilayah Dapil 1. Selanjutnya penyaluran akan dilanjutkan ke 8 distrik di wilayah Beoga. Penyaluran ini akan  dimulai pada hari Jumat pekan depan melalui jalur Timika menuju Beoga. Selanjutnya bantuan juga akan diserahkan ke Distrik Sinak, Dovo,Dervos, dan Agadugume.

Sementara Kepala Dinas Sosial Kabupaten Puncak Aser Tabuni menjelaskan telah melakukan pembagian bantuan dari pagi hari di beberapa distrik dan berjalan dengan sangat baik.  dirinya juga berterima kasih pada kerjasama kepada seluruh element yang telah membantu.

Untuk itu Pemerintah Kabupaten Puncak berharap proses ini berjalan lancar dan dapat membantu pemulihan ekonomi masyarakat di daerah pedalaman. (julia)

Ini Fokus Program 100 Hari Kerja Bupati Elvis Tabuni dan Naftali Akawal

NABIRE,PAPUTENG –

Paska dilantik pada tanggal 25 Maret 2025 oleh Gubernur Papua Tengah Meki Nawipa, dilanjutkan dengan Serah terima jabatan pada malam hari-nya.

Kemudian pada tanggal 26 Maret bersama masyarakat Puncak di Nabire dilakukan acara ibadah pelantikan di Kali Susu. “Hari ini hari yang keempat sejak saya dilantik. Karena masyarakat saya turun dari Puncak dan harus saya berangkatkan dulu,”jelas Bupati  Puncak Elvis Tabuni kepada redaksi yang ditemui di salah satu café di Kota Nabire. Jumat malam (28/3/2025).

Lanjutnya karena terbentur dengan waktu libur nasional dan juga cuti bersama Idul Fitri 1446 Hijriah. Sehingga pada minggu kedua di bulan April baru akan mulai bekerja normal.

Nantinya sesudah libur panjang sesuai dengan kalender kerja. Setelah libur usai, dirinya akan percayakan kepada Plt Sekda Puncak Neno Tabuni untuk turun terlebih dahulu ke Kabupaten Puncak guna mempersiapkan segala sesuatunya.

“Nantinya pada bulan April sudah mulai program 100 hari kerja. 100 hari kerja sesuai dengan visi misi saya bersama Bapak Wakil Bupati Naftali Awakal,”terangnya.

Dalam 100 hari kerja Pasangan El-Naf harus melaksanakan program kerja kesatu yakni peletakan batu pertama Pembangunan Kantor Bupati dan Kantor DPRD Kabupaten Puncak,yang menurut rencana akan dilakukan Gubernur Papua Tengah Meki Nawipa di Ilaga ibukota kabupaten.

Hal ini sesuai dengan janjinya saat acara bakar batu Rabu (26/4/2025) di Kali Susu, Nabire.

“100 hari kerja dalam bulan April setelah kalender kerja berjalan dan bersama SKPD terkait sudah melakukan rapat koordinasi dengan para Kepala OPD terkait. Semuanya itu sudah kita pikirkan. Kita sudah mulai bekerja,”tegasnya.

Disinggung dengan tingkat kesulitan, kemahalan dan factor keamanan yang rawan, hal itu diakuinya. Namun masih kata Elvis tidak mungkin dalam sehari hal itu secara serta merta langsung diubahnya.

“Tidak semudah itu dan pastinya kita akan ikuti semua proses yang sedang berjalan. Misalnya untuk penerbangan kita akan subsidi untuk pengangkutan barang sembako. Kita suplay dari Nabire – Ilaga. Kemudian Timika – Ilaga, Timika – Sinak – Ilaga.

Selanjutnya Nabire – Sinak, kemudian dari Nabire – Beoga di wilayah kabupaten Puncak yang ada lapangan terbangnya.

