Satgas Damai Cartenz Gelar Patroli dan Pelayanan Kesehatan di Distrik Sinak

PUNCAK,PAPUTENG.com –

Personel Satgas Operasi Damai Cartenz 2026 terus menunjukkan komitmennya dalam menjaga keamanan sekaligus membangun kedekatan dengan masyarakat melalui pendekatan humanis.

Komitmen tersebut diwujudkan melalui kegiatan patroli dialogis dan pelayanan kesehatan yang dilaksanakan pada Selasa (31/3/2026) di Distrik Sinak, Kabupaten Puncak.

Kegiatan berlangsung di GKI Jemaat Thabernakel dan wilayah Bukit Nanas. Dalam kegiatan tersebut, personel tidak hanya melakukan patroli untuk memastikan situasi keamanan tetap kondusif, tetapi juga memberikan pelayanan kesehatan langsung kepada masyarakat setempat.

Kehadiran aparat disambut positif oleh warga yang memanfaatkan layanan kesehatan, mulai dari pemeriksaan kondisi tubuh hingga pemberian obat-obatan dasar. Selain itu, personel juga berinteraksi secara langsung dengan masyarakat guna mempererat hubungan serta membangun rasa aman di lingkungan sekitar.

Kegiatan ini menjadi bagian dari strategi Satgas Damai Cartenz dalam menciptakan stabilitas keamanan melalui pendekatan persuasif dan humanis di wilayah operasi.

Kepala Operasi Damai Cartenz, Irjen Pol. Faizal Ramadhani mengatakan kegiatan patroli yang dibarengi dengan pelayanan kesehatan merupakan bentuk nyata kehadiran negara di tengah masyarakat.

“Selain menjaga keamanan, kami juga ingin memastikan masyarakat merasakan langsung kehadiran Polri melalui pelayanan yang menyentuh kebutuhan dasar, seperti kesehatan. Ini adalah bagian dari upaya membangun kepercayaan masyarakat,” ujarnya.

Sementara itu, Wakil Kepala Operasi Damai Cartenz, Kombes Pol. Adarma Sinaga menambahkan bahwa pendekatan humanis akan terus dikedepankan dalam setiap pelaksanaan tugas di wilayah Papua.

“Kami tidak hanya fokus pada aspek penegakan hukum, tetapi juga mengedepankan sisi kemanusiaan. Dengan patroli dan pelayanan kesehatan ini, kami berharap hubungan antara aparat dan masyarakat semakin kuat,” ungkapnya.

Melalui kegiatan tersebut, Satgas Damai Cartenz berharap dapat terus menjaga situasi kamtibmas yang kondusif sekaligus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat di wilayah pegunungan Papua Tengah. (ER)

 

Lepas Sambut Danrem 173/PVB Digelar di Guest House Kantor Gubernur Lama

 

NABIRE,PAPUTENG.com –

Komando Resor Militer (Korem) 173/Praja Vira Braja (PVB) menggelar acara lepas sambut Komandan Korem dari pejabat lama Brigjen TNI I Ketut Mertha Gunarda kepada pejabat baru Brigjen TNI Vivin Anvianto, S.I.P., pada Minggu (29/3/2026).

Kegiatan yang berlangsung di Guest House Kantor Gubernur Lama ini dijadwalkan dimulai pukul 19.30 WIT hingga selesai. Acara tersebut menjadi momen penting dalam rangka serah terima kepemimpinan di lingkungan Korem 173/PVB sekaligus sebagai bentuk penghormatan kepada pejabat lama yang telah menyelesaikan masa tugasnya.

Rangkaian acara diawali dengan pembukaan dan dilanjutkan dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya. Suasana acara juga akan dimeriahkan dengan berbagai penampilan seni budaya, di antaranya tari-tarian dari Sanggar Tari Avatar serta tarian Yospan yang dibawakan oleh Persit Yonif 753/AVT.

Selain itu, panitia juga menayangkan video kilas balik perjalanan tugas Brigjen TNI I Ketut Mertha Gunarda selama menjabat sebagai Danrem 173/PVB. Dalam kesempatan tersebut, Brigjen Ketut juga dijadwalkan menyampaikan pesan dan kesan sebelum mengakhiri masa tugasnya di Korem 173/PVB.

