Turnamen Bulutangkis HUT Bhayangkara ke-79 Resmi Dibuka

NABIRE, PAPUTENG

Turnamen Bulutangkis dalam rangka memperingati HUT Bhayangkara ke-79  resmi telah dibuka okeh Kapolda Papua Tengah Brigjen Pol.Alfred Papare, S.IK, Senin (7/7) di GOR Kotalama Nabire.

Kapolda Papua Tengah Brigjen Pol Alfred Papare mengatakan, turnamen ini merupakan bagian dari upaya Polri mendekatkan diri dengan masyarakat apalagi bulutangkis merupakan salah satu Cabor yang paling tinggi diminati masyarakat Indonesia.

“Pemain -pemain bulutangkis baik dari internal Polri maupun umum siap terjun arena guna membuktikan diri sebagai atlet papan atas. Mereka,datang bukan sekedar meramaikan tetapi siap membuktikan diri sebagai atlet bulutangkis handal”, terangnya

Pembukaan ajang bergengsi bulutangkis yang cukup meriah yang turut dihadiri Ketua I DPR Provinsi Papua Tengah Diban Elaby, mengingat diikuti oleh pemain-pemain bulutangkis dari berbagai daerah di Tanah Papua Ketua I DPR Provinsi Papua Tengah Diben Elaby menyatakan dukungan penuh turnamen bulutangkis itu. “Ini merupakan kegiatan positif khususnya bagi generasi muda karena bisa menjauhkan dari pengaruh negatif”, tuturnya.

Pertandingan Eksibisi Antar Pejabat Daerah

Dukungan senada juga dinyatakan Ketua MRP Papua Tengah Agus Anggaibak. Agus menyatakan turnamen itu dapat membentuk karakter dan jati diri karena mengandung nilai-nilai sportifitas utamanya bagi masyarakat Papua. Ketua,MRP Papua Tengah itu bahkan mengharapkan turnamen itu bisa menjadi agenda tahunan secara rutin.

Menariknya Pertandingan perdana diawali Eksibisi antar pejabat di lingkungan Pemerintah Provinsi Papua Tengah ,dimana pejabat TNI Komandan Zipur 12/OHH Mayor,Czi M.Abdul Ghofur berpasangan dengan Ketua I DPR Papua Tengah Diben  Elaby  berhadapan dengan Wakapolda Papua Kombes Pol.Muhajir yang berpasangan dengan perwakilan Pengadilan Negeri Nabire. (ing)

Tindak Tegas dan Terukur Tim Gabungan Polda Paputeng Lumpuhkan Dua DPO Pembunuh Yosep

NABIRE,PAPUTENG –

Personel gabungan Polda Papua Tengah (Paputeng) melakukan tindakan tegas dan terukur terhadap dua pria yang masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) Polres Dogiyai, berinisial MP dan HD.

Keduanya dinyatakan tewas saat dilakukan tindakan di Distrik Uwapa, Kabupaten Nabire, Jumat (16/5/2025). Kuat dugaan mereka adalah anggota Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) yang terlibat dalam pembunuhan Josep Agus Lepa di Dogiyai pada 5 Mei 2025.

Penindakan berlangsung di kawasan putaran Mr. Philips, Kilometer 50, sekitar Pukul 13.15 WIT.

Kapolres Nabire, AKBP Samuel Tatiratu, mengungkapkan kedua terduga melakukan perlawanan saat hendak diamankan.

“Terduga MP dan HD terpaksa ditindak secara tegas terukur karena saat proses penangkapan berlangsung, keduanya melakukan perlawanan terhadap petugas,”kata AKBP Samuel.

Jenazah keduanya langsung dievakuasi ke RSUD Nabire untuk proses visum dan penanganan lebih lanjut.

Kapolres Nabire mengapresiasi dukungan masyarakat yang telah memberikan informasi hingga kasus ini berhasil diungkap.

Dirinya mengucapkan terima kasih banyak kepada masyarakat yang sudah turut serta membantu dalam mengungkapkan keberadaan dan identitas para pelaku.

Selain itu juga memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada personel gabungan Polda Papua Tengah yang telah berhasil untuk mengungkap para pelaku yang terlibat langsung dalam pembunuhan Yosep Agus Lepa.  

Selain itu juga aparat berhasil menyita sejumlah barang bukti yakni,

Barang Bukti dari HD :

11 butir amunisi 5,56 mm 5Tj

1 buah topi kupluk kombinasi warna hitam, hijau tua, hijau muda, ungu, dan merah muda

1 buah topi kupluk merah

1 jaket kulit hitam

1 kaos loreng bergambar bendera KNPB TPNPB

1 copelrim hitam

1 celana panjang loreng dua kantong

1 celana dalam hitam

1 pasang sarung tangan Oklay hitam-hijau

1 pasang kaos kaki hitam

1 pasang sepatu Salomon hijau

2 buah parang: satu sepanjang 61 cm dengan lilitan karet ban dalam, satu lagi 50 cm dengan gagang kayu dan tali merah