Diketahui saat ini di Kabupaten Puncak ada bandara dan lapangan terbang (lapter) diantaranya Aminggaru Ilaga, Sinak, Beoga, Doufo, Bina, Wangbe, Jila, Jita dan Agandugume.
“Tetapi di Bina jarang pesawat masuk dan nanti focus kami di Sinak,”imbuhnya.

Bupati Puncak Elvis Tabuni ketika sedang diwawancarai
Bupati Puncak Elvis Tabuni ketika sedang diwawancarai

Program Infrastruktur

Selain itu juga infrastruktur merupakan program prioritas. Dimana ibukota Kabupaten Puncak yakni Ilaga haruslah mulai dibangun.

“Kita harus berbenah dulu, jadi ketika orang atau tamu masuk bisa melihat wajah kabupaten kami. Kemarin Pak Pj Bupati selama delapan bulan diberikan kepercayaan,”imbuhnya.

Diakuinya selama delapan bulan sudah ada peningkatan di Puncak. Saat ini dirinya sudah menjabat sebagai bupati defenitif dan berjanji akan lebih tingkatkan lagi pembangunan infrastruktur di wilayah ini.

Bidang infrastruktur nanti akan ada peningkatan jalan mulai dari Ilaga – Kago. Ilaga – Waiberi. Ilaga – Renggobak akan dilakukan pengaspalan dan juga dilakukan peningkatan jalan.

Selanjutnya di Distrik Gome – Pinapa. Gome – Mudirok dan Gome – Tuanggi.

“Jadi daerah inilah yang selama ini masyarakat kurang akses atau sulit untuk ke kota karena medan. Kita akan buat jalan. Tetapi sesuaikan dengan kemampuan anggaran daerah,”janjinya.

Diketahui Kabupaten Puncak terdiri atas 25 distrik dan 206 kampung dengan luas wilayah 8.055,00 km2 dengan jumlah penduduk Kabupaten Puncak sebanyak 115,474 jiwa (2021), ke-25 distrik
Pembenahan ASN

Kemudian focus 100 hari kerja lainnya pembenahan ASN sesuai dengan mekanisme peraturan yang ada.

Ditegaskannya khusus untuk ASN, dirinya sudah menyampaikan ASN yang ada di Nabire segera dalam waktu 1 – 2 minggu, semua harus berangkat ke Ilaga ibukota kabupaten Puncak.

ASN yang ada di Nabire, Timika dan dimana saja harus kembali ke tempat tugasnya.

“Saya sesudah pelantikan bukan tinggal di Nabire, Jayapura dan Timika. Saya akan bekerja di Ilaga. Jadi ASN semua harus ada di Ilaga. Kecuali ada tugas atau panggilan dari dinas,”tekannya.

Nantinya akan dilihat  ada ASN yang selama 5 – 6 tidak berada di tempat tugas. Dirinya sebagai bupati akan perintahkan gajinya di stop/tidak dibayar.

Sementara itu untuk masyarakat Puncak yang sudah memberikan kepercayaan bagi Pasangan Elvis Tabuni – Naftali Akawal maka dirinya berharap harus mendukung program kerja.

“Mendukung program kerja kami itu pasti. Saat ini perbedaan kita persatukan dan disana saya dengan Pak Wakil (Naftali Awakal) berasal dari Suku Damal dan saya dari Suku Dani. Jadi suku Dani dan Damal mempersatukan semuanya itulah program visi misi kami. Kami tidak bedakan suku,”pungkasnya. (odeodata)  

Sertijab Bupati Puncak, Elvis Tabuni : Mari Sama – Sama Kita Bangun Kabupaten Ini

NABIRE, PAPUTENG –

Bupati Puncak Elvis Tabuni mengaku bersyukur dirinya bersama Wakil Bupati Naftali Akawal Periode 2025 – 2030 dilantik di Kota Nabire – Provinsi Papua Tengah. Karena disaksikan oleh seluruh keluarga besarnya.