Acara kemudian dilanjutkan dengan penayangan video profil Danrem yang baru, Brigjen TNI Vivin Anvianto, S.I.P., serta sesi perkenalan kepada para tamu undangan.

Gubernur Papua Tengah juga dijadwalkan memberikan sambutan pada acara tersebut, yang kemudian dilanjutkan dengan penyerahan cendera mata sebagai bentuk penghargaan kepada pejabat lama.

Menambah kehangatan suasana, ibu-ibu Persit Koorcabrem 173/PVB akan menampilkan nyanyian spontanitas sebelum seluruh hadirin bersama-sama menyanyikan lagu Tanah Papua.

Rangkaian kegiatan ditutup dengan doa bersama, ramah tamah, dan penutup.

Panitia mengimbau para undangan untuk hadir 15 menit sebelum acara dimulai dengan mengenakan pakaian bebas rapi atau batik. Informasi lebih lanjut terkait kegiatan ini dapat diperoleh melalui contact person Letda Infanteri Rizal .

Acara ini diharapkan menjadi momentum mempererat silaturahmi serta memperkuat sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan seluruh elemen masyarakat di Papua Tengah (red-paputeng)

Operasional Dapur SPPG 2 Siriwini Dihentikan Sementara, BGN Tegaskan Langkah Sesuai Prosedur

 

NABIRE,PAPUTENG.com –

Koordinator Wilayah Badan Gizi Nasional (BGN), Marcel Asyerem, menegaskan bahwa penghentian sementara operasional Dapur SPPG 2 Siriwini dilakukan berdasarkan prosedur resmi setelah melalui proses evaluasi berjenjang.

Menurut Marcel, keputusan tersebut merujuk pada surat resmi yang dikeluarkan oleh BGN Pusat setelah menerima laporan dari BGN tingkat daerah terkait dugaan pelanggaran dalam operasional dapur tersebut.

Ia menjelaskan, laporan tersebut disusun setelah adanya aduan dari masyarakat setempat mengenai aktivitas operasional dapur yang dinilai tidak sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Aduan itu kemudian ditindaklanjuti melalui proses verifikasi lapangan.

Dalam proses verifikasi tersebut, ditemukan adanya penggunaan mobil box MPG yang tidak sesuai dengan peruntukannya. Temuan ini juga diperkuat oleh laporan dari Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Nabire, Arvan, yang mendapati kendaraan operasional program digunakan untuk aktivitas pembuangan sampah.

Marcel menegaskan bahwa dalam pelaksanaan program BGN, penggunaan kendaraan operasional telah diatur secara ketat melalui Standar Operasional Prosedur (SOP). Mobil box MPG dirancang khusus untuk mendukung distribusi makanan dari dapur ke sekolah-sekolah penerima manfaat.

Selain mendistribusikan makanan, kendaraan tersebut juga digunakan untuk mengangkut kembali wadah makanan atau ompreng dari sekolah ke dapur setelah proses distribusi selesai.

“Dalam SOP BGN sudah sangat jelas bahwa kendaraan tersebut tidak boleh digunakan untuk keperluan lain di luar distribusi makanan. Penggunaan mobil untuk membuang sampah merupakan pelanggaran terhadap ketentuan yang berlaku,” ujar Marcel.

Ia menambahkan, setiap pelanggaran terhadap SOP, sekecil apa pun, berpotensi memengaruhi kualitas layanan serta kepercayaan publik terhadap program BGN. Karena itu, penghentian sementara operasional dapur dilakukan sebagai langkah korektif sekaligus evaluatif.

Langkah tersebut bertujuan untuk memastikan seluruh proses operasional berjalan sesuai dengan standar yang telah ditetapkan oleh Badan Gizi Nasional.

BGN, lanjut Marcel, berkomitmen menjaga integritas program serta memastikan seluruh mitra dan pelaksana di lapangan mematuhi aturan yang berlaku.

Evaluasi terhadap operasional Dapur SPPG 2 Siriwini akan terus dilakukan. Operasional dapur tersebut dapat kembali dibuka apabila seluruh temuan telah ditindaklanjuti dan dinyatakan memenuhi standar operasional yang berlaku.