1 HP Oppo biru

1 tulang babi

1 tulang kasuari

11 butir peluru tambahan ujung hijau

2 tas noken: jaring cokelat dan bertuliskan AMO DUM

1 bungkus rokok anggur kupu

1 charger HP putih

1 pisau yang dijadikan kertapel berlakban hitam

1 korek gas

1 kantong pinang dan kapur

Barang Bukti yang Diamankan dari MP:

1 sepeda motor Honda Verza 150 hitam

1 jaket hitam

1 sebo bergambar rasta

1 kalung maing angrek hitam kuning

2 kaos oblong: satu loreng bergambar KNPB TPNPB, satu lagi hitam-merah

3 celana pendek (hijau-kuning, hijau-hitam, jins biru)

1 celana pendek yang digunakan saat pembunuhan

1 celana dalam putih

1 pasang sepatu bot hijau tua

1 HP Oppo hitam softcase merah maroon

1 gantungan kunci bergambar kucing bertuliskan Tarsius

1 flashdisk putih

1 kartu identitas pasien atas nama Martinus Pigai (RM 505861)

Uang tunai: 2 lembar Rp100.000, 2 lembar Rp20.000, 5 lembar Rp5.000, 1 lembar Rp2.000

1 kikir hitam kuning

1 pasang sarung tangan bintik merah muda-hitam

5 bungkus rokok anggur kupu (4 baru, 1 habis)

2 tas noken (jaring cokelat dan loreng)

1 dompet loreng

1 teropong dua lensa hitam silver

1 tas gendong loreng

1 copelrim berlabel SATPOL PP cokelat

21 korek gas

1 lampu LED copotan

2 charger HP putih

5 batu kerikil

2 STNK atas nama Mayang Puspita Ningrum (PA 6345 KB) dan Natalia Tri Winarsih (PA 5437 K)

2 kartu memori 8 GB

1 kalung manik-manik cokelat putih

1 masker hitam

1 sachet sampo Sunsilk

2 kunci motor Honda

1 pecahan cermin

1 botol kecil berisi air

1 tas noken cokelat. (rilis/lia)

Kapolda Papua Tengah Minta Anggotanya Jangan Bergaya Hidup Mewah

MIMIKA Paputeng, –

Kapolda Papua Tengah, Brigjen Pol Alfred Papare,  memimpin apel gabungan personel Polres Mimika dan polsek jajaran di Kantor Pelayanan Polres Mimika, Jl. Cenderawasih, Distrik Mimika Baru, Kabupaten Mimika, Papua Tengah, Rabu pagi (19/2/2025).

Apel berlangsung sejak Pukul 07.15 WIT, dihadiri Kapolres Mimika, AKBP Billyandha Hildiario Budiman, serta Para pejabat utama dan personel Polres Mimika .

Brigjen Pol Alfred Papare, saat memberikan arahan meminta seluruh jajaran meningkatkan kewaspadaan dan memperkuat koordinasi antara aparat keamanan menjelang putusan Mahkamah Konstitusi (MK) terkait sengketa Pemilukada Kabupaten Mimika pada Senin 24 Februari 2025.

Jangan Bergaya Hidup Mewah

Disisi lain dirinya mengingatkan seluruh personel agar tidak menunjukkan gaya hidup mewah di tengah masyarakat. Ia menegaskan citra Polri sedang menjadi sorotan, sehingga anggota harus menjaga sikap dan tidak menunjukkan kemewahan di depan masyarakat.

“Kita sebagai anggota Kepolisian harus mempunyai rasa empati terhadap masyarakat agar kepercayaan terhadap kita tetap terjaga. Selain itu, para perwira harus peduli dan menjalin komunikasi yang baik dengan anggotanya,”pesan mantan Kapolresta Jayapura itu.

Kapolda juga menyampaikan situasi keamanan menjelang putusan MK dan menyampaikan kepada personel Intelkam untuk terus memantau perkembangan di setiap tim pasangan calon dan melaporkannya kepada pimpinan.

Dirinya juga meminta agar anggota Polri tetap netral dan tidak terlibat dalam politik. Ia juga menekankan agar personel yang tidak berseragam dinas segera diperiksa oleh Sie Propam untuk memastikan tidak ada yang membawa senjata api selama pengamanan.

“Eskalasi menjelang putusan MK akan semakin tinggi, maka dari itu kita harus meningkatkan kewaspadaan. Seluruh Pejabat Utama (PJU) Polres yang sedang berada di luar kota harus kembali ke wilayah masing-masing untuk memastikan situasi tetap Aman  terkendali,”pintanya.

Sementara itu, Kapolres Mimika, AKBP Billyandha Hildiario Budiman, menjelaskan Polres Mimika telah bekerja sama dengan TNI dalam patroli rutin dan patroli skala besar untuk menjaga situasi tetap kondusif menjelang putusan MK.

“Solidaritas antara aparat keamanan sangat penting. Kita harus saling membantu dan menjaga satu sama lain agar keamanan tetap terjaga dan masyarakat merasa aman,”tuturnya.

Dengan adanya apel gabungan ini, diharapkan seluruh personel dapat lebih siap dalam menghadapi gangguan keamanan serta menjaga situasi Kab. Mimika tetap kondusif menjelang dan pasca putusan MK terkait Pemilukada di Kab. Mimika. (Yose)