PUNCAK JAYA, PAPUTENG.com —
Aksi penembakan oleh orang tak dikenal (OTK) kembali terjadi di wilayah Papua Pegunungan. Seorang sopir mobil dilaporkan menjadi korban dalam insiden yang terjadi di Distrik Nume, Puncak Jaya, Papua Pegunungan, Indonesia, Senin (16/3/2026).
Berdasarkan laporan awal yang diterima, peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 14.45 WIT saat sebuah kendaraan jenis Mitsubishi Triton yang membawa empat orang dalam perjalanan dari Distrik Kanggime, Tolikara, Papua Pegunungan, Indonesia menuju Kabupaten Puncak Jaya, Papua Tengah, Indonesia.
Sekitar pukul 13.30 WIT, kendaraan tersebut berangkat dari Kanggime. Namun sebelum memasuki Distrik Nume, mobil mereka dihadang oleh sekelompok orang tak dikenal yang kemudian melepaskan tembakan ke arah kendaraan.
Dalam kejadian tersebut, sopir mobil bernama Yohannes Marbun dilaporkan terkena tembakan. Meski demikian, kendaraan tersebut tetap melaju dan berusaha menyelamatkan diri dengan masuk ke wilayah Distrik Nume.
Sekitar pukul 15.10 WIT, kendaraan sempat berhenti di depan sebuah kios yang berada di sekitar Pos Nume. Para penumpang melaporkan kepada pemilik kios bahwa mereka baru saja ditembak oleh OTK dan sopir mereka terkena tembakan. Setelah itu, kendaraan kembali melanjutkan perjalanan menuju Distrik Ilu, Puncak Jaya, Papua Tengah, Indonesia.
Dalam kendaraan tersebut terdapat empat orang, yakni sopir Yohannes Marbun, serta tiga penumpang yaitu Mion Tabuni, Diki Barus, dan Roy Panjaitan.
Hingga delapan hari setelah kejadian, penumpang bernama Diki Barus dilaporkan belum ditemukan dan masih dalam pencarian.
Peristiwa penembakan ini menambah daftar insiden keamanan yang terjadi di wilayah pegunungan Papua. Hingga kini, belum ada keterangan resmi dari aparat keamanan terkait pelaku maupun perkembangan penanganan kasus tersebut. (ist)