Marcel berharap langkah ini menjadi pembelajaran bagi seluruh unit pelaksana program di daerah agar lebih disiplin dalam menjalankan prosedur. Selain itu, pelaksanaan program diharapkan tetap menjaga kualitas serta tujuan utama program, yakni memberikan layanan gizi yang aman, higienis, dan tepat sasaran bagi masyarakat.(red-paputeng)

Pemda Papua Tengah Berharap Kontribusi PT Freeport Tetap Stabil Meski Pendapatan 2025 Menurun

 

NABIRE,PAPUTENG.com –

Penurunan pendapatan yang dialami PT Freeport Indonesia (PTFI) pada tahun 2025 tidak menyurutkan harapan pemerintah daerah di Provinsi Papua Tengah agar kontribusi perusahaan tersebut terhadap pembangunan daerah tetap terjaga.

Ketua Asosiasi Bupati di Provinsi Papua Tengah yang juga menjabat sebagai Bupati Kabupaten Deiyai, Melkianus Mote, menegaskan bahwa setoran dari PTFI selama ini menjadi salah satu penopang penting bagi pembangunan di wilayah Papua Tengah, khususnya bagi delapan kabupaten yang ada di provinsi tersebut.

“Dengan adanya efisiensi dari pemerintah pusat, selama ini kami sangat terbantu oleh setoran dari PTFI untuk Papua Tengah dan delapan kabupaten,” ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa sepanjang tahun 2025 perusahaan tambang tersebut menghadapi sejumlah kendala operasional, termasuk insiden longsor di area tambang bawah tanah (underground). Meski demikian, kenaikan harga komoditas dinilai mampu menahan dampak gangguan tersebut terhadap kinerja keuangan perusahaan.

Lebih lanjut, PTFI disebut telah melakukan sosialisasi terkait proyeksi setoran kepada para pemangku kepentingan di Papua Tengah dalam sebuah pertemuan yang berlangsung di Nabire. Pemerintah daerah berharap realisasi setoran nantinya tidak jauh berbeda dari yang telah dipaparkan dalam presentasi tersebut.

“Kami berharap angka setoran tetap sesuai dengan yang telah disampaikan, sehingga tidak terjadi penurunan signifikan dibandingkan tahun sebelumnya,” tambahnya.

Selain itu, pemerintah daerah juga menaruh harapan besar terhadap pemulihan operasional perusahaan pada tahun 2026. Dengan kondisi operasional yang kembali normal pasca insiden longsor, kontribusi perusahaan terhadap daerah diharapkan dapat kembali meningkat.

Tak hanya terkait setoran, pemerintah daerah juga menekankan pentingnya keberlanjutan program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) dari PTFI yang selama ini dinilai memberikan dampak langsung bagi masyarakat di berbagai wilayah.

“Selain setoran, kami juga membutuhkan program-program CSR dari PTFI yang dapat menjangkau seluruh delapan kabupaten di Papua Tengah,” pungkasnya.

Mengenang 20 Tahun, Salat Idul Fitri Akan Digelar di Kompleks Kantor Gubernur Papua Tengah

NABIRE,PAPUTENG.com – 

Panitia Hari Besar Islam (PHBI) Kabupaten Nabire berencana menggelar pelaksanaan Salat Idulfitri 1447 Hijriah di kompleks Kantor Gubernur Papua Tengah atau area Bandara lama Nabire. Kegiatan ini digelar sebagai upaya mengenang momentum kebersamaan umat Islam yang pernah terwujud sekitar 20 tahun silam.

Ketua PHBI Kabupaten Nabire, H. Husin Rumkel, mengatakan bahwa pelaksanaan Salat Idulfitri di lokasi tersebut memiliki nilai historis tersendiri bagi umat Islam di daerah itu.

“Sekitar 20 tahun yang lalu, umat Islam di Kabupaten Nabire pernah melaksanakan Salat Idulfitri secara bersama-sama yang dipusatkan di Bandara Nabire,” ujarnya, Rabu (28/3/2026).

Menurut Husin, rencana pelaksanaan salat di Bandara lama merupakan inisiasi dan mendapat perhatian dari Wakil Bupati Nabire, Burhanudin Pawennari. Langkah ini diharapkan dapat menghidupkan kembali nilai ukhuwah Islamiah sekaligus tradisi kebersamaan yang pernah terjalin di masa lalu.