“Hari ini adik gubernur dia (Meki Nawipa-red) dan wakil gubernur lantik saya dan wakil bupati dengan Bupati dan Wakil Bupati Mimika, disaksikan seluruh saudara – saudara dan bapak ibu. Ini Sejarah yang luar biasa, karena di delapan kabupaten, dua kabupaten pertama yang dilantik Gubernur hari ini. Kami ucapkan terima kasih,”kata Bupati Elvis saat memberikan sambutan pada Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Puncak dengan acara Serah Terima Jabatan dari Pj Bupati Puncak kepada Bupati dan Wakil Bupati Puncak Periode 2025 – 2040 di Aula Gereja Tabernakel, Kota Nabire. Selasa malam (25/3/2025).

Kemudian,  Pilkada sudah selesai. Untuk itu kepada Pasangan nomor urut 2, 3 dan 4 ditegaskannya semua adalah anak Puncak, yang bersama – sama membangun kabupaten ini dan tidak lagi perbedaan. Baik Suku Dani, Damal, Nduga, Wano, Turu, Moni dan juga suku pendatang lainnya.

“Siapa saja yang ada di Kabupaten Puncak mempunyai hak yang sama,”tegasnya.

Untuk itu dirinya menghimbau kepada seluruh masyarakat Kabupaten Puncak, mari bergandeng tangan, kita bersama mendukung dirinya dan wakil Naftali Awakal dengan berbagai Program kerja.

Elvis mengaku dirinya adalah salah satu tokoh Kabupaten Puncak, dari Kabupaten Nabire yang melahirkan Kabupaten Puncak Jaya. Puncak Jaya melahirkan Kabupaten Puncak. “Itu alur sejarahnya. Jadi saya  tidak keluar dari itu. Saya dari Nabire – Puncak Jaya – Puncak dan  kembali lagi. Sekarang kita dilantik oleh Gubernur Papua Tengah sekarang ini,”tuturnya.

Dirinya mengungkapkan saat ini hampir 1000 orang masyarakat asal Kabupaten Puncak hadir di kota Nabire, yang datang dengan sukarela. Mulai dari Wamena dan juga Jayapura.

Dihadapan Gubernur Papua Tengah, dirinya menyampaikan dalam waktu dua minggu kepada pemerintah daerah Puncak, untuk melaksanakan tempat yang akan ditinggalinya.

“Rumah bupati tidak ada. Maka sementara Pak Sekda dengan jajarannya akan merehab. Jadi saya rencana naik ke Illaga, bapak gubernur antar saya. Sekaligus dengan target peletakan fondasi pertama Kantor Bupati Puncak,”tukasnya.

100 Hari kerja dirinya akan meletakan fondasi kantor bupati. “Selama ini rumah dinas bupati juga tidak ada dan wakil bupati juga tidak. Jadi sementara saat ini sedang rehab rumah. Itu sebagai bahan informasi kepada Bapak gubernur,”terangnya.

Pada kesempatan itu dirinya mengucapkan terima kasih kepada Kapolres Puncak dan Dandim 1717 Puncak. “Pengabdian yang luar biasa pak kapolres, hampir lima tahun bertugas di Illaga. Luar biasa Pak Kapolres. Tetapi harus pindah tugas ke tempat tugas yang baru. Terima kasih Tuhan Yesus memberkati,”ucapnya.

Ucapkan Terima Kasih

Pada kesempatan Bupati Elvis bersama Wakil Naftali mengucapkan terima kasih dan memberikan rasa hormat yang setinggi – tingginya kepada Mantan Pj Bupati Puncak Neno Tabuni beserta aparat keamanan. Baik TNI/Polri yang telah mengemban amanah dengan penuh tanggung jawab selama masa transisi kepemimpinan di Kabupaten Puncak.

Di tengah-tengah dinamika dan tantangan yang dihadapi telah bekerja keras memastikan jalannya pemerintahan tetap stabil serta menjaga situasi dan kondisi. Terutama dalam menghadapi harapan kepada daerah ini.