Meski demikian, PHBI tidak membatasi umat Islam yang ingin melaksanakan Salat Idulfitri di masjid maupun lokasi lain yang telah ditentukan di masing-masing wilayah.

“Pelaksanaan di Bandara lama bersifat terbuka, namun masyarakat juga dipersilakan melaksanakan salat di masjid atau titik lain yang sudah disiapkan,” jelasnya.

Dalam persiapan teknis, PHBI bekerja sama dengan Kementerian Agama Kabupaten Nabire, khususnya terkait penentuan lokasi salat serta pengaturan lahan parkir. Husin menyebutkan bahwa pihaknya juga telah mengantongi izin penggunaan area Bandara lama untuk pelaksanaan kegiatan tersebut.

“Seluruh persiapan terus dimatangkan, mulai dari perizinan, penyiapan imam dan khatib, hingga pengaturan lokasi salat dan parkir kendaraan,” tambahnya.

Sementara itu, pelaksanaan Salat Idulfitri 1 Syawal 1447 Hijriah masih menunggu hasil sidang isbat yang akan digelar oleh Kementerian Agama Republik Indonesia pada Kamis (hari ini) sekitar pukul 19.00 WIB. (red-paputeng).

Buka Puasa Bersama Polres Nabire Perkuat Kebersamaan dan Toleransi Antar Umat Beragama


NABIRE, PAPUTENG.com –

Kepolisian Resor (Polres) Nabire menggelar kegiatan buka puasa bersama yang melibatkan Bhayangkari, jajaran kepolisian, awak media, serta tokoh lintas agama di Aula Wicaksana Laghawa, Senin (16/3/2026).

Kegiatan tersebut turut dihadiri Wakapolres Nabire Kompol Piter Kendek, Wakil Bupati Nabire Burhanudin Pawennari, serta Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Nabire Rohimin Abdul Rohman. Menariknya, kegiatan buka puasa bersama itu tidak hanya diikuti oleh umat Muslim, tetapi juga dihadiri oleh masyarakat non-Muslim sebagai bentuk nyata kebersamaan dan toleransi antar umat beragama di Kabupaten Nabire.

Kapolres Nabire AKBP Saamuel D. Tatiratu dalam sambutannya menyampaikan harapan agar umat Islam yang menjalankan ibadah puasa di bulan suci Ramadan senantiasa diberikan kesehatan, keselamatan, dan keberkahan hingga akhir Ramadan.

“Kami berharap umat Islam yang menjalankan ibadah puasa selama bulan Ramadan dilimpahi kesehatan, keselamatan, dan keberkahan serta seluruh amal ibadahnya diterima oleh Tuhan Yang Maha Kuasa,” ujar Kapolres.

Dalam kesempatan tersebut, Kapolres juga menyinggung kesiapan Polri menjelang pelaksanaan Operasi Ketupat dalam rangka pengamanan Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah. Ia menyebutkan bahwa menjelang Idul Fitri biasanya terjadi peningkatan aktivitas masyarakat, baik untuk berbelanja kebutuhan maupun melakukan perjalanan silaturahmi dengan keluarga dan kerabat.

“Sudah menjadi tugas kami sebagai anggota Polri untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, guna menciptakan rasa aman dan nyaman di Kabupaten Nabire,” tambahnya.

Kapolres juga berharap seluruh jajaran kepolisian dapat menjalankan tugas dan tanggung jawab sebagai abdi negara dengan penuh dedikasi dan integritas.

“Kita berharap Tuhan Yang Maha Kuasa senantiasa memberikan petunjuk dan bimbingan kepada kita semua dalam melaksanakan tugas dan pengabdian kepada masyarakat, bangsa, dan negara,” tutupnya.

Kegiatan buka puasa bersama tersebut diakhiri dengan pemberian santunan kepada anak-anak yatim piatu. Melalui kegiatan ini, diharapkan hubungan antara Polres Nabire, pemerintah daerah, tokoh agama, dan masyarakat semakin erat.

Semangat kebersamaan dan toleransi yang tercermin dalam kegiatan tersebut diharapkan menjadi contoh positif dalam menjaga keharmonisan kehidupan masyarakat yang majemuk di Kabupaten Nabire. (red-paputeng)

Katherine Maruanaya Reses di STAIS Asy-Syafi’iyah Nabire, Mahasiswa Soroti Maraknya Kasus Begal

NABIRE. PAPUTENG.com – 

Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Provinsi (DPRP) Papua Tengah Fraksi Partai Persatuan Pembangunan Katherine Maruanaya, melaksanakan reses pertama masa sidang tahun 2026 di Kampus Sekolah Tinggi Agama Islam (STAIS) Asy-Syafi’iyah Nabire, Rabu (11/3/2026).

Kegiatan reses tersebut bertujuan menjaring aspirasi, keluhan, serta kebutuhan masyarakat, khususnya civitas akademika kampus. Selain menjadi forum penyampaian aspirasi secara langsung, kegiatan ini juga dirangkaikan dengan silaturahmi dan buka puasa bersama antara anggota dewan, pengurus kampus, dan mahasiswa.

Dalam kesempatan tersebut, Katherine Maruanaya menegaskan bahwa setiap aspirasi yang disampaikan akan ditindaklanjuti melalui mekanisme DPRP untuk kemudian diteruskan kepada Pemerintah Provinsi Papua Tengah dan dimasukkan dalam Pokok-Pokok Pikiran DPRP pada agenda sidang berikutnya.

“Kami sebagai anggota DPRP memiliki tanggung jawab besar untuk menindaklanjuti aspirasi dan harapan masyarakat. Semua masukan yang disampaikan akan kami teruskan kepada pemerintah sebagai bagian dari upaya mendorong pembangunan daerah,” ujar Katherine.

Ia menjelaskan, kegiatan reses merupakan bagian penting dari tugas konstitusional anggota legislatif dalam menjalankan fungsi representasi sebagai wakil rakyat. Momentum ini menjadi ruang strategis bagi anggota dewan untuk bertemu langsung dengan masyarakat di daerah pemilihannya.

Sementara itu, Ketua STAIS Asy-Syafi’iyah Nabire, Ramelan Tahanina, S.Pd., M.M.Pd., menyambut baik kunjungan reses tersebut. Ia mengaku civitas akademika merasa terhormat dan bersyukur atas kehadiran anggota DPRP Papua Tengah di kampus yang dipimpinnya.

Menurut Ramelan, sebagai salah satu perguruan tinggi berbasis Islam terbesar di Nabire, STAIS Asy-Syafi’iyah masih membutuhkan dukungan pemerintah, khususnya dalam pengembangan sarana dan prasarana kampus.

“Kami berharap pemerintah dapat membantu pengembangan kampus ini, terutama dalam perbaikan infrastruktur. Saat ini masih ada beberapa fasilitas yang perlu diperbaiki seperti plafon ruang kelas, gedung perkuliahan, hingga kebutuhan meubelair yang menunjang proses belajar mengajar,” ujarnya.

Dalam dialog bersama mahasiswa, sejumlah persoalan juga disampaikan, salah satunya terkait situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di Kabupaten Nabire.

Salah seorang mahasiswi, Fadila Putri, menyoroti maraknya tindak kriminal begal yang dinilai masih sering terjadi. Ia berharap pemerintah dapat menghadirkan solusi konkret dalam penanganan kasus tersebut serta memberikan perhatian terhadap korban.

Menanggapi hal itu, Katherine Maruanaya menyatakan bahwa persoalan penegakan hukum, termasuk kasus begal, menjadi salah satu isu yang terus didorong DPRP untuk mendapat perhatian serius.

Menurutnya, secara kewenangan sebagian persoalan tersebut dapat ditindaklanjuti oleh DPRK di tingkat kabupaten. Namun demikian, sebagai anggota DPRP Papua Tengah, ia tetap berkomitmen menyampaikan aspirasi tersebut kepada pimpinan daerah di tingkat provinsi maupun kepada aparat kepolisian.

“Memang secara kewenangan ini juga bisa didorong melalui DPRK agar ditindaklanjuti ke pemerintah daerah dan kepolisian. Tetapi sebagai anggota DPRP, saya tetap akan menyampaikan persoalan ini kepada pimpinan provinsi maupun Kapolda Papua Tengah, sehingga kita dapat merancang regulasi yang tepat dalam menangani kasus begal, selain penegakan hukum yang sudah ada,” jelasnya.

Kegiatan reses tersebut ditutup dengan buka puasa bersama. Melalui momentum bulan suci Ramadan, diharapkan masyarakat khususnya umat Islam di Kabupaten Nabire dan Papua Tengah pada umumnya dapat menyambut Hari Raya Idul Fitri 1447 H/2026 M dengan rasa aman, nyaman, dan penuh kebahagiaan. (red-paputeng)

Polres Nabire Gelar Latpra Ops Ketupat Noken 2026, Perkuat Kesiapan

NABIRE, PAPUTENG.com – 

 

Polres Nabire menggelar Latihan Pra Operasi (Latpra Ops) Ketupat Noken 2026 sebagai upaya meningkatkan kesiapan personel dalam menghadapi pengamanan Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah/2026 Masehi. Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Wicaksana Laghawa Polres Nabire, Rabu (11/3/2026) pukul 11.00 WIT.

Latpra Ops dipimpin langsung oleh Kapolres Nabire AKBP Samuel D. Tatiratu, S.I.K., dan diikuti Wakapolres Nabire Kompol Dr. Piter Kendek, S.Sos., M.M., para pejabat utama, perwira, serta personel yang terlibat dalam pelaksanaan Operasi Ketupat Noken 2026.

Kegiatan ini merupakan bagian dari persiapan Polres Nabire dalam menghadapi Operasi Ketupat Noken 2026, yaitu operasi kepolisian terpusat yang digelar untuk mengamankan rangkaian perayaan Idul Fitri, mulai dari kegiatan ibadah, arus mudik dan arus balik, hingga aktivitas masyarakat selama masa libur Lebaran.

Rangkaian kegiatan diawali dengan pembukaan dan laporan perwira yang ditunjuk, kemudian dilanjutkan dengan sambutan serta arahan Kapolres Nabire kepada seluruh peserta latihan.

Dalam arahannya, Kapolres Nabire menekankan pentingnya koordinasi dan sinergi antar satuan fungsi dalam pelaksanaan pengamanan guna menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) selama Operasi Ketupat Noken berlangsung.

Ia juga menginstruksikan kepada Kabag Ops Polres Nabire untuk memaksimalkan koordinasi dalam pengamanan tempat-tempat ibadah serta menyiapkan personel yang akan ditempatkan di lokasi tersebut agar masyarakat dapat menjalankan ibadah dengan aman dan nyaman.

Selain itu, Kapolres menegaskan pentingnya pelaksanaan gelar pasukan yang melibatkan Polri dan instansi terkait, sekaligus membangun sinergi dengan berbagai elemen masyarakat untuk mendukung keberhasilan pengamanan selama operasi berlangsung.

Kapolres juga mengingatkan seluruh personel agar setiap kegiatan pengamanan didokumentasikan dengan baik sebagai bahan laporan kepada pimpinan, serta memastikan pelaksanaan tugas berjalan optimal dengan laporan situasi yang disampaikan secara berkala pada pukul 15.00 hingga 16.00 WIT.

Di samping itu, personel diminta meningkatkan patroli di wilayah hukum Polres Nabire guna mengantisipasi potensi gangguan kamtibmas, serta tetap menjaga disiplin dalam pelaksanaan tugas di lapangan.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan penyampaian materi Latpra Ops Ketupat Noken 2026 sebagai pembekalan kepada para peserta terkait tugas dan tanggung jawab masing-masing personel selama operasi berlangsung. Acara ditutup dengan sesi foto bersama.

Latihan Pra Operasi Ketupat Noken 2026 Polres Nabire berakhir pada pukul 12.30 WIT dan berlangsung dalam keadaan aman, tertib, serta lancar.

Melalui kegiatan ini, Polres Nabire juga menegaskan pentingnya pemetaan potensi kerawanan kamtibmas di setiap lokasi tempat ibadah di wilayah hukumnya, yang akan menjadi prioritas pengamanan selama pelaksanaan Operasi Ketupat Noken 2026. (red-paputeng)

Situasi Keamanan Belum Stabil, Polisi Imbau Pelintas Tunda Perjalanan ke Dogiyai Raya

 

DOGIYAI, PAPUTENG..com – 

Kapolsek Kamuu (Mounamani) Polres Dogiyai, Iptu Yusuf Habel Apiem, mengimbau seluruh pelintas kendaraan untuk sementara waktu menunda perjalanan menuju wilayah Kabupaten Dogiyai, Deiyai, dan Paniai.