Lanjutnay di masa kepemimpinan Bupati dirinya telah menyaksikan berbagai langkah strategis yang diambil untuk menjaga ketertiban dan memperkuat koordinasi antar instansi dan memastikan bahwa pelayanan publik tetap berjalan dengan optimal.

Di tengah tantangan yang ada Pemerintah Kabupaten Puncak tetap dapat menjalankan peraturan-peraturan pembangunan yang bermanfaat bagi masyarakat.

“Untuk itu saya secara pribadi maupun atas nama masyarakat Kabupaten Puncak menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya dan pengabdian yang telah diberikan oleh Bupati beserta seluruh jajaran Tak lupa saya juga mengucap terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh aparatur sipil di lingkungan Pemerintah Kabupaten Puncak. Saudara-saudara semua adalah ujung tombak dalam menjalankan roda pemerintahan,”pungkasnya.

Gubernur Papua Tengah Meki Nawipa menyaksikan langsung Sertijab Bupati Puncak dari Pj Bupati Neno Tabuni kepada Bupati defenitif Elvis Tabuni dan Naftali Akawal
Gubernur Papua Tengah Meki Nawipa menyaksikan langsung Sertijab Bupati Puncak dari Pj Bupati Neno Tabuni kepada Bupati defenitif Elvis Tabuni dan Naftali Akawal. (foto : julia)

Puji Orang Puncak

Sementara itu Gubernur Papua Tengah Meki Nawipa memuji sikap orang Puncak yang mulai memberikan sebuah kedewasaan kepada Papua dan Papua Tengah. Bahwa orang Puncak adalah yang terbaik sepanjang sejarah ini.

“Hari ini kita sudah provinsi dengan mengucap Syukur dan saya ulang lagi, masyarakat Puncak terima kasih banyak sudah kasih saya suara dan kami terpilih sebagai gubernur pertama sepanjang Sejarah Provinsi Papua Tengah,”kata Meki.

Saatnya untuk bersama – sama membangun, dengan memberikan arahan singkat untuk bisa melihat jalan nasional yang mana. Jalan provinsi yang mana.

“Terima kasih banyak Pak Elvis katakan nanti akan bangun Pendidikan. Saya bersama – sama dengan engkau. Kita bangun orang sekolah supaya jadi tuan kedepan,”pesannya.

Selain itu juga Gubernur Meki mengingatkan untuk perlu adanya penghormatan kepada kearifan local dan kedua peningkatan kualitas Pendidikan karena hanya orang sekolah yang bisa merubah kehidupan ini kedepan. Kemudian di Puncak jika ada konflik perlu koordinasi, supaya bagaimana anak – anak diturunkan ke Nabire atau Timika.

“Masa depan anak – anak kita tidak boleh jadi korban hanya karena kepentingan makan dan minum. Kita harus buat yang terbaik di Negeri ini, karena orang semua di dunia ini akan melihat Papua Tengah mau kemana. Kalau bapak – bapak bekerja tidak maksimal, sayang lima tahun itu hanya lima malam. Kita tidak akan dikenang oleh siapapun,”ujarnya mengingatkan.

Maka itu kepentingan generasi kedepan lebih penting daripada kepentingan menjadi seorang bupati dan wakil bupati.

Ketiga dirinya berpesan agar Bupati dan Wakil Bupati Puncak agar jangan berkelahi. Pasangan ini jalan terus sampai dengan masa jabatan selesai. Jangan berkelahi karena uang, jangan berkelahi karena yang lain. Posisi harus jelas, bupati berbuat apa, wakil bupati berbuat apa.

Diketahui Sidang Paripurna DPRD Kabupaten Puncak dipimpin Ketua Sementara Mandelus Tabuni menjelaskan anggota dewan yang hadir berjumlah 20 orang dan yang tidak hadir 4 orang. Sehingga memenuhi jumlah forum yang hadir. (odeodata)