Imbauan tersebut ditujukan kepada seluruh pengguna kendaraan, baik kendaraan pribadi, angkutan penumpang, maupun kendaraan pengangkut bahan kebutuhan pokok (sembako). Langkah ini diambil menyusul situasi keamanan di wilayah tersebut yang dinilai belum sepenuhnya stabil.

Kapolsek Kamuu Iptu Yusuf Habel Apiem menjelaskan, pada Senin (9/3/2026) akan dilaksanakan kegiatan yang digelar oleh kelompok pemuda berupa diskusi bersama yang membahas sejumlah peristiwa yang menjadi perhatian kalangan pemuda dan intelektual di wilayah tersebut.

“Untuk sementara kami mengimbau kepada rekan-rekan pelintas, baik kendaraan pribadi maupun angkutan penumpang dan barang, jika berencana melakukan perjalanan ke wilayah Dogiyai, Deiyai maupun Paniai agar menunda perjalanan hingga situasi dinyatakan aman,” ujar Iptu Yusuf Habel Apiem.

Ia menegaskan, imbauan tersebut disampaikan sebagai langkah antisipatif guna mencegah terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan di tengah perjalanan, terutama bagi kendaraan yang membawa penumpang maupun barang kebutuhan pokok.

Menurutnya, apabila kendaraan tetap melintas saat situasi belum kondusif, terdapat risiko perjalanan terhenti di tengah jalan yang dapat menimbulkan kerugian bagi pengendara maupun penumpang.

Kapolsek juga meminta para pelintas untuk terus mengikuti perkembangan informasi resmi dari pihak kepolisian. Apabila kondisi telah dinilai aman dan kondusif, pihaknya akan segera menyampaikan pemberitahuan kepada masyarakat.

“Kami berharap rekan-rekan pelintas dapat memahami imbauan ini demi keselamatan bersama. Tetap berhati-hati dan menunggu informasi resmi dari pihak kepolisian sebelum melakukan perjalanan,” tambahnya.

Saat ini, Polsek Kamuu bersama jajaran Polres Dogiyai terus melakukan pemantauan situasi keamanan di wilayah hukumnya guna memastikan kondisi tetap terkendali dan aktivitas masyarakat dapat kembali berjalan normal. (red-paputeng)

Rumah Pekerja TKBM di Teluk Kimi Ludes Terbakar, Kerugian Ditaksir Puluhan Juta Rupiah

 

NABIRE,PAPUTENG.com –

Sebuah rumah milik pekerja Tenaga Kerja Bongkar Muat (TKBM) di kawasan Pelabuhan Samabusa, Distrik Teluk Kimi, Kabupaten Nabire, Papua Tengah, ludes dilalap si jago merah pada Rabu (4/3/2026) sekitar pukul 19.14 WIT.

Rumah tersebut diketahui milik Baldus Maniawasi. Api yang berkobar hebat dengan cepat menghanguskan seluruh bangunan beserta isi rumah, termasuk dokumen penting seperti ijazah dan pakaian milik korban.

Berdasarkan data yang dihimpun di lokasi kejadian, kebakaran diduga dipicu oleh arus pendek listrik. Struktur bangunan yang didominasi material kayu, papan, dan triplek membuat api dengan cepat membesar dan sulit dikendalikan pada menit-menit awal kejadian.

Petugas pemadam kebakaran mengerahkan sedikitnya tiga unit mobil damkar ke lokasi yang berada cukup jauh dari pusat Kota Nabire. Proses pemadaman berlangsung beberapa waktu hingga api berhasil dijinakkan dan tidak merembet ke bangunan lain di sekitarnya.

Tidak ada laporan korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun, kerugian material ditaksir mencapai puluhan juta rupiah. Hingga berita ini diturunkan, pihak terkait masih melakukan pendataan lebih lanjut serta penyelidikan untuk memastikan penyebab pasti kebakaran.

Peristiwa ini kembali menjadi pengingat pentingnya kewaspadaan terhadap instalasi listrik, terutama pada bangunan dengan material mudah terbakar. (red-paputeng)
Continue reading “Rumah Pekerja TKBM di Teluk Kimi Ludes Terbakar, Kerugian Ditaksir Puluhan Juta Rupiah